Sebanyak 135 item atau buku ditemukan

Sistem Pengendalian Internal

Buku ini terdiri dari beberapa bahasan yang cukup lengkap, mulai dari bahasan tentang peran pengendalian internal dalam bisnis, dilanjutkan pembahasan internal control dan risk management, hingga pembahasan tentang consulting oleh audit internal serta maturitas audit internal. Dengan bahasan yang lengkap tersebut, kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi pihak-pihak yang memerlukannya. Buku ini membahas: Bab 1 Bisnis dan Peran Pengendalian Internal Bab 2 Internal Control dan Risk Management Bab 3 Good Corporate Governance Bab 4 Sumber Daya Manusia dan Organisasi Pengendalian Internal Bab 5 Ruang Lingkup Pengendalian Internal Bab 6 Perencanaan Pengendalian Internal Bab 7 Pelaksanaan, Hasil Kerja, dan Evaluasi Internal Bab 8 Keterampilan Auditor Bab 9 Bukti-Bukti Pemeriksaan Audit Bab 10 Audit Keuangan Bab 11 Audit SDM Bab 12 Audit Pengelolaan Rantai Pasokan Bab 13 Audit Pemasaran dan Penjualan Bab 14 Audit Teknologi Informasi Bab 15 Audit Tindak Kecurangan (Fraud Auditing) Bab 16 Pendeteksian dan Penanganan Fraud Bab 17 Audit Sektor Publik Bab 18 Konsulting Oleh Audit Internal Bab 19 Maturitas Audit Internal

Dan dalam melakukan ini lebih baik daripada pesaing Anda” Definisi Pengelolaan Rantai Pasokan (Supply Chain Management / SCM) yang diungkapkan oleh The Global Supply Chain Forum adalah sebagai berikut: Supply Chain Management adalah ...

Sistem Dinamik untuk Pembangunan Berkelanjutan

Buku ini merupakan suatu kumpulan pemikiran dari para ahli, pengkaji dan peneliti sistem dinamik di Indonesia

Resiko Resiko + - - R1/B1 Pasokan Permintaan -/+ -/+ Manajemen Resiko R2/B2 R3/B3 - - -/+ - Harga Resiko Gambar 1.16. Causal Loop Diagram Pengelolaan Rantai Pasok Bawang Merah (To Be) Pada model yang diajukan diharapkan terdapat sebuah ...

Sistem Informasi Manajemen Perikanan

Buku Sistem Informasi Manajemen Perikanan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan wawasan kepada pembaca khususnya mahasiswa tentang bagaimana sistem informasi scat ini berperan terhadap perkembangan perikanan di era revolusi industri 4.0. Buku ini dilengkapi contoh-contoh aplikasi sistem informasi di bidang perikanan sebagai contoh kreatif dalam menciptakan ide-ide baru di bidang perikanan dengan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi. Buku ini juga memberikan sudut pandang baru tentang pentingnya multidisipliner keilmuan antara bidang sistem informasi dan bidang perikanan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Buku Sistem Informasi Manajemen Perikanan merupakan buku ajar yang terdiri dari 6 bab yang telah diseusaikan dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Sistem informasi Manajemen Perikanan. Pada setiap bab terdapat tujuan instruksional, konsep materi, contoh aplikasi atau studi kasus, dan latihan soal untuk evaluasi mandiri. Bab 1 menjelaskan peran teknologi dan sistem informasi pada bidang perikanan. Bab 2 menjelaskan konsep sistem informasi dan contoh-contoh aplikasi penerapannya di bidang perikanan. Bab 3 menjelaskan konsep sistem informasi manajemen sebagai bagian dari sistem informasi dan contoh aplikasinya pada bidang perikanan. Bab 4 menjelaskan pengembangan sistem informasi. Bab 5 menjelaskan konsep e-business dan e-commerce di bidang perikanan sebagai pembelajaran mahasiswa membangun bisnis. Bab 6 menjelaskan aplikasi sistem informasi geografis di bidang perikanan untuk pemetaan sumber daya perikanan.

