Analisis Flyrock untuk Meminimalisir Jarak Lemparan pada Peledekan Tambang Terbuka di PT. Koto Alam Sejahtera
Pada kegiatan peledakan dilakukan terdapat suatu hal yang harus diperhitungkan yaitu jarak aman flyrock karena jarak lokasi peledakan dekat dengan beberapa infrastruktur seperti crusher, gudang handak dan kantor. Apabila material hasil peledakan flyrock mengenai area tersebut, maka dapat mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur perusahaan sehingga dapat menimbulkan kerugian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis jarak lemparan batuan menggunakan geometri aktual dilapangan, merancang geometri usulan untuk mendapatkan radius aman flyrock, dan menganalisis jarak lemparan batuan. Metode yang digunakan yaitu metode R.L Ash, metode Richard and Moore, dan Lundborg. Jarak lemparan batuan aktual dengan metode richard adalah rata-rata face burst 128,5 m, cratering 142,1 m, dan Lundborg 98,4 m. Dari geometri usulan menurut R.L Ash maka di dapatkan hasil geometri peledakan usulan dengan burden 1,99 m, spacing 2,38 m, stemming 1,39 m, kedalaman lubang ledak 3,98 m, powder coloumn 2,59 m dan diameter lubang ledak 3 inch. Jarak lemparan batuan menggunakan geometri usulan menurut Richard and moore dengan menggunakan teori R.L Ash maka di dapatkan jarak fly rock face burst 45,9 m, dan cratering 70,32. Rifling tidak diperhitungkan karena dilapangan menggunakan pemboran lubang ledak vertikal 90 derajat. Berdasarkan geometri usulan menrut R.L Ash dihitung dengan metode Lundborg di dapatkan jarak fly rock 63,49 m.