Analisis Timbulan,Komposisi dan Potensi Daur Ulang Sampah Domestik di Nagari Sungai Buluh
Permasalahan pengelolaan sampah di Nagari Sungai Buluh masih menjadi isu serius, ditandai dengan rendahnya tingkat pelayanan persampahan. Sebagian besar masyarakat yang belum terlayani masih membuang sampah sembarangan, membakar, atau membuangnya ke sungai. Selain itu, belum tersedianya data mengenai timbulan dan komposisi sampah menyebabkan perencanaan pengelolaan sampah menjadi tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah timbulan, mengidentifikasi komposisi, dan menganalisis potensi daur ulang sampah domestik di Nagari Sungai Buluh. Metode yang digunakan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) 19-3964-1994 tentang pengambilan dan pengukuran contoh timbulan serta komposisi sampah. Sampel diambil dari 30 rumah tangga yang terbagi atas rumah permanen, semi permanen, dan non permanen selama 8 hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total timbulan sampah domestik mencapai 611,11 kg/hari. Komposisi sampah didominasi oleh sampah halaman (30%), sisa makanan (25%), kertas (18%), kayu (5%), dan kaca (5%). Potensi daur ulang yang dapat dimanfaatkan mencapai 17%, potensi pengomposan sebesar 60%, sementara sisanya sebesar 23% belum dapat didaur ulang. Data ini menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah berbasis data dan pendekatan daur ulang sebagai solusi pengurangan timbulan sampah. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Nagari Sungai Buluh.