Analisis Pengaruh Kapur Tohor, Tawas dan Zeolite Terhadap Parameter TSS dan pH pada Penetralan Air Asam Tambang CV. Tahiti Coal
CV. Tahiti Coal merupakan perusahaan bergerak di bidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2005 menggunakan sistem tambang bawah tanah dengan metode room and pillar. Air asam tambang yang berada pada setling pond berasal dari tambang bawah tanah tepatnya pada lubang THC-04 CV. Taiti Coal kemudian dialirkan ke sungai yang berada di sekitar area penambangan. Indikasi air asam tambang yang ada di CV. Tahiti Coal dapat diketahui dengan terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan dan coklat kemerahan. Kualitas air asam tambang setelah penambahan kapur tohor, tawas, zeolite pada CV. Tahiti Coal telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis 0,12 g/l kapur tohor, 0,12 g/l tawas, dan 0,2 g/l zeolite. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor, tawas, dan zeolite adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan tawas adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan zeolite adalah 31,968 kg/hari Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor adalah Rp 172.627/hari, jika menggunakan tawas adalah Rp 190.180,8/hari, jika menggunakan zeolite adalah Rp 223,776/hari