Analisis Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) di Crushing Plant PT X
PT X merupakan perusahaan pemecah batu yang memiliki potensi bahaya kerja yang tinggi akibat penggunaan alat berat, mesin penghancur batu, dan kondisi lingkungan kerja yang berisiko menimbulkan kecelakaan serta dari hasil angka kecelakaan pada area kerja yang terjadi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasarkan audit SMK3 dan mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) pada area Crushing Plant PT X. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen, dan analisis data audit sesuai Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3. Sementara itu, identifikasi bahaya dan penilaian risiko dilakukan menggunakan metode HIRA untuk memperoleh informasi tentang jenis bahaya, tingkat kemungkinan terjadinya, dan keparahan dampak risiko. Hasil audit menunjukkan tingkat penerapan SMK3 terdapat 37 kriteria yang terpenuhi dari 64 kriteria penilaian tingkat awal. Didapatkan hasil persentase tingkat pencapaian 58 %. Tingkat penerapan dikatergorikan kurang. Melalui identifikasi bahaya menggunakan HIRA, ditemukan sejumlah potensi risiko kerja yang dominan di area produksi, seperti risiko kecelakaan akibat pengoperasian alat berat dan mesin pemecah batu (crusher), yang memiliki tingkat risiko ringan, sedang hingga tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, disusun rekomendasi perbaikan untuk peningkatan pelaksanaan audit internal SMK3, penguatan budaya pelaporan kejadian bahaya, perbaikan prosedur kerja aman, serta penyediaan pelatihan K3 secara berkala untuk seluruh pekerja.