Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

TEDDI SYAHRIAL

1 karya publik ditemukan.

2025: 1

Pengaruh Waktu Pengadukan Koagulan Terhadap Penurunan COD, TSS dan pH pada Limbah Cair

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Limbah cair domestik merupakan salah satu penyumbang utama pencemaran lingkungan di kawasan perkotaan, termasuk di Kota Padang. Kandungan Total Suspended Solid (TSS), Chemical Oxygen Demand (COD), serta perubahan pH pada limbah cair domestik menjadi tantangan signifikan dalam upaya pengelolaan air limbah yang efektif dan ramah lingkungan. TSS yang tinggi dapat menyebabkan kekeruhan air, sedangkan tingginya COD menunjukkan keberadaan bahan organik dan anorganik yang memerlukan oksigen untuk terdegradasi, sehingga berpotensi menurunkan kualitas dan oksigen terlarut dalam badan air. Selain itu, perubahan pH yang drastis juga dapat merusak ekosistem akuatik.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas koagulan yang dihasilkan dari limbah aluminium foil dalam menurunkan kadar TSS, COD, dan sekaligus menstabilkan pH pada limbah cair domestik. Metode koagulasi-flokulasi digunakan dengan variasi waktu pengadukan lambat pada 5, 10, 15, 20, dan 25 menit, dengan dosis koagulan sebesar 200 mg/L dan kecepatan pengadukan 50 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah aluminium foil yang diolah menjadi koagulan mampu menurunkan TSS hingga 75% dan COD hingga 65%, sekaligus menstabilkan pH limbah cair agar sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan oleh peraturan lingkungan. Analisis menunjukkan bahwa waktu pengadukan lambat selama 20 menit merupakan kondisi optimal untuk memperoleh penurunan maksimum pada parameter kualitas air limbah tersebut. Pemanfaatan limbah aluminium foil bukan hanya efektif sebagai koagulan dalam proses pengolahan limbah cair domestik, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan limbah padat non-biodegradable.Temuan ini memberikan dasar ilmiah penting untuk pengembangan teknologi pengolahan limbah cair yang efisien dan ramah lingkungan di daerah perkotaan seperti Kota Padang dan dapat diaplikasikan secara luas dalam pengelolaan lingkungan urban.