Evaluasi dan Kajian Estimasi Biaya Penambangan dengan Cost Structure Mapping di Penambangan Swakelola PT Bukit Asam TBK, Tanjung Enim, Sumatera Selatan
Penelitian ini berfokus pada evaluasi biaya operasional di Penambangan Swakelola PT Bukit Asam, Tbk selama periode Mei hingga Oktober 2023. Beberapa masalah teridentifikasi, termasuk Harga Pokok Produksi (HPP) yang melampaui target, ketidaksamaan dalam penggunaan peralatan, pencatatan data kinerja yang kurang lengkap, kapasitas peralatan yang tidak sesuai, dan kurangnya pemetaan biaya operasional. Dengan pendekatan Cost Structure Mapping, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dengan memetakan biaya operasional berdasarkan alokasi peralatan pada aktivitas Gali Muat Material, Angkut Material, dan Penyebaran Material. Metode ini memberikan pemahaman komprehensif terhadap struktur biaya dan memungkinkan identifikasi aspek yang dapat ditingkatkan untuk mengendalikan HPP dan meningkatkan efisiensi peralatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi HPP Coal Getting di Penambangan Swakelola pada periode Mei 2023 sebesar Rp 60,717/ton, melebihi rencana yang sebesar Rp 25,484/ton. Setelah evaluasi dan kajian pada periode Juni dan Juli 2023, HPP masing-masing turun menjadi Rp 39,753/ton dan Rp 34,784/ton, menunjukkan penurunan signifikan dari periode Mei 2023. Setelah dilakukan tindakan perbaikan, realisasi HPP pada periode Agustus, September, dan Oktober berturut-turut sebesar Rp 30,002/ton, Rp 30,546/ton, dan Rp 29,475/ton. Dengan demikian, total realisasi HPP Coal Getting di Penambangan Swakelola pada periode Juni hingga Oktober mengalami penurunan yang konsisten.