Rancang Bangun Alat Pembelah Kelapa Muda secara Ergonomis
Kelapa muda adalah buah dari pohon kelapa yang dipetik lebih cepat dengan tujuan untuk dikonsumsi secara langsung air dan daging buah kelapanya. Kegiatan pengambilan air dan pembelahan kelapa muda para penjual es kelapa muda masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan menggunakan golok sebagai alat perantara pembelahan. Cara tradisional ini masih banyak memiliki resiko dan kekurangan saat proses pembelahan buah kelapa muda berlangsung yaitu alat tradisional dapat menyebabkan resiko kecelakaan kerja dan berkurang juga kualitas hasil pembelahan, alat pembelah kelapa muda yang ada saat ini belum ergonomis, ketika pembelah kelapa muda dengan jumlah banyak membutuhkan waktu yang lama, dan alat yang sudah ada saat ini memiliki harga yang belum terjangkau. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang alat pembelah kelapa muda yang ergonomis dan mengetahui biaya dalam perancangan alat pembelah kelapa muda yang ekonomis. Metode yang digunakan dengan pendekatan antropometri dan Harga Pokok Produksi (HPP) dengan metode full costing. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan alat pembelah kelapa muda yang ergonomis didapatkan dimensi tubuh yang digunakan yaitu dimensi tinggi badan berdiri dengan ukuran 162 cm, jangkauan tangan dengan ukuran 82 cm, genggaman tangan dengan ukuran 6 cm, lebar tangan dengan ukuran 11 cm, lebar bahu dengan ukuran 42 cm dan panjang tangan dengan ukuran 18 cm. HPP untuk perancangan alat pembelah kelapa muda adalah Rp880.000.