Pada manajemen rantai pasok, penggunaan teknologi informasi menghasilkan pertukaran data elektronik berupa dokumen transaksi bisnis secara otomatis dan digital melalui internet dan jaringan lain antar stakeholder.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis, sebagai sistem informasi yang digunakan untuk mengambil keputusan, mengkoordinasi, mengontrol, menganalisis, serta memvisualisasi suatu informasi dalam organisasi. Sistem Informasi Manajemen ini terdiri dari hardware maupun software yang berfungsi sebagai dasar operasi suatu organisasi. SIM bekerja dengan cara mengumpulkan data-data dari beberapa sistem online untuk dianalisis, kemudian SIM akan melaporkan hasil analisis tersebut membantu manajemen mengambil keputusan, membuat perencanaan, atau memecahkan suatu masalah. Buku ini akan menbantu para pelaku usaha dalam memajukan dan mengembangkan bisnisnya, sehingga buku ini harus dimiliki oleh khalayak. Maka dari itu buku ini hadir kehadapan sidang pembaca sebagai bagian dari upaya diskusi sekaligus dalam rangka melengkapi khazanah keilmuan dibidang teknologi informasi, sehingga buku ini sangat cocok untuk dijadikan bahan acuan bagi kalangan intelektual dilingkungan perguruan tinggi ataupun praktisi yang berkecimpung langsung dibidang teknologi informasi.

F. Customers relationship management (CRM) ····························· 68 G. Rantai pasok yang efisien dan rantai pasok yang responsif ······· 69 H. Customer relationship management (CRM) ······························· 74 I.

PEMODELAN DAN SIMULASI BERBASIS AGEN UNTUK SISTEM KOMPLEKS SOSIO-TEKNIKAL

Konsep, Metode, dan Aplikasi

Agent-Based Modeling and Simulation (ABMS) atau Pemodelan dan Simulasi Berbasis Agen merupakan metode yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang memiliki karakter sistem kompleks (chicken-egg problem, counter-intuitive behavior) karena metode ini memiliki kemampuan untuk memodelkan secara natural dan eksplisit agen/entitas otonom yang mempertimbangkan heterogenitas, atribut, perilaku, dan interaksinya (baik dengan agen lain maupun dengan lingkungannya), dalam rangka memahami sifat sistem yang muncul karena interaksi dalam sistem (emergent properties) yang sulit untuk diprediksi. Selain itu, metode ini juga mampu merepresentasikan aspek spasial dalam sistem dan dapat diintegrasikan dengan metode lain, seperti data mining, System Dynamics, dan Discrete-Event Simulation. Buku ini memberikan panduan praktis untuk memodelkan dan mensimulasikan sistem nyata dengan pendekatan berbasis agen (bottom-up approach). Buku ini mengenalkan konsep dasar/prinsip dan komponen ABMS, menjelaskan dengan detail langkah demi langkah untuk membangun model ABMS mulai dari membuat konstruksi/abstraksi untuk merepresentasikan sistem nyata (model konseptual), implementasi model konseptual ke model simulasi (dilengkapi dengan coding), teknik/metode untuk melakukan parameterisasi, verifikasi dan validasi, dan metode analisis hasil ABMS dengan statistik, serta ODD Protocol untuk menjelaskan ABMS. Buku ini menggunakan open-source software NetLogo yang menyediakan banyak hands-on exercises melalui model library dan memiliki komunitas yang aktif dan berkembang. Buku ini juga disertai dengan ilustrasi penggunaan ABMS untuk menyelesaikan permasalahan sistem kompleks terutama untuk sistem sosio-teknikal yang sangat berguna bagi pemodel, baik pemula maupun lanjutan, baik akademisi maupun praktisi.

Agent-Based Modeling and Simulation (ABMS) atau Pemodelan dan Simulasi Berbasis Agen merupakan metode yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang memiliki karakter sistem kompleks (chicken-egg problem, counter-intuitive behavior) ...

Implementasi Model Simulasi Sistem Dinamik Dalam Industri Jagung

Dalam buku ini dibahas tentang implementasi model sistem dinamik pada industri jagung. Salah satu teknik pengambilan keputusan adalah teknik “Pemodelan dan Simulasi”. Permintaan jagung meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan industri, hal ini mengakibatkan permintaan akan jagung semakin meningkat. Pertumbuhan produksi jagung di Jawa Timur lebih mengandalkan peningkatan luas areal panen, kontribusi terbesar luas panen jagung nasional berasal dari Provinsi Jawa Timur, yaitu sebesar 26,52%. Setelah dilakukan pemahaman sistem maka dapat dikembangkan model simulasi untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani jagung. Implementasi Model Simulasi Sistem Dinamik Dalam Industri Jagung ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Analisis rantai pasok jagung sebagai bahan baku pakan ternak, Jakarta: Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, Kementerian Perdagangan. Ardiani, N., 2009. Rantai pasokan jagung di daerah sentra produksi Indonesia.

SISTEM FUZZY

Panduan Lengkap Aplikatif

Permasalahanpermasalahan ini mencakup berbagai bidang antara lain bidang kendali, bidang manajemen, bidang rantai pasok, bidang telekomunikasi, dan lain-lain. Pada bab ini, kita akan membahas aplikasi praktis sistem fuzzy yang digunakan ...

Manajemen Proyek Perangkat Lunak

Manajemen Proyek adalah proses pencapaian tujuan organisasi dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki dalam batasan-batasan yang diberikan, komponen penentu keberhasilan manajemen proyek ditentukan dari tiga hal utama yaitu waktu, cakupan proyek dan anggaran biaya yang dimiliki. Penggunaan teknologi melalui pengembangan perangkat lunak pun menjadi hal utama dalam meningkatkan produktivitas pekerjaan dengan mengoptimalkan penggunaan data dan informasi dalam rangka mencapai efektivitas dan efisiensi pekerjaan. Pada buku ini terdiri dari 7 (tujuh) bab, yaitu : Bab 1 Konsep Manajemen Bab 2 Kerangka Kerja Manajemen Proyek Perangkat Lunak Bab 3 Teknik Estimasi Biaya Bab 4 Dokumen Kontrak Bab 5 Organisasi dan Personal Proyek Bab 6 Evaluasi Progress Proyek Bab 7 Pengendalian Proyek

Pada buku ini terdiri dari 7 (tujuh) bab, yaitu : Bab 1 Konsep Manajemen Bab 2 Kerangka Kerja Manajemen Proyek Perangkat Lunak Bab 3 Teknik Estimasi Biaya Bab 4 Dokumen Kontrak Bab 5 Organisasi dan Personal Proyek Bab 6 Evaluasi Progress ...

Manajemen Proyek IT

Proyek adalah rangkaian kegiatan berjangka waktu sementara untuk menghasilkan produk, layanan atau suatu luaran yang unik. Berjalannya proyek selalu melibatkan sumber daya manusia, waktu, biaya, dan material barang/jasa yang saling bergantung dengan keterkaitan kompleks. Terdapat berbagai tim, organisasi, dan sejumlah pihak yang memiliki fungsi dan peran masing-masing dalam penanganan suatu proyek. Beragam risiko, konflik, dan penyimpangan sangat berpotensi muncul selama durasi pengerjaan proyek. Oleh karena itu, suatu proyek memerlukan metode pengelolaan yang tepat sehingga berjalan secara efektif dari segi kualitas serta efisien dari sisi biaya dan waktu. Buku ini menjelaskan tentang seluk-beluk proyek dari mulai definisi dan cakupannya, perencanaan, penanganan risiko, pengorganisasian hingga kriteria manajer proyek yang efektif dan tata cara evaluasi pada penutupan proyek. Diharapkan dengan membaca buku ini, pembaca dapat memperoleh pengetahuan yang cukup tentang tata kelola proyek. Secara khusus, buku ini diperuntukkan bagi para pelajar dan pengajar mata kuliah Manajemen Proyek di perguruan tinggi. Namun demikian, penulis juga berharap agar buku ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi siapa saja yang ingin memperoleh wawasan tentang pengelolaan proyek.

Diharapkan dengan membaca buku ini, pembaca dapat memperoleh pengetahuan yang cukup tentang tata kelola proyek. Secara khusus, buku ini diperuntukkan bagi para pelajar dan pengajar mata kuliah Manajemen Proyek di perguruan tinggi.

MANAJEMEN EVENT DAN PROYEK

Antara Konsep dan Praktiknya

Event merupakan bagian dari suatu proyek yang memang diselenggarakan untuk kepentingan pihak tertentu dan dengan tujuan tertentu. Oleh karena itu dalam manajemen event tidak lepas dengan manajemen proyek. Tidak berbeda jauh dalam pelaksanaan suatu proyek pun terkadang membutuhkan pihak yang memanajemen ketika ada suatu acara yang dibuat dalam sebuah proyek, misalnya seperti peresmian gedung, syukuran selesainya sbeuah proyek maupun acara lainnya. Namun terlepas dari adanya suatu acara pada sebeuah proyek, dalam manajemen proyek pun tidak lepas dari keterbutuhannya pada manajemen event, seperti kebutuhan publikasi, dan kebutuhan sponsorship. Dengan demikian, sekalipun ada beberapa hal yang berbeda antara manajemen event dan proyek, tetapi ada beberapa hal yang saling terkait antara manajemen event dan proyek, salah satunya peran penting Event Organizer (EO) atau penyelenggara sebuah acara. Untuk itu buku ini membahas mengenai manajemen event dan manajemen proyek.

Dengan demikian, sekalipun ada beberapa hal yang berbeda antara manajemen event dan proyek, tetapi ada beberapa hal yang saling terkait antara manajemen event dan proyek, salah satunya peran penting Event Organizer (EO) atau penyelenggara ...