Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

671 item publik

Publikasi

Halaman 26 dari 34

Analisis Perawatan (Maintenance) Mesin Ripple Mill pada PT. Gersindo Minang Plantation Palm Oil Mill (GMP) - POM Tanjung Pangkal Pasaman Barat

MERI SUSANTI
2018 · Thesis · Open Access

Kegiatan perawatan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendukung beroperasinya suatu sistem manufaktur secara lancar sesuai yang dikehendaki. Selain itu, kegiatan perawatan juga dapat meminimalkan biaya atau kerugian-kerugian yang ditimbulkan akibat adanya kerusakan mesin, maka dari itu perawatan menjadi prioritas utama. PT. Gersindo Minang Plantation adalah perusahaan milik swasta yang bergerak dalam industri pengolahan kelapa sawit, perusahaan ini memproduksi Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit. Pada penelitian ini dilakukan analisis perawatan mesin ripple mill dengan menggunakan metode CPM dan PERT. Tujuan penelitian ini adalah menentukan penjadwalan pada mesin ripple mill dan menghitung biaya perawatan mesin ripple mill. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penjadwalan perawatan mesin ripple mill yaitu 23 jam dari waktu normal 30 jam. Biaya perawatan Preventive selama 3 bulan adalah Rp.8.490.000, 6 bulan adalah Rp.16.980.000 dan selama 1 tahun adalah Rp.35.360.000 dan biaya perawatan corrective selama 1 tahun adalah Rp.1.400.000. Disamping itu Perlunya pengendalian waktu dan biaya sejak dini dalam mengantisipasi waktu penyelesaian perawatan agar tidak mengalami keterlambatan dan PT. Gersindo Minang Plantation sebaiknya lebih meningkatakan pelaksanaan perawatan baik itu pembersihan, pelumasan dan pengecekan secara berkala.

Kajian Aktivitas Pertambangan Batubara di PT.Jambi Prima Coal Terhadap Kualitas Air Sungai Pemusiran

RAYMON CANDRA
2018 · Thesis · Open Access

Salah satu dampak negatif dari proses penambangan adalah timbulnya air asam tambang. Air asam tambang terbentuk dari proses tersingkapnya batuan sulfida yang kaya akan pyrite dan mineral sulfida lainnya yang bereaksi dengan air dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai pH air di outlet settling pond PT Jambi Prima Coal dan mendapatkan gambaran dari kualitas sungai Pemusiran. Variabel penelitian yang digunakan adalah pengukuran nilai pH, TSS dan Fe. Pada penelitian ini ada 4 sampel yang akan di uji yaitu sampel 1 outlet, sampel 2 pertemuan air outlet dengan hulu, sampel 3 hulu dan sampel 4 hilir. Nilai pH yang di dapat yaitu sampel 1 5,5, sampel 2 5,89, sampel 3 6,21 dan sampel 4 6,65. Untuk nilai TSS nya didapat sampel 1 730 mg/ liter, sampel 2 480 mg/liter sampel 3 70 mg/liter dan sampel 4 499 mg/ liter.

Analisis Geometri Jalan Angkut Menggunakan Metode Antrian dari Front Penambangan ke Dissposal di PT. Allied Indo Coal Jaya Kec. Talawi Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

WIDYA PURNAMASARI
2018 · Thesis · Open Access

PT. Allied Indo Coal Jaya (PT. AICJ) merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Kegiatan pengangkutan overburden dari front penambangan ke dissposal memiliki panjang ± 650 m. Kegiatan operasi penambangan overburden menggunakan 5 unit dump truck Hino ranger 500 fm 260 JD dan 1 unit excavator caterpillar 320 D. Penelitian ini dilakukan dikarenakan sering terjadi antrian dump truck pada saat proses loading karena adanya waktu tunggu alat muat di front penambangan, adanya 2 dump truck yang berhenti pada saat berpapasan dikarenakan geometri jalan angkut yang belum sesuai dengan standar AASTHO (American Association Of State Higway And Transportation Officials). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan geometri jalan angkut dan mendapatkan model antrian jalan angkut tambang. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan yaitu dengan cara melakukan pengukuran jalan angkut dari front penambangan ke dissposal dengan memperhitungkan lebar jalan lurus, jalan tikungan, kemiringan jalan (grade), cross slope, dan cycle time alat angkut. Hasil penelitian didapatkan lebar jalan lurus 8,575 m, lebar jalan tikungan 13,120 m, kemiringan jalan (grade) 10% dan 16% kemiringan melintang (cross slope) 14,8 cm dan perhitungan dengan menggunakan metode antrian diperoleh jumlah dump truk yang diperlukan agar mampu dilayani oleh alat muat tanpa adanya waktu antri adalah 7 truck.

Analisis Kestabilan Lereng di Sekitar Lubang Bukaan Tambang Menggunakan Metode Rock Mass Rating dan Software Slide.V.6.0 di PT Nusa Alam Lestari Kota Sawahlunto

GEBI RAHMAN PUTRA
2018 · Thesis · Open Access

PT. Nusa Alam Lestari merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan penambangan untuk mendapatkan batubara di Provinsi Sumatera Barat. Setelah dilakukan pengamatan dilapangan, diketahui bahwa adanya rekahan-rakahan di sekitar lereng lubang bukaan tambang yang dapat memicu kelongsoran. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan Rock Mass Rating diketahui kondisi batuan dilokasi penelitian dalam kategori baik untuk batulanau dengan bobot total 62. Setelah dilakukan analisis faktor keamanan menggunakan metode bishop simplified dengan bantuan software slide v.6.0 nilai faktor keamanan 6.109, hal ini mengindikasikan bahwa lokasi tersebut dalam keadaan stabil. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis menyarankan agar dilakukannya pemetaan dan peninjauan secara rutin dan berkala terhadap kehadiran kekar yang terdapat pada lereng tambang untuk memperoleh nilai Rock Mass Rating yang akurat dan tetap dilakukan monitoring untuk mengetahui pergerakan lerengnya.

Evaluasi Sistem Penyaliran Air Tambang Batubara (Mine Dewatering) PT. Nusa Alam Lestari Kec. Talawi Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

DIAN RUFAIDAH
2018 · Thesis · Open Access

Wilayah IUP PT. Nusa Alam Lestari secara geografis wilayah penambangan PT. Nusa Alam Lestari terletak pada koordinat 100°45’48” BT – 100°46’48” BT dan 00°36’45” LS – 00°37’12” LS.Secara administratif daerah tersebut terletak di daerah Parambahan, Desa Batu Tanjung Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat.Pada kegiatan penambangan batubara bawah tanah PT. Nusa Alam Lestari memiliki masalah dengan air yang selalu menganggu proses produksi batubara. Air tersebut berasal dari lantai, dinding dan atap terowongan. Sisitem penyaliran tambang yang digunakan oleh PT. Nusa Alam Lestari menggunakan saluran dan pemompaan. Debit air dari front penambangan dipompa menuju sump, kemudian dialirkan menuju kolam pengendapan lumpur. Besarnya curah hujan rancangan adalah 190,232. Catchment area dibagi menjadi dua,yaitu CA-1 dengan debit limpasan sebesar 0,3629 m³/detik CA-2 dengan debit limpasan 0,4394 m³/detik. Pada CA-1 dan CA-2 untuk mengeluarkan air menggunakan pemompaan, jumlah pompa pada CA-1 sebanyak satu unit pompa pada putaran mesin 1700 rpm, sedangkan jumlah pompa untuk CA-2 sebanyak satu unit pompa pada putaran mesin 2200 rpm. Total lumpur adalah 25.209,94 m³/tahun, pengerukan dilakukan 2 kali dalm satu tahun. Volume lumpur dalam satu kali pengerukan adalah 12.604,97 m³, volume lumpur sebesar 12.604,97 m³, tersebut terbagi dalam satu buah kolam pengendapan lumpur, jadi volume untuk 1 kolam pengendapan lumpur adalah 25.209,94 m³. Dengan denukian dimensi kolam pengendapan lumpur yang harus direncanakan adalah, panjang 75 m, lebar 65 m dan kedalaman 9 m.

Upaya Pemurnian Air Asam Tambang dengan Menggunakan Membran Keramik Berbahan Tanah Lempung, Tepung Tapioka dan Serbuk Besi di PT. Surya Global Makmur, Desa Pemusiran, Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi

HASAN BASRI
2018 · Thesis · Open Access

Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengaruh membran keramik dalam menetralkan air asam tambang serta pengaruh pasir silika, spon membran, karbon aktif dan membran keramik dan bagaimana perbandingan pH awal dan akhir air asam tambang setelah diolah dengan menggunakan membran keramik berbahan tanah liat lempung, tepung tapioka dan serbuk besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh membran keramik dalam menetralkan air asam tambang dan mengetahui pengaruh pasir silika, spon membran, karbon aktif dan membran keramik juga mengetahui perbandingan pH awal dan pH akhir setelah diolah dengan membran keramik. Metode penelitian yang dilakukan dilaboratorium STTIND padang yaitu metode eksperimen dengan cara melihat ada atau tidaknya membran keramik berpengaruh dalam menetralkan air asam tambang. Variabel waktu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 15, 30, 45 dan 60 menit. Parameter yang diukur adalah pH. Dari hasil penelitian untuk komposisi membran (62,267 % tanah lempung : 37,36 % tepung tapioka : 0,374 % serbuk besi) maka didapat hasil akhir dari membran keramik pada sampel 1 pH awal 5,3 dan pH akhir 7,0, sampel 2 pH awal 5,2 dan pH akhir 7,3, sampel 3 pH awal 5,4 dan ph akhir 7,4 dalam waktu endapan 15 s/d 30 menit. Dari pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa membran keramik sangat berpengaruh dalam menetralkan air asam tambang karena didalam membran terdapat daya serap dan daya pengikat logam yang kuat.

Perencanaan Tambang untuk Periode Triwulan dalam Memenuhi Target Produksi di PIT 7 PT. Seluma Prima Coal, Jambi

RONAL FLOREN
2018 · Thesis · Open Access

PT. Seluma Prima Coal adalah salah satu perusahaan tambang swasta yang sedang melakukan penambangan batubara di Desa Rangkiling Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Metode penambangan yang digunakan oleh PT. Seluma Prima Coal adalah tambang terbuka dan melakukan operasi penambangan pada 7 pit, yaitu pit 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Berdasarkan hasil perhitungan cadangan Menggunakan Software RockWorks16 terdapat cadangan sebesar 30.627 ton dan 60.200 bcm dengan striping ratio 1:2,48, Pembuatan final desain pit menggunakan Software Autocad telah mengingikuti rekomendasi Engineering PT. Seluma Prima Coal. Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu rancangan design pit 7, rancangan mine sequence dan kebutuhan jumlah alat mekanis setiap fleet nya 1 Excavator melayani 5 Dump Truck untuk tiga bulan kedepan.

Analisis Keuntungan Penambangan Batubara PT. Jambi Primacoal Tahun 2017

TAJUDIN
2018 · Thesis · Open Access

PT. Jambi Prima Coal adalah salah satu perusahaan tambang yang berada di Desa Pemusiran Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Dengan luas izin usaha pertambangan adalah 1.000 ha dengan SK izin No 66 tahun 2016 dan total cadangan 75.594,192 ton. Penambangan dimulai tahun 2017 dengan rencana produksi 600.000 ton batubara saja, dengan realisasi yang dapat tercapai 20.000 ton batubara.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis biaya operasional penambangan PT. Jambi Prima Coal untuk mengetahui berapa biaya operasional pada tahun 2017 dan mengetahui berapa keuntungan pada tahun 2017. Dari hasil pengolahan data, komponen biaya yang dihitung untuk kegiatan operasional penambangan di PT. Jambi Prima Coal adalah biaya pengupasan overburden biaya pembongkaran 1 bcmnya US$ 1.93 total biaya US$ 260.550 , Coal getting dengan biaya $1,33/ bcm dengan total biaya US$ 26.600, Land Clearing dengan biaya $1481.48/ Ha dengan total biaya US$17.911, BBM US$ 146.667 dan Gaji Karyawan US$ 175.056 dan keuntunagan PT. Jambi Prima Coal pada Tahun 2017 sebesar US$ 308.244.

Model Coal Blending Beda Kualitas untuk Memenuhi Permintaan Buyer

RILLA PELITA CANDRA
2018 · Thesis · Open Access

Pencampuran batubara adalah salah satu cara untuk menyesuaikan parameter kualitas batubara yang dijual agar sesuai dengan kriteria yang diharapkan oleh pembeli. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung kualitas batubara yang dicampur dengan 5 IUP OP di Kota Sawahlunto dan Ombilin PLTU sebagai pembeli. Simulasi pencampuran batubara dengan kualitas yang berbeda dihitung dengan program visual basic dan hasil perbandingan campuran batubara untuk memenuhi kontrak dengan PLTU Ombilin dengan perbandingan kualitas 1: kualitas 2, CV. Bara Mitra Kencana 85%: 15% dan 80%: 20%, PT. Nusa Alam Lestari 95%: 5% dan 90%: 10%, CV. Putri Surya Pratama Natural 85%: 15% dan 75%: 25%, CV. Tahiti Coal 86%: 14% dan 82%: 18%, PT. Allied Indo Coal 82%: 18% dan 75%: 25%. Kualitas batu bara campuran untuk memenuhi permintaan pembeli 5 IUP di Kota Sawahlunton, diperoleh, CV. Bara Mitra Kencana 85%: 15% dari 2.900 kkal / kg dan 80%: 20% dari 3.900 kkal / kg, PT. Nusa Alam Lestari 95%: 5% dari 2.196 kkal / kg dan 90%: 10% dari 4.356 kkal / kg, CV. Putri Surya Pratama Natural 85%: 15% dari 2.768 kkal / kg dan 75%: 25% dari 4.336 kkacl / kg, CV. Tahiti Coal 86%: 14% dari 3,096.92 kcal / kg dan 82%: 18% dari 4.142.05 kcal / kg, PT. Allied Indo Coal 82%: 18% dari 2.911,11 kkal / kg dan 75%: 25% dari 4.000 kkal / kg.

Analisis Sumberdaya Terunjuk Batu Andesit Menggunakan Metode Cross Section dan Metode Triangular di PT. Bintang Sumatera Pasifik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

RIZKI EDRA SURYADI
2018 · Thesis · Open Access

PT. Bintang Sumatera Pasifik merupakan perusahaan tambang batu andesit swasta yang beroperasi di nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis terletak pada koordinat 100044’46,3” Bujur Timur (BT) dan 00001’09,8” Lintang Selatan (LS). Dengan luas Izin Usaha Penambangan 6 Ha. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya terunjuk batu andesit menggunakan metode cross section dengan jarak antar section 20 m yang dibantu dengan software Rockworks untuk membuat potongan section serta membuat Block model endapan batu andesit, dan metode triangular grouping yang dibantu dengan software Autodesk land Desktop untuk mengetahui luas dari titik koordinat singkapan. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terunjuk batu andesit dengan menggunakan metode cross section sebesar 11.826.129,6 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dan dengan menggunakan metode triangular grouping didapatkan sumberdaya terunjuk sebesar 6.529.096,512 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dengan batas elevasi bawah 156 mdpl dan batas elevasi atas 277 mdpl.

Produktivitas Shaking Table dengan Variasi Kemiringan Deck Meja untuk Pemisahan Pasir Besi

HANDESMAN PUTRA
2018 · Thesis · Open Access

Pasir besi umumnya terdapat di sepanjang pantai, terbentuk karena proses penghancuran batuan asal oleh proses pelapukan dan erosi. Material tersebut kemudian tertransportasi dan diendapkan di sepanjang pantai. belum adanya penggunaan alat modern seperti mesin shaking table pada desa sunur kota Pariaman yang berfungsi sebagai alat pemisahan pasir besi dan minimnya pengolahan untuk pasir besi dilapangan khususnya didaerah pariaman menjadi masalah pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah; menganalisa perbandingan konsentrat dengan tailing pada pencucian pasir besi dengan alat meja goyang (shaking table), menganalisa hubungan kemiringan deck meja terhadap perolehan konsentrat pasir besi, dan menganalisa hubungan lama pencucian terhadap perolehan konsentrat pasir besi. Penelitian dilakukan tahapan dengan pengambilan sampel di pantai sunur kota pariaman, selanjutnya pemisahan konsentrat dan tailing dengan alat shaking table dengan kemiringan 1°, 2° dan 3° dengan berat sampel 500 gr, 750 gr dan 1000 gr. Kegiatan pengayakan dengan menggunakan ayakan ASTM C 136-06, setelah melakukan kegiatan tersebut maka diperoleh hasil perbandingan konsentrat dan tailing di kemiringan 3° lebih baik dibandingkan kemiringan 1° dan 2°, hubungan kemiringan deck meja terhadap perolehan konsentrat pasir besi Semakin bagus kemiringan yang dipakai deck meja alat shaking table maka akan lebih maksimal dalam memisahkan antara konsentrat dengan tailing. Kemiringan 3° sangat efektif diterapkan pada alat shaking table karena dapat memisahkan konsentrat lebih banyak jika dibandingkan dengan kemiringan 1° dan 2°, dan hubungan lama pencucian terhadap perolehan konsentrat pasir besi pada shaking table pada kemiringan 3° lebih efesien dibandingkan kemiringan 1° dan °.

Analisis Lereng Highwall dan Lowwall Menggunakan Rockscience Slide 6.0 di PIT B PT. Seluma Prima Coal, Provinsi Jambi

MUHAMMAD JUMARI
2018 · Thesis · Open Access

PT. Seluma Prima Coal merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan khususnya batubara. PT. Seluma Prima Coal berlokasi di Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangan, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Dalam proses penambanganya PT ini menggunakan metode open pit sehingga menyebabkan terbentuknya lereng lereng yang cukup tinggi. Lereng yang cukup tinggi tentunya bisa saja membahayakan para pekerja apabila keamanan lereng tidak terperhatikan dengan baik. Secara umum, Lereng yang ada terbagi menjadi dua bagian yaitu lereng highwall dan lereng lowwall. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor keamanan lereng highwall dan lowwall yang ada di pit b PT. SPC. Jenis penelitian ini yaitu penelitian terapan. Setelah melakukan analisis untuk lereng higwall dan lereng lowwall yang ada di pit B PT. Seluma Prima Coal diperoleh nilai faktor keamanan sebesar 0,097 untuk lereng highwall dan 0,085 untuk lereng lowwall. Sementara untuk keseluruhan lereng diperoleh nilai faktor keamanan yaitu sebesar 0,082. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan lereng highwall dan lowwall PT. Seluma Prima Coal berada dalam keadaan tidak aman karena faktor keamana lereng lebih kecil dari 1.Tentunya diperlukannya evaluasi dan perbaikan oleh pihak pengelola perusahaan untuk menghindari hal yang tidak dinnginkan terjadi.

Kajian Intensitas Kebisingan di PT. Bakapindo, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

ADE RESKI YULIANDA
2018 · Thesis · Open Access

PT. Bakapindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, yakni tambang Dolomite yang memiliki Surat Izin Usaha Pertambangan Daerah (SIPD) dari Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Barat dengan Nomor surat 303.545/10/DTB- 92 tanggal 19 Mei 1992. Dengan luas 75 ha, Terutama saat diadakannya kegiatan penambangan kuatnya suara (noise) yang dikeluarkan kegiatan tersebut mengakibatkan adanya keluhan sebagian masyarakat di area penambangan karena kebisingan akibat aktifitas penambangan. Terganggunya masyarakat akibat penambangan yang berdekatan langsung terhadap permukiman/perumahan penduduk yang berdampak pada lingkungan sekitar area perumahan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber kebisingan dan mengetahui pengaruh jarak terhadap sumber kebisingan di lokasi penambangan Jenis penelitian adalah penelitian terapan (applied research). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diolah secara langsung menggunakan data yang didapat dilapangan.yang menjadi sumber kebisingan di PT. Bakapindo berada pada Area peledakan dengan nilai intensitas kebisingan yang di dapat sebesar 113,3 dB sedangkan pengaruh jarak terhadap sumber kebisingan berada pada Area peledakan dengan jarak pengukuran 500 meter dengan nilai intensitas kebisingan di dapat sebesar 113,3 dB yang berdampak bising pada area lingkungan sekitar penambangan yakni pada berjarak 500-600 m dari lokasi penambangan terhadap perumahan penduduk kebisingan tersebut termasuk kebisingan sesaat yang ditimbulkan oleh aktifitas peledakan dan berdasarkan SNI 7570 : 2010 melebihi tingkat intensitas kebisingan ditetapkan SNI 7570 : 2010 di area peledakan sebesar 110 dB

Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Rock Mass Rating dan Slope Mass Rating di Central Timur Tambang Batubara PT Allied Indo Coal Jaya Sawahlunto-Sumatera Barat

DEWI ANITA
2018 · Thesis · Open Access

PT. Allied Indo Coal Jaya merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan penambangan untuk mendapatkan batubara di Provinsi Sumatera Barat. Setelah dari observasi lapangan ditemukan adanya rekahan-rakahan di sekitar lereng tambang yang mengontrol terjadinya longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelas massa batuan dengan menggunakan metode rock mass rating, menganalisisi kelas massa batuan dengan menggunakan metode slope mass rating dan menghitung faktor keamanan dari lereng. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan rock mass rating diketahui kondisi batuan dilokasi penelitian dalam kategori baik untuk batulanau dengan bobot total 62 dan untuk batubara kondisi batuan sedang dengan bobot total 44. Untuk analisis slope mass rating diketahui bahwa kondisi lereng stabil untuk batulanau dengan bobot total 69,5 berada pada kelas II sedangkan batubara diketahui bahwa kondisi lereng normal dengan bobot total 51,5 berada pada kelas III. Setelah dilakukan analisis faktor keamanan menggunakan metode spencer dengan bantuan software slide v.6.0 nilai faktor keamanan 4,014, hal ini mengindikasikan bahwa lokasi tersebut dalam keadaan stabil. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis menyarankan pemantauan rutin terhadap lereng terutama pada musim penghujan.

Analisis Pengaruh Geometri Jalan Angkut Terhadap Produktivitas Alat Angkut dalam Menunjang Target Produksi di PT. Bara Indah Lestari Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu

DEDDY
2018 · Thesis · Open Access

PT. Bara Indah Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi batubara. Dalam menunjang produksinya tentu PT. Bara Indah Lestari memerlukan rancangan akses jalan yang efektif (ideal) supaya tidak menghambat dalam produksinya. Dalam penambangan batubara kondisi jalan harus baik, terutama akses jalan antara lokasi penambangan dengan stockpile, perhitungan geometri jalan harus dipertimbangkan, karena alat-alat beroperasi secara massal dan kontinyu setiap harinya. Desain jalan yang tidak baik akan menyebabkan kecelakaan kerja, serta keterlambatan suatu alat angkut tersebut yang berdampak terhambatnya laju produksi sehingga waktu edar alat angkut tersebut tidak efektif (tidak ideal). Untuk itulah dalam penelitian ini dilakukan perancangan pada geometri jalan angkut untuk memperlancar akses dalam menunjang target produksi pada produktivitas alat angkut. Sehingga PT. Bara Indah Lestari akan mengalami peningkatan dalam menunjang target produksinya bila jalan angkut tersebut di rancang dengan efektif (ideal). Kondisi jalan angkut yang baik akan mempertinggi nilai efisiensi dan efektivitas kerja alat angkut serta tingkat keamanannya. Jika geometri jalan tidak dalam kondisi terbaiknya, maka kemungkinan akan memperlambat pada produksi penambangan.

Analisa Kandungan Logam Berat (Fe, Mn) serta pH di PT. Allied Indo Coal Parambahan, Sawahlunto- Sumatera Barat

TILA RESTIAWATI
2018 · Thesis · Open Access

Air asam tambang (Acid Mine Drainage) merupakan masalah serius bagi lingkungan. Selain karena pH yang rendah, air asam tambang juga mengandung ion-ion logam berat seperti Fe dan Mn. Pada PT Allied Indo Coal Jaya Sawahlunto Sumatera Barat terdapatnya genangan air pada front penambangan, belum optimalnya pengeloaan kualitas air asam tambang serta belum diketahuinya kandungan logam berat yang terdapat pada front penambangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar logam berat dan pH dengan bantuan media filtrasi dengan menggunakan lima bahan yaitu karbon aktif, sabut kelapa, daun cemara, sekam padi dan pasir sungai. Parameter yang diperiksa adalah pH, Besi (Fe) dan Mangan (Mn). Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa semua kadar pH maupun Fe dan Mn mengalami kenaikan dan hanya 1 sampel yang mengalami penurunan yaitu sampel 4 pada pengujian Fe. Dari hasil pengujianpH tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 8, sedangkan yang terendah berada pada sampel 1 sebesar 7,48. Untuk kandungan Fe, nilai kandungan tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 0,37 mg/l dan terendah terdapat pada sampel 3 dan 4 dengan kandungan 0,02 mg/l. Sedangkan untuk Mn yang tertinggi terdapat pada sampel 2 yaitu sebesar 0,91 mg/l dan untuk Mn terendah terdapat pada sampe 4 yaitu sebesar 0,39 mg/l.

Analisis Sumberdaya Terunjuk Andesit dengan Metode Cross Section dan Kontur di Blok I PT. Atoz Nusantara Mining Pesisir Selatan Sumatera Barat

MAILEYON PUTRA
2018 · Thesis · Open Access

Perhitungan sumberdaya berperan penting untuk menentukan besaran cadangan serta menentukan jumlah, kualitas dan kemudahan dalam eksplorasi secara komersial dari suatu endapan. Sebab hasil dari perhitungan sumberdaya dapat dilanjutkan pada perhitungan cadangan yang baik nantinya untuk dapat menentukan investasi yang akan ditanam oleh investor, penentuan sasaran produksi, cara penambangan yang akan dilakukan bahkan dalam memperkirakan waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam melaksanakan usaha penambangannya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan besaran sumberdaya terunjuk andesit dengan metode cross section dan kontur di Blok I PT. Atoz Nusantara Mining Pesisir Selatan/Sumatera Barat. Pengolahan data dikerjakan dengan bantuan sofware tambang dalam pembuatan kontur, sayatan hingga pada perhitungan. Penentuan batas penelitian didasarkan pada keterdapatan singkapan terluar. Hasil penelitian telah dilakukan dengan metode cross section yaitu membuat garis sayatan yang memotong lapisan tanah penutup, kemudian dihitung luas masing-masing sayatan dan akhirnya dapat ditentukan volume dengan menggunakan jarak antar sayatan mendapatkan besaran sumberdaya terunjuk andesit sebesar 9.079.700 ton dan dengan metode kontur yaitu memanfaatkan tiap kontur untuk menghitung luas dan volume area tiap interval kontur didapatkan besaran sumberdaya terunjuk andesit sebesar sebesar 8.435.602,5 ton dengan dengan total volume OB sebesar 43.650 m³.

Kajian Teknis Sistem Penyaliran Area Tambang pada Front B PT. Genesha Minerals Jaya Kab. Sarolangun Prov. Jambi

ADRI WARHADI
2018 · Thesis · Open Access

Pada musim penghujan, front b pt. Genesha Minerals Jaya (gmj) sering tergenang air dari limpasan air hujan disekitar tambang. Pompa atau mine dewatering yang digunakan pt. Gmj belum sesuai dengan debit air yang akan dipompakan, dimana alat masih sering menunggu proses pengeringan sebelum melakukan kegiatan penambangan. Semakin luas area penambangan atau daerah tangkapan hujan, maka jumlah debit air yang harus ditanggulangi cendrung semakin besar. Kemudian daya pompa dan kolam pengendapan lumpur yang dibutuhkan juga semakin besar. Pemecahan masalah penelitian, yaitu dengan menghitung curah hujan rancangan menggunakan distribusi Log Normal, menghitungan intensitas curah hujan, debit limpasan dan daya pompa, serta merancang dimensi kolam pengendapan lumpur, yang dapat menampung air dan lumpur hasil pemompaan sampai waktu pengerukan yaitu dua kali dalam satu tahun. Dari hasil analisa data, didapatkan curah hujan rancangan sebesar 24,89 mm/hari, debit limpasan 0,48 m3/detik dan daya pompa sebesar 89,469 kW. Untuk menampung air dan lumpur hasil pemompaan dibutuhkan volume 1 (satu) kolam pengendapan lumpur sebesar 207,36 m3 . Berdasarkan hasil analisa data, dapat disimpulkan bahwa debit air yang harus dipompakan adalah sebesar 1.728 m3/jam. Dengan kapasitas pompa 450 m3/jam dibutuhkan 4 unit pompa, untuk mengeluarkan genangan air pada dasar front penambangan, dan dimensi kolam pengendapan lumpur dengan panjang 10 m, lebar 7 m dan tinggi atau kedalaman 3 m.

Karakteristik Massa Batuan dan Analisis Kestabilan Lereng pada High Wall PT. Atoz Nusantara Mining, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat

MUHAMMAD LUTVI
2018 · Thesis · Open Access

Analisis kestabilan lereng sangat diperlukan, karena lereng yang tidak stabil sangat berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Salah satu upaya untuk mengetahui stabilitas lereng adalah mengetahui faktor keamanan dari lereng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor keamanan lereng aktual serta perancangan geometri lereng ideal pada high wall PT. Atoz Nusantara Mining. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengkarakteristikan masa batuan menggunakan RMR serta perancangan lereng dengan metode Simplified Bishop dan metode Janbu. Dari hasil pengolahan data diketahui faktor keamanan lereng aktual adalah 0,8 dengan metode Simplified Bishop serta 0,786 dengan metode Janbu. Sedangkan perencanagan geometri lereng ideal yang direkomendasikan dengan tinggi lereng tunggal 10 m, lebar bench 7 m, dengan kemiringan lereng tunggal 30. Sehingga di dapat faktor keamanan 1,274 dengan metode Simplified Bishop dan 1, 187 dengan metode Janbu.