Rancang Penambangan Tunnel D-10 dengan Metode Room And Pillar PT. Dasrat Sarana Arang Sejati Kota Sawahlunto
Cadangan merupakan salah-satu kategori dari sumberdaya batubara yang telah dilakukan tahapan pengujian dan dinyatakan layak secara ekonomis untuk ditambang. PT. Dasrat Sarana Arang Sejati merupakan salah satu perusahaan yang memanfaatkan cadangan batubara yang ada untuk dilakukan penambangan. Dalam proses penambangan yang dilakukan, PT. DSAS menggunakan sistim penambangan underground mining atau tambang bawah tanah dengan metode yang digunakan adalah room and pillar, dimana pillar atau penyangga yang digunakan adalah batubara itu sendiri. Umumnya batubara yang bisa di produksi dengan menggunakan metode ini hanyalah 40 %, sedangkan 60% lainnya ditinggalkan sebagai penyangga batuan disekitarnya.Sehingga keuntungan yang dihasilkan tidaklah terlalu besar, namun biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar dibandingkan dengan metode lainnya.. Maka dari itu dibutuhkan perhitunagn tonase terhadap cadangan dan juga mengetahui bentuk sebaran yang ada, sehingga dapat dilakukan pembuatan rancangan penambangan yang sesuai dalam pengambilan batubara untuk mendapat hasil maksimal.Penelitian ini dilakuakan pada tunnel D-10 penambangan seam B PT. Dasrat Sarana Arang Sejati. Pembuatan model sebaran dan perhitungan tonase cadangan batubara dilakukan dengan menggunakan software minescape 4.118 dengan perhitungan volume menggunakan metode polygon (daerah pengaruh), pembuatan rancangan penambangan dilakukan dengan menggunakan software autocad, dan perhitungan tonase batubara yang bisa diproduksi dari tunnel D-10 dengan menggunakan rumus perhitungan volume dan akan dikalikan dengan angka density batubara yang ditetapkan perusahaan.