Estimasi Sumberdaya Batubara dengan Metode Cross Section Menggunakan Minescape 5.7 Berdasarkan Data Pemboran pada Kecamatan Tungkal Jaya Provinsi Sumatera Selatan
Indonesia memiliki cadangan batubara yang signifikan sehingga memerlukan metode estimasi sumberdaya yang akurat untuk mendukung perencanaan tambang. Provinsi Sumatera Selatan termasuk dalam wilayah cekungan batubara terbesar di Indonesia yang secara geologi memiliki potensi lapisan batubara ekonomis. Penelitian ini dilakukan di Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin dengan tujuan menghitung tonase sumberdaya batubara dan volume overburden menggunakan metode yang sesuai standar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penampang (cross section) mengacu pada SNI 5015:2019, dengan bantu perangkat lunak Minescape 5.7 dan microsoft excel. Data yang dianalisis meliputi 18 titik bor dengan kedalaman bervariasi yaitu 40 m - 60 m, peta topografi, peta sebaran titik bor, serta data litologi hasil pengeboran. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa volume batubara mencapai 8.302.489,5 m³ atau setara 10.793.236,35 ton dengan menggunakan densitas batubara 1,3 ton/m³. Sementara volume overburden sebesar 12.465.695 m³ dengan nilai stripping ratio (SR) sebesar 1,15 yang tergolong kategori rendah sehingga relatif ekonomis untuk penambangan. Kesimpulannya, daerah penelitian memiliki potensi sumberdaya batubara yang cukup besar dan kondisi penutup yang memungkinkan untuk pengembangan kegiatan tambang, dengan tetap mempertimbangkan evaluasi lanjutan aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan.