DELA NURMAYUNI
2017 · Thesis · Open Access
Dalam proses produksinya beberapa operasi kerja memerlukan waktu proses yang sangat lama yang mengakibatkan besarnya waktu proses produksi perusahaan. Dampaknya ketika penjadwalan yang dilakukan kurang sesuai maka besarnya makespan dalam sistem produksi tersebut akan meningkat. Metode yang digunakan yaitu metode CDS (Campbell Dudek Smith), metode ini ditemukan oleh Campbell, Dudek, dan Smith yang merupakan pengembangan dari aturan Jhonson, untuk mendapatkan urutan pekerjaan metode CDS ini dapat menghasilkan k iterasi (alternatif urutan job) k = m-1 bertujuan untuk menghasilkan waktu produksi yang minimal. Hasil dan kesimpulan dengan menggunakan metode CDS diperoleh nilai makespan minimum dan penjadwalan yang optimal yang terdapat pada iterasi ketiga dengan nilai makespan sebesar 54 hari dan tidak ada pesanan yang terlambat.
JULIANA
2017 · Thesis · Open Access
Optimasi Pelaksanaan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) untuk Meningkatkan Saving Kwh dan Menekan Susut Non Teknis di PT. B'Right PLN Batam
ANDRIKA
2017 · Thesis · Open Access
PT. Koto Alam Sejahtera adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan andesit, berlokasi di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat Pengelolahan andesit dilakukan dengan batuan menggunakan alat mekanis seperti crusher (alat peremuk) guna pengelolahan dilakukan agar ukuran yang di hasilkan sesuai dengan yang diinginkan perusahaan. Perlu dilakukan perhitungan secara tepat, agar kemampuan alat (crusher) dapat digunakan secara optimal serta mempunyai tingkat efisiensi yang tinggi. Perusahaan menargetkan produksi andesit 30.000 ton perbulan terdiri dari ukuran abu 1-2 cm, 2-3 cm, dan 3-4 cm, sedangkan produksi crusher di lapangan hanya 15.000 ton perbulan Kapasitas produksi crusher di lapangan adalah sebesar 26.996 Ton/bulan, setelah dilakukan perbaikan pada kinerja crusher, produksi aktual meningkat menjadi 38.138 Ton/bulan, sehingga pemenuhan target produksi 30.000 Ton/bulan tercapai. Produksi aktual belt conveyor di lapangan adalah 10.972 ton/bulan setelah dilakukan perbaikan pada kinerja belt conveyor, produksi aktual meningkat menjadi 12.842,2 ton/bulan, Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target produksi sebelum perbaikan adalah waktu kerja yang tidak efektif disebabkan oleh hambatan material pada alat crusher seperti bongkahan andesit yang terlalu besar, dipengaruhi oleh cuaca, pengalaman dan skill dari operator serta adanya waktu standby yang disebabkan oleh waktu perbaikan alat.
ULIL MUSLIMIN
2017 · Thesis · Open Access
Percobaan Pembuantan Partikel Board dengan Menggunakan Limbah Pengolahan Kulit Kayu Manis
FADHLIL FERDIAN
2017 · Thesis · Open Access
Perancangan Alat Filtrasi Air Bawah Tanah untuk Menghasilkan Air Bersih
ZAIVA VALEVI USLAMARTA
2017 · Thesis · Open Access
Perancangan Aplikasi Data Siswa SMA Pertiwi 1 Padang Menggunakan Bahasa Pemrograman Java Netbeans 7.1.1
YULIANA AZRAH
2017 · Thesis · Open Access
PT. Nusa Alam Lestari, (PT. NAL) merupakan perusahaan pertambangan dengan melakukan sistem penambangan bawah tanah, menggunakan metode room and pillar. Penambangan bawah tanah di PT. NAL dilakukan pada 8 lubang bukaan utama, dengan kondisi dalam lubang yang berbeda-beda. Penelitian dilakