Analisis Kestabilan Lereng pada Disposal Stock Rom Menggunakan Metode Bishop di PT. Bara Selaras Resources Lahat Sumatera Selatan
PT. Bara Selara Resources terjadi longsor pada Disposal stock rom yaitu rekahan pada lereng timbunan disposal dan belum adanya kajian geoteknik tambang yang khusus untuk disposal area stock rom. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk melaksanakan program konservasi cadangan batubara nasional, yang diharapkan suatu saat pit limit dapat ditambang kembali jika diperlukan. Kami berkomitmen untuk memaksimalkan cadangan batubara yang ada dengan menerapkan metode penambangan yang tepat melalui perencanaan yang matang. geometri lereng, dan menciptakan kondisi kerja aman didekat lereng tambang untuk para pekerja. Tujuan penelitian ini yaitu Menganalisis sifat fisik dan mekanik tanah material pada lereng disposal stock rom. Metode yang digunakan yaitu mengambil sampel tanah tak tergangu (undisturbed). Dari Penggolahaan nilai FK ini dilakukan pada kondisi tanah kering Nilai FK kondisi kering pada cross section A-A adalah 0,630 dan nilai FK kondisi kering cross section B-B adalah 0,238, dan nilai FK kondisi kering crossection C-C Adalah 0,073. Maka lereng disposal stock rom penambangan pada PT. BSR Site Selatan tidak aman pada saat kering. Lereng akhir penambangan dengan nilai FK tersebut dapat menyebabkan terjadinya longsor karena kurangnya pemadatan area disposal dan kurang nya intensitas curah hujan, sehingga pada saat terjadi longsor dan rekahan disposal terlalu kering yang bisa menyebabkan longsor. Berdasrkan hasil pengolahan analisis data didapatkan berat isi tanah titik 1 sebesar 0,42 〖gr/cm〗^2, titik 2 sebesar 0,44 〖gr/cm〗^2, titik 3 sebesar 0,46 〖gr/cm〗^2. Berat jenis tanah titik 1 sebesar 2,63, 〖gr/cm〗^2, titik 2 sebesar 2,59 〖gr/cm〗^2, titik 3 sebesar 2,58 〖gr/cm〗^2. Pengujian atterberg limit didapat PI titik 1 sebesar 26,25 %, titik 2 sebesar 20,72 %, dan titik 3 sebesar 19,02 %. Nilai cohesi titik 1 yaitu 0,339 dengan nilai sudut geser dalam 28,81, Nilai cohesi titik 2 yaitu 0,887 dengan nilai sudut geser dalam 52,06, Nilai cohesi titik 3 yaitu 0,891 dengan nilai sudut geser dalam 28,81. Berdasarkan penggolongan berat jenis dan sudut geser dalam maka tanah termasuk golongan tanah lempung.