FERI HIDAYAT
2019 · Thesis · Open Access
Air limpasan (run off) masuk kedalam lubang tambang hingga menyebabkan terjadinya banjir pada lubang tersebut. Tidak hanya didalam lubang tambang namun di areal kolam pengendapan (sump) juga mengalami kebanjiran, disebabkan oleh rencana (planning) yang kurang baik dan besarnya debit curah hujan limpasan pada musim penghujan pada wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mendapatkan potensi air tanah yang masuk pada sump penambangan PT. Nusa Alam Lestari. Mendapatkan debit air limpasan yang masuk pada sump penambangan PT. Nusa Alam Lestari. Debit air tanah yang masuk sump penambangan PT. Nusa Alam Lestari : Pada lubang A didapat sebesar 0,0223 m3/menit. Debit air tanah pada lubang cabang B 0,0425 m3/menit. Debit air tanah pada lubang C 0,0154 m3/detik. Debit air tanah pada sump sebesar 0,0050 m3/menit. Setelah dilakukan perhitungan kemudian setiap hasil debit air tanah tersebut di jumlahkan dan di dapatkan hasil debit air tanah total sebesar 0,0852 m3/menit atau 5,112 m3/jam. Debit air limpasan yang masuk pada sump penambangan PT. Nusa Alam Lestari sebesar 0,063666 m3/detik.
RINA GUSTIKA
2019 · Thesis · Open Access
ROSLAINI
2019 · Thesis · Open Access
Tanaman padi adalah salah satu tanaman budidaya terpenting untuk kelangsungan hidup manusia. Akan tetapi hal yang sering terjadi banyak kerugian yang diakibatkan karena adanya penyakit tanaman padi yang disebabkan oleh faktor lingkungan, manusia serta hama tanaman. Salah satu metode yang sering digunakan dalam sistem pakar adalah metode forward chaining. Metode ini dipilih karenamerupakan proses perunutan yang dimulai denganmenampilkan kumpulan data atau fakta yang meyakinkan menuju konklusi akhir Jadi metode Forward Chaining dimulai dari informasi masukan “if” dahulu kemudian menuju konklusi “then”. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah aplikasi sistem pakar tanaman
padi, dimana pemakai program dapat mengecek penyakit dan menerima hasil diagnosa tentang penyakit tanaman padi mereka.
ANISA FITRI
2019 · Thesis · Open Access
Sistem pemesanan menu makanan yang ada di Dama Resto Solok masih manual seperti untuk memesan makanan pelanggan datang lalu pelayan mengantarkan daftar menu dan pelayan masih mencatat pesanan pelanggan secara manual menggunakan kertas. Setelah itu barulah pelayan menyampaikan pesanan pelanggan tersebut ke bagian dapur kemudian mengantarkan ke pelanggan yang telah memesan makanan tersebut, setelah itu pelanggan membayar ke kasir dan tidak bisa melakukan pemesanan tempat. Pembuatan aplikasi ini dilakukan atas dasar analisa dan pengamatan yang dilakukan pada Dama Resto Solok dengan terfokus pada masalah pemesanan secara online. Tujuan dari pembuatan aplikasi ini agar dapat membantu pelayan Dama Resto untuk melakukan pemesanan dan menyampaikan informasi terkini kepada konsumen mengenai resto. Langkahlangkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis sistem dan perencanaan, analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, integrasi dan pengujian. Dengan dibangunya sistem informasi pemesanan online berbasis web pada Dama Resto agar dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam melayani pelanggan dan dapat mempercepat penyajian kepada konsumen.
YORA YOLANDARI
2019 · Thesis · Open Access
Sistem informasi penggajian merupakan hubungan yang terkait antara satu dengan yang lain untuk menangani kegiatan penggajian. Dalam suatu perusahaan untuk melakukan pembayaran atas gaji dan upah karyawan. Pada saat ini sistem informasi penggajian sangat membantu user dalam melakukan pengolahannya seperti penghitungan gaji pokok, tunjungan, lembur dan lain-lain. Sehingga memberikan keuntungan diantaranya yaitu memberikan efektif dan efefisiensi waktu. Untuk itu dibangun sebuah sistem penggajian dan pembuatan aplikasi ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, analisa sistem, perancangan sistem dan pembuatan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman Php dan MySql sebagai penyimpanan datanya.hasil akhir berupa aplikasi penggajian yang diharapkan dapat membantu bagian keuangan dalam pencatatan penggajian.
QURRATUL A'YUN
2019 · Thesis · Open Access
PT. Ansar Terang Crushindo merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penambangan batu andesit dengan total jumlah cadangan (in-situ reserves) dalam batas luasan 25 Ha adalah 3.500.000 ton mempunyai areal operasi produksi seluas 25 Ha dengan usia tambang selama 15 tahun, dimana usia tambang tersebut dibagi menjadi 3 tahapan diantaranya tahun pertama dan kedua untuk tahap pembebasan lahan dan pembangunan, tahun ke-3 sampai ke-14 memasuki tahap produksi dan pada tahun ke-15 dilakukan pasca tambang (reklamasi). Adapun target produksi perusahaan yang telah dirancang yaitu sebesar 240.000 ton/tahun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelayakan Investasi di PT. Ansar Terang Crushindo apakah tambang ini layak untuk dilanjutkan kembali atau dihentikan saja. Dari hasil pengolahan data komponen biaya yang dihitung untuk melakukan analisis kelayakan investasi dapat dilakukan dengan mengunakan beberapa metoda. PT. Ansar Terang Crushindo dengan komoditi batu andesit menggunakan discounted cash flow sebagai metoda analisisnya. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh cash out flow sebesar Rp. 224.539.048.500 dengan rincian yaitu biaya konstruksi seesar Rp. 19.750.850.000. Biaya Produksi sebesar Rp. 199.381.110.000. Biaya pasca tambang sebesar Rp. 5.407.088.500.-. Cash in flow sebesar Rp. 369.866.856.336,-. Investasi PT. Ansar Terang Crushindo mempunyai nilai NPV Rp. 16.169.241.885,-Payback Period 5 tahun 6 bulan, IRR 19.807%, PI 3.9537. Dari perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa, tambang andesit PT. Ansar Terang Crushindo ekonomis dan layak untuk dilanjutkan proses penambanganya.
DARMADI
2019 · Thesis · Open Access
Air adalah sumber daya alam yang sangat penting bagi manusia. Kebutuhan akan air bersih semakin meningkat tiap harinya, hal ini disebabkan karena jumlah penduduk berbanding lurus dengan kebutuhan air bersih. Kecamatan Koto Tangah memiliki jumlah penduduk 169.730 jiwa berdasarkan data produksi bulan Desember 2018 wilayah utara memproduksi 652.017 m3 total kehilangan air sebanyak 357.378 m3. Dengan meningkatnya populasi penduduk di wilayah tersebut maka kebutuhan air bersih akan terus meningkat. Guna memenuhi kebutuhan air perlu di evaluasi sistem jaringan air bersih. Hasil yang diperoleh menggunakan perhitungan manual dan software epanet. Kebutuhan air yang di dapatkan tahun 2017 dan 2022 adalah 27.564.485,416 ltr/hr dan 35.139.612,504 ltr/hr. Sehingga dari evaluasi sistem jaringan distribusi air bersih di kecamatan koto tangah memerlukan penyesuaian diameter pipa.
FAJRIN AL HAMID
2019 · Thesis · Open Access
Telaga Koto Baru merupakan semacam danau kecil yang terletak di Desa Koto Baru Kabupaten Tanah DatarProvinsi Sumatera Barat. Penelitian ini didasari oleh kondisi yang dapat dilihat secara visual pada Telaga Kotobaru terdapat indikasi terjadinya eutrofikasi yang kaya akan unsur hara pada perairan. Kandungan lumpur pada telaga Koto Baru yakni N= 6,93% P=1,79%, K=1,52%, C=15,50%. banyaknya unsur hara dalam sedimen bisa dimanfaatkan untuk menjadi pupuk. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan dan analisis pupuk cair dengan menggunakan teknik random sampling. pengukuran parameter-parameter yaitu: N, P, K, C, pH, dan Fe. Hasil analisis pupuk cair akan dibandingkan dengan SNI kualitas pupuk. Hasil analisis yang di dapatkan pada hari ke-14 kadar N 0,00008 % dan 0,00013%, kadar P 0,000012% dan 0,000014%, kadar K 0,00005% dan 0,000072%, kadar C 0,00012% dan 0,00016%, pH 6,9 dan 7,39, kadar Fe 0,000005% dan 0,000009%, sedangkan pada hari ke-21 kadar N 0,0001% dan 0,00009%, kadar P 0,000015% dan 0,000011%, kadar K 0,00006% dan 0,00007%, kadar C 0,00009% dan 0,00013%, pH 6,8 dan 7,39, kadar Fe 0,000006% dan 0,000008%. hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan SNI kualitas pupuk. Rendahnya kandungan dalam pupuk cair disebabkan bahan yang digunakan untuk membuat pupuk berpengaruh pada hasil pupuk serta pada saat pembuatan pupuk tidak menggunakan bahan organik lain seperti molases atau sampah pasar. Sehingga bakteri yang bertugas menguraikan senyaw dalam pupuk cair tidak bekerja dengan semestinya dikarenakan tidak adanya bahan organik lain untuk dijadikan makanan bakteri.
AREXA EVANGELISTA
2019 · Thesis · Open Access
PT Gunung Naga Mas merupakan salah satu industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Sumatera Barat dengan merek dagang AYIA. Industri yang terus berkembang akan memberikan dampak terhadap lingkungan. Kajian LCA dibutuhkan untuk melihat seberapa besar dampak yang dihasilkan oleh suatu industri dan dapat dijadikan dasar perbaikan untuk menghasilkan produk yang ramah lingkungan. LCA terdiri dari empat tahapan utama, yaitu penentuan definisi dan ruang lingkup (Goal and Scope Definition), analisis persediaan (inventory analysis, penilaian dampak (impact assessment), dan interpretasi (interpretation). Analisis LCA dilakukan menggunakan software SimaPro 8. Kajian LCA dilakukan pada proses pembuatan gulungan plastik, pembuatan gelas AMDK, proses pengisian dan proses pengemasan. Kategori dampak yang dihasilkan yaitu global warming, ozone depletion, dan human toxicity air. Berdasarkan analisis kontribusi, dampak terbesar yang dihasilkan yaitu human toxicity air, dengan besaran dampak sebesar 6112 kg CO2eq. Hasil analisis komparasi menunjukkan proses pembuatan gulungan plastik menghasilkan dampak yang paling besar yaitu 1,01548 mPt. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengurangi konsumsi listrik yang digunakan, terutama pada proses pengemasan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangi panjang belt konveyor yang digunakan dari area pengisian menuju area pengemasan.
ANGGI TRISNALDY ANWAR
2019 · Thesis · Open Access
Air adalah zat cair yang menjadi komponen utama cairan didalam tubuh semua makhluk hidup. Air baku yang dijadikan sebagai bahan baku air bersih oleh masyarakat saat ini kondisiya masih jauh dari bahan baku mutu. Dibutuhkan alat flokulator untuk pengolahan air sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari- hari dengan proses koagulasi flokulasi. Namun alat flokulator dipasaran dijual dengan harga relatif mahal. Maka dari itu penelitian Rancang Bangun Flokulator Sebagai Alat Uji Jart Test ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas flokulator yang dibuat serta mengetahui efektifitas pada alat flokulator yang dibuat apakah sudah sesuai SNI. Penelitian ini dalam bentuk eksperimen merancang bangun alat fokulator yang menghasilkan alat dengan putaran optimum yang sesuai dengan standart SNI. Perancangannya dengan menghubungkan arus AC ke power supply, lalu power supply bekerja mengubah arus AC ke DC, kemudian power supply mensupply arus tersebut kebeberpa komponen yaitu Dimmer, saklar dan dinamo, hingga kemudian alat bisa berfungsi menghasilkan putaran pada tangkai AS. Berdasarkan penelitian ini didapatkan kualitas flokulator baik dengan fungsinya antara lain seperti komponen alat maupun keseluruhan. Alat yang telah dirancang sudah sesuai dengan SNI karena telah mengarah ke standar fungsinya baik dari kecepatan putaran maupun komponennya. Namun masih perlu perbaikan dari segi komponen dan teknologinya untuk menghasilkan alat yang lebih baik.
WAHYU DESSY PUTRI
2019 · Thesis · Open Access
MENTARI ALFATO MUHEDE
2019 · Thesis · Open Access
Sampah rumah makan mayoritasnya terdiri dari sampah organik. Sampah jika tidak dikelola dengan benar akan berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kendala pada pengelolaan sampah pada umumnya terletak pada lahan dan proses pengerjaannya. Sehingga membutuhkan proses pengomposan yang sederhana, cepat, dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Pada penelitian ini digunakan metode takakura yang mempunyai bentuk praktis, bersih, bisa ditempatkan dimana saja dan tidak berbau sehingga aman digunakan langsung oleh masyarakaat. Sampah organik diolah dengan penambahan variasi MOL sabut kelapa dan EM4 sebagai starter. Analisis yang dilakukan meliputi temperatur, pH, kelembaban, warna, tekstur, bau, kandungan C, N, P, K, dan rasio C/N serta uji tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa starter MOL sabut kelapa dapat digunakan sebagai starter dalam pembutan kompos. Variasi C yang menggunakan EM4 sebagai starter merupakan variasi terbaik dari segi kematangan, kualitas dan kuantitasnya. Kompos yang dihasilkan pada variasi C berwarna hitam kecoklatan, beraroma tanah dan bertekstur remah serta memiliki kandungan N-total 1,155%, P-total 0,516%, K-total 0,733%, C-organik 17,057% dan rasio C/N 14,768. Hal ini menunjukkan bahwa kompos yang dihasilkan memenuhi standar SNI-19-70302004 tentang spesifikasi kompos dari sampah domestik, sehingga dapat digunakan sebagai kompos untuk media tanam.
MHD. DIEN AL-ANSHARI
2019 · Thesis · Open Access
Telaga Koto Baru merupakan danau kecil yang terletak di Desa Koto Baru Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Pada Telaga Koto Baru terindikasi terjadinya eutrofikasi dilihat secara visual terdapat tumbuhan perairan yang menutupi sebagian besar permukaan perairan di Telaga Koto Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status trofik pada Telaga Koto Baru. Metode penelitian yang digunakan dalam menentukan status trofik Telaga Koto Baru dengan pengambilan sampel pada 4 (empat) lokasi yang diharapkan mampu memberi gambaran tentang kondisi Telaga Koto Baru dengan pengukuran parameter-parameter yaitu: pH, DO, suhu, kecerahan, nitrat, orthofosfat, total fosfat, dan klorofil-a. Penentuan status trofik Telaga Koto Baru dihitung dengan perhitungan Trofik Status Indek (TSI) Carlson’s memperlihatkan bahwa kondisi Telaga Koto Baru adalah eutrofik sedang, dengan nilai TSI 63,8 - 67,4 yang artinya kesuburan perairan tinggi, didominasi oleh tumbuhan perairan, dan masalah tumbuhan air yang sudah ekstentif.
NELZA EKA PUTRI
2019 · Thesis · Open Access
Kegiatan yang berkaitan dengan penambangan biasanya identik dengan kerusakan lingkungan lingkungan bila tidak dikelola dengan baik, oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan reklamasi dimana suatu kegiatan penataan lahan untuk mengembalikan lahan bukaan tambang agar dapat digunakan kembali sesuai dengan peruntukannya. Setiap perusahaan wajib menyediakan dana jaminan reklamasi pada saat mengajukan pemohonan IUP operasi produksi perihal tersebut tertuang PP No. 78 Tahun 2010 tentang reklamasi dan /pascatambang dan permen ESDM 07 tahun 2014 tentang pelaksanan reklamasi dan pascatambang pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara. Oleh karena itu perlunya perencanaan ysng bsik dan sempurna agar keberhasilan reklamasi dapat terwujud. Rencana penataan lahan yang akan dilakukan pada di disposal barat PT. Allied Indo Coal Jaya dengan luas lahan yang akan dilakukan 5,02 hektar ditanami menggunakan tanam sengon, Trambesi, Lasono dan tumbuhan lainnya, kegiatan penataan yang akan dilaksanakan yaitu dari penataan lahan hingan revegetasi. Dari tahapan-tahapan kegiatan penataan lahan itu dapat melakukan biaya penataan lahan sampai biaya revegetasi. Berdasarkan rancangan penataan lahan pada di disposal barat PT. Allied Indo Coal jaya yang di antaranya adalah kegiatan penatan lahan meliputi penataan lahan material overburden dan material top soil serta kegiatan revegetasi meliputi(biaya pembibitan keseluruhnya,pemasangan ajir,pembuatan lubang tanaman, penyediaan bibit,penanaman,pemupukan,perawat), dimana biaya penataan guna lahan Rp 42.428.700 dan biaya revegetasi sebesar 182.812.412, maka total biaya penataan lah di disposal barat di PT. Allied Indo Coal Jaya adalah Rp 225.241.112
RIYAMIZARD. Z
2019 · Thesis · Open Access
Uji Brazilian test (BTS) adalah uji untuk mengetahui kapasitas tarik dari material getas seperti beton dan batuan. Sampel yang digunakan dalam pengujian Brazilian test yaitu sandstone dan clay yang terdapat pada lokasi BMK 34 CV. Bara Mitra kencana. Tujuan penelitian yaiitu menentukan nilai hubungan Brazilian Test ( BTS ) Dengan Blok Punch Index, Point Load Index, dan analisis stand up time lubang bukan BMK 34 di karenakan pada lokasi tersebut belum pernah dilakukanya analisis tersebut akibatnya sering terjadi ambrukan. Hasil analisa didapatkan hubungan nilai BTS dengan BPI sampel sandstone y = -166,15x + 244.44 dengan Nilai regresi (R2) 0,2183 dan clay y = 554,8x + 52.779 dengan Nilai regresi (R2) 0.5801 selanjutnya analisa hubungan BTS dengan PLI sampel sandstone y = 0.9936x + 0.3174 Nilai regresi (R2) 0,9995 dan clay y = 1.16x + 0.2852 Nilai regresi (R2) 0,9962. stand up time BMK 34 untuk sandstone dengan nilai RMR 40 stand up time selama 4 hari dengan jarak bukaan kemajuan (roof span) 2 meter dan Clay dengan nilai RMR 32,5 peroleh nilai stand up time selama 10 jam dengan jarak bukaan kemajuan (roof span) 2 meter.
AZIZAN
2019 · Thesis · Open Access
Kawasan hutan konservasi memiliki peran dan fungsi yang sangat penting secara ekologis sebagai sumber perlindungan plasma nutfah untuk keanekaragaman hayati dan ekosistem yang ada. Meningkatnya populasi akan mempengaruhi meningkatnya perubahan lahan untuk mendukung kebutuhan dan kegiatan manusia. Mempertimbangkan peran dan fungsi penting hutan konservasi di Padang sehingga pengelolaannya perlu didukung oleh data dan informasi yang lengkap, valid dan aktual. Metode penelitian ini merupakan metode kuantitatif, dimana data citra satelit dianalisa dengan menggunakan metode klasifikasi terbimbing (supervised classification) dan algoritma klasifikasi kemungkinan maksimum (maximum likelihood classification) yang ada pada QGIS. Hasil analisis menunjukkan selama 10 tahun (2008-2018) telah terjadi perubahan tutupan lahan hutan konservasi di Kota Padang menjadi 8 tipe klasifikasi tutupan lahan yaitu air, jalan, pemukiman, hutan primer, hutan sekunder, sawah, lahan terbuka dan awan. Hasil pengkategorian perubahan tutupan lahan hutan konservasi di Kota Padang pada 5 tahun pertama (2008-2013) menunjukkan telah terjadi peningkatan laju kerusakan kawasan hutan yang ditandai dengan ketegori turun (sebanyak 2.788 piksel atau 1,03% dari luas kawasan). Begitu pula pada waktu 5 tahun II (2013-2018), terjadi peningkatan laju kerusakan kawasan hutan yang ditandai dengan ketegori turun (sebanyak 6.287 piksel atau 2,32% dari luas kawasan). Sehingga dalam kurun waktu 10 tahun telah terjadi peningkatan laju kerusakan kawasan hutan yang ditandai dengan ketegori turun (sebanyak 6.513 piksel atau 2,40% dari luas kawasan).
ANISA FITRI
2019 · Thesis · Open Access
Sumatera Barat merupakan daerah menghasilkan kopi, sehingga kopi merupakan komoditi penyegar bagi penduduk. Selain kopi, teh juga bagian yang banyak diminati untuk di konsumsi oleh masyarakat. Cara menanggulangi dari ampas - ampas tersebut adalah dengan memanfaatkan ampas untuk dijadikan sebagai pupuk cair yang akan di uji langsung ke tanaman. Tanaman yang dipilih dalam penelitian ini adalah tanaman sawi (Brassica juncea L.). Untuk pembuatan pupuk cair ke media tanaman ini adalah dengan menggunakan metode hidroponik.Media yang digunakan dengan memilih tiga perlakuan, yakni dengan komposisi tanpa pupuk cair; pupuk AB Mix, dan pupuk cair dari ampas kopi dan teh. Dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik penggunaan pupuk cair dan menunjukkan bahwa perlakuan yang dilakukan oleh perlakuan III lebih memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan perkembangan sawi (Brassica juncea L. ), yakni dengan komposisi pupuk cair 10 ml dan air 1000 ml. Analisa yang dilakukan meliputi tinggi batang, jumlah daun, dan panjang daun. Dari hasil uji yang didapatkan pengaruh signifikan dan didapatkan komposi sioptimum. Dari hasil tersebut didapatkan pada hari ke 14 tinggi batang sawi 1,8 cm; jumlah daun 6 helai; dan panjang daun rata - rata 1 cm yang memberikan pengaruh positif pada pertumbuhan sawi ( Brassica juncea L. ).
PUTRI MAHARANI
2019 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Salah satu dari program pemerintah di Kota Padang dalam menurunkan pencemaran udara adalah melaksanakan kegiatan Car Free Day di hari minggu. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan Jalan Khatib Sulaiman Kota Padang dengan rute dari depan Transmart Padang hingga ke depan Mesjid Raya Sumatera Barat. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis efisiensi dari program car free day yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Padang. Metodologi yang dilakukan adalah dengan melakukan pengukuran langsung dengan menggunakan alat impinger untuk parameter NOx dan Ox, dan menggunakan alat CO meter untuk parameter CO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari Car Free Day (minggu) mengurangi kualitas udara dari 38.2 µg/Nm3 menjadi 7 µg/Nm3 untuk parameter NOx, untuk parameter Ox pada hari Car Free Day (minggu) mengurangi kualitas udara dari 38.2 µg/Nm3 menjadi 20 µg/Nm3 dan parameter CO mengalami pengurangan dari 3.093,4 menjadi 115 µg/Nm3 pada lokasi sampling di depan Transmart Padang. Dan untuk lokasi sampling di depan Mesjid raya Sumatera Barat, parameter NOx kualitas udara pada hari Car free day berkurang dari 35 µg/Nm3 menjadi 11 µg/Nm3, parameter Ox mengalami pengurangan dari 37 µg/Nm3 menjadi 21 µg/Nm3. Untuk parameter CO mengalami pengurangan dari 2.909,8 µg/Nm3 menjadi 115 µg/Nm3.
YORIZAL
2019 · Thesis · Open Access
CV. Bara Mitra Kencana adalah salah satu perusahaan tambang bawah tanah batubara yang berada di Kabupaten Sawahlunto Sumatera Barat yang termasuk daerah dataran tinggi dimana lereng pada lokasi penambangan termasuk rawan longsor karena ratarata memiliki kemiringan lereng yang agak curam. CV. Bara Mitra Kencana memiliki 2 jenis lereng yaitu lereng timbunan (Disposal Area) dan lereng alami. Kedua lereng ini belum diketahui faktor keamanannya serta belum adanya pengujian sampel tanah untuk mengetahui nilai bobot isi tanah (γ) lereng alami dan lereng timbunan, serta faktor keamanan lereng alami dan lereng timbunan. Pengujian sampel tanah dilakukan di laboratorium dengan 3 pengujian, yaitu pengujian bobot isi tanah, liquid limit, plastis limit. Berdasarkan pengujian laboratorium didapatkan nilai bobot isi tanah untuk lereng alami 50,99 KN/m3 dan lereng timbunan 37,27 KN/m3. Pengolahan data menggunakan software geostudio 2012 dengan metode bishop dan fellenius di dapatkan FK untuk lereng alami 0,135 dan 0,138 untuk lereng timbunan didapatkan FK 1,443 dan 1,417 sedangkan perhitungan menggunakan metode pias didapatkan hasil FK untuk lereng alami 0,475 dan lereng timbunan 2,9. Berdasarkan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa lereng alami tidak aman dan untuk lereng timbunan nyatakan aman.
PUJI RAHAYU
2019 · Thesis · Open Access
Pertambangan emas alluvial secara konvensional yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Sungai Kapas, Kabupaten Merangin, Jambi menyisakan kubangan-kubangan dalam dan lebar akibat aktivitas penambangan emas. Aktivitas penambangan emas dilakukan disekitar aliran Sungai Blengo yang ada di Desa Sungai Kapas. Beberapa kegiatan berada 100 (seratus) meter dari aliran sungai. Sisa air limbah penambangan dialirkan secara langsung ke sungai sehingga menyebabkan kekeruhan pada air Sungai Blengo. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui kadar pencemaran yang terjadi di Sungai Blengo dengan parameter; TSS (total suspended solid), TDS (total dissolved solid), pH, Suhu, Kadar merkuri, tembaga serta timbal. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil pengujian menunjukan bahwa nilai TSS pada setiap sampel stasiun penelitian memiliki nilai melebihi ambang batas maksimal, nilai yang memenuhi nilai maksimal ambang batas adalah 200 mg/L pada stasiun 8 (delapan), pada stasiun lainnya nilai TSS melebihi 200 mg/L dengan nilai tertinggi sebesar 6.400 mg/L pada stasiun 7 (tujuh). Pengujian kadar logam berat timbal dan tembaga pada seluruh stasiun tidak melebihi kadar batas, untuk merkuri pada stasiun 8 (delapan) memiliki kadar yang sangat tinggi yaitu 0,1292 mg/L. Nilai pH pada staisun 3 (tiga) dan memiliki nilai 4,7 dengan demikian nilai tersebut tidak memenuhi standar sebesar 6-9. Dengan demikian dapat diketahui bahwa air Sungai Blengo tidak layak. Hal ini dikarenakan tidak memenuhinya syarat-syarat yang ada pada peraturan yang berlaku untuk penambangan serta pengolahan emas.