Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YOLNO VERNANDO

1 karya publik ditemukan.

2024: 1

Penurunan Logam Fe dan Mn Menggunakan Kapur Tohor (CaO) pada Penetralan Air Asam Tambang

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

PT. Bumi Bara Makmur Mandiri merupakan perusahaan bergerak dibidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2017 dan merupakan salah satu perusahaan yang terletak di Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Air asam tambang merupakan permasalahan yang terjadi di pertambangan batubara, tidak terkecuali di PT. Bumi Bara Makmur mandiri. Penanganan yang tepat menjadi sangat penting mengingat dampak dari Air asam tambang sangat berbahaya terhadap masyarakat, dan dapat menimbulkan kenaikan biaya yang signifikan terhadap perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perubahan peggunaan kapur tohor untuk menetralkan pH air asam tambang serta menganalisis jumlah kebutuhan kapur tohor dan biaya yang yang dibutuhkan. Penelitian dilakukan di laboratotium Balai Riset dan Standardisasi Industri Padang, sampel air diambil pada inlet 1 kolam pengendapan PT.Bumi Bara Makmur Mandiri, selanjutnya Air asam tambang diteliti di laboratorium. Kapur tohor ditambahkan pada masing- masing sampel dengan komposisi yang berbeda (0,2gr,0,3gr,0,4gr) sehingga didapatkan komposisi efektif dari penggunaan media tersebut.Dari hasil penelitan didapatkan Pada dosis 0,2 g/l, pH meningkat dari 6,05 menjadi 7,90 yang menunjukkan bahwa Air asam tambang sudah mendekati kondisi netral. Dengan peningkatan dosis menjadi 0,3 g/l dan 0,4 g/l, nilai Ph masing-masing mencapai 8,78 dan 9,26. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa penambahan kapur tohor mampu menetralisasi air asam tambang dengan baik, bahkan pada dosis terendah. Pada kadar logam berat, khususnya Fe dan Mn, di dalam air asam tambang kadar Fe awal berada di 1,20 mg/l dan Mn di 72,20 mg/l. Setelah pengolahan, kadar Fe turun menjadi 0,15 mg/l pada semua dosis kapur tohor, dengan persentase penurunan sebesar 87,05% Sedangkan kadar Mn mengalami penurunan hingga 99,88% pada dosis 0,2 g/l dan mencapai penurunan sebesar 99,83% pada dosis 0,3 g/l dan 0,4 g/l .Kebutuhan bahan penetral Air asam tambang untuk kapur tohor per bulan sebesar 2.760 Kg/bulan dengan biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp. 11.040.000,-/bulan .Serta penurunan logam Fe dan Mn sebesar 87,05 % dan 99,88%