Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NURUL HUDA

3 karya publik ditemukan.

2022: 12019: 2

Analisis Kestabilan Lereng dengan Menggunakan Metode Morgenstern-Price di Tambang Batubara PT. Surya Global Makmur Desa Rangkiling Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

PT Surya Global Makmur merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yangmenggunkan sistem tambang terbuka dengan open-cut backfilling. PT Surya Global Makmur juga memiliki masalah pada lereng karena pada lereng tersebut sering terjadi reruntuhan kecil, tinggi lereng PT Surya Global Makmur mencapai 24 meter dan belum diketahuinya faktor keamanan pada lereng tersebut. Analisis kestabilan lereng dengan menggunakan metode Morgenstern-Price karena metode ini sangat cocok digunakan untuk lereng yang terbentuk dari tanah atau batuan yang lunak salah satunya lereng PT Surya Global Makmur. Adapun standar nilai faktor keamanan ditetapkan ≥ 1.3( KEPMEN, No 1827 K/30/MEM/ 2018). Dalam menganalisis kestabilan lereng tidak lepas dari material properties tanah yaitu berupa cohesi, sudut geser dalam dan berat isi tanah. Apabila lereng dalam keadaan tidak stabil maka dilakukan perbaikan dengan mungubah tinggi dan kemiringan lereng. Hasil analisi menyimpulkan bahwa lereng di PT Surya Global Makmur memiliki material Top Soil, Lempung, Batupasir dan Batubara. Tinggi lereng PT Surya Global Makmur memiliki ketinggian (per bench) 3,2 sampai 6,6 meter dan ketinggian seluruhnya 25,8 meter dengan kemiringannya (per slope) 22° sampai 51° dan kemiringan rata-rata seluruhnya 44,4°. Untuk nilai material properties cohesi, sudut geser dalam dan berat isi tanah yaitu Top Soil 01 c = 0.12 kN/m2, ϕ = 3.05°, γ = 15.97 kN/m3. Lempung 02 c = 0.12 kN/m2, ϕ = 2.94°, γ = 17.24 kN/m3. Batu Pasir 03 c = 0.13 kN/m2, ϕ = 3.01°, γ = 18.03 kN/m3. Lempung 04 c = 0.11 kN/m2, ϕ = 3.42°, γ = 17.77 kN/m3. Nilai faktor keamanan dengan menggunakan metode Morgenstern-price =0.32 dan Rocscience Slide = 0.062.Hasil penelitian menunjukkan nilai faktor keamanan ≤ 1.3 maka lereng tersebut dapat dinyatakan tidak stabil pada lapisan lempung slope ke tiga. Adapun perbaikan yang dapat dilakukan dengan merubah kemiringan lereng 49° maka diperoleh paktor keamanan 1.6 ≥ 1.3 maka lereng tersebut dapat dikatakan aman atau stabil.

Analisis Kestabilan Lereng dengan Menggunakan Metode Morgenstern-Price di Tambang Batubara PT. Surya Global Makmur Desa Rangkiling Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Surya Global Makmur merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yangmenggunkan sistem tambang terbuka dengan open-cut backfilling. PT Surya Global Makmur juga memiliki masalah pada lereng karena pada lereng tersebut sering terjadi reruntuhan kecil, tinggi lereng PT Surya Global Makmur mencapai 24 meter dan belum diketahuinya faktor keamanan pada lereng tersebut. Analisis kestabilan lereng dengan menggunakan metode Morgenstern-Price karena metode ini sangat cocok digunakan untuk lereng yang terbentuk dari tanah atau batuan yang lunak salah satunya lereng PT Surya Global Makmur. Adapun standar nilai faktor keamanan ditetapkan ≥ 1.3( KEPMEN, No 1827 K/30/MEM/ 2018). Dalam menganalisis kestabilan lereng tidak lepas dari material properties tanah yaitu berupa cohesi, sudut geser dalam dan berat isi tanah. Apabila lereng dalam keadaan tidak stabil maka dilakukan perbaikan dengan mungubah tinggi dan kemiringan lereng. Hasil analisi menyimpulkan bahwa lereng di PT Surya Global Makmur memiliki material Top Soil, Lempung, Batupasir dan Batubara. Tinggi lereng PT Surya Global Makmur memiliki ketinggian (per bench) 3,2 sampai 6,6 meter dan ketinggian seluruhnya 25,8 meter dengan kemiringannya (per slope) 22° sampai 51° dan kemiringan rata-rata seluruhnya 44,4°. Untuk nilai material properties cohesi, sudut geser dalam dan berat isi tanah yaitu Top Soil 01 c = 0.12 kN/m2, ϕ = 3.05°, γ = 15.97 kN/m3. Lempung 02 c = 0.12 kN/m2, ϕ = 2.94°, γ = 17.24 kN/m3. Batu Pasir 03 c = 0.13 kN/m2, ϕ = 3.01°, γ = 18.03 kN/m3. Lempung 04 c = 0.11 kN/m2, ϕ = 3.42°, γ = 17.77 kN/m3. Nilai faktor keamanan dengan menggunakan metode Morgenstern-price =0.32 dan Rocscience Slide = 0.062.Hasil penelitian menunjukkan nilai faktor keamanan ≤ 1.3 maka lereng tersebut dapat dinyatakan tidak stabil pada lapisan lempung slope ke tiga. Adapun perbaikan yang dapat dilakukan dengan merubah kemiringan lereng 49° maka diperoleh paktor keamanan 1.6 ≥ 1.3 maka lereng tersebut dapat dikatakan aman atau stabil.