Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Aktivitas Bongkar Muat CPO dengan Metode Hiradc di Pelabuhan Teluk Bayur
Pada data kasus kecelakaan kerja umumnya disebabkan oleh kurangnya penerapan budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di tempat kerja, tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi moril, dan kerusakan lingkungan namun juga mempengaruhi produktivitas serta kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja yang terjadi pada aktivitas bongkar muat CPO (Crude Palm Oil) di Pelabuhan Teluk Bayur dengan menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Metode HIRADC digunakan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko-risiko yang mungkin terjadi dalam proses bongkar muat CPO, serta untuk menentukan langkah-langkah pengendalian yang tepat. Penelitian ini melibatkan observasi langsung terhadap kegiatan operasional di pelabuhan, wawancara dengan pekerja dan pengelola, serta analisis dokumentasi terkait prosedur keselamatan kerja. Dari hasil penilitian risiko kecelakaan terdapat 14 potensi bahaya kecelakaan kerja yang tingkat penilaian low (rendah), 8 potensi bahaya kecelakaan kerja tingkat medium (sedang) dan 0 resiko kecelakaan kerja dengan tingkat high (tinggi). Jika dipresentasekan terdapat 29% tingkat risiko low (rendah), 71% tingkat risiko medium (sedang) dan 0% tingkat risiko high (tinggi).. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi potensi kecelakaan pada aktivitas bongkar muat CPO di Pelabuhan Teluk Bayur.