Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ACHMAD FAUZAN ARRAHMAN

1 karya publik ditemukan.

2025: 1

Analisis Penentuan Matching Fleet Unit Loader Zx-870 dengan Hauler CMT-106 Terhadap Optimalisasi Fuel Ratio Menggunakan Sistem Total Value Material Untuk Mencapai Efektivitas Produksi PT Bina Sarana Sukses Job Site PT Baturona Adimulya

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Fuel cost (biaya bahan bakar) merupakan salah satu unit cost terbesar di dalam kegiatan operasional penambangan, sehingga diperlukan perhatian khusus terhadap pemakaian fuel dalam aktifitas penambangan. Biaya rata-rata pemakain fuel dari total cost penambangan berkisar +/- 35%. Dengan besarnya biaya tersebut, maka harus dipastikan pemakaian fuel harus efektif dan efisien. Untuk mendapatkan pemakaian fuel yang efisien maka dibutuhkan beberapa perbaikan, baik dari segi operasional, technical dan equipment. Perbaikan–perbaikan tersebut bertujuan untuk memastikan fuel ratio bisa ditekan sekecil mungkin sehingga akan diikuti dengan penurunan biaya pemakaian fuel. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki nilai fuel ratio dengan pendekatan perbaikan matching fleet menggunakan sistem total value material. Dengan sistem ini, diharapkan monitoring fuel ratio bisa dilakukan setiap jam untuk mencegah target fuel ratio bulanan di atas target yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa pertama nilai match factor secara teoritis tidak dapat digunakan sebagai acuan utama dalam penentuan jumlah unit CMT-106 di lapangan. Hal ini disebabkan oleh pertimbangan dari analisis lanjutan berupa analisis tingkat produktivitas dan fuel ratio optimum yang telah diperhitungkan. Kedua, kebutuhan unit hauler minimum sebanyak 3 unit dan maksimal sebanyak 6 unit untuk rentang jarak angkut 1 km sampai 3 km dari yang sebelumnya sebanyak 16 unit. Jumlah ini tentu akan dapat sangat menghemat pengeluaran fuel consumtion bulanan yang ada. Dan ketiga, didapatkan target nilai total value material yang bisa dipakai untuk acuan kerja di lapangan pada rentang jarak angkut 1 km sampai 3 km adalah sebesar 0.8 sampai 1.2. Kemudian didapatkan juga sebuah tabel monitoring untuk melihat ketercapaian produktivitas unit dan fuel ratio tiap jamnya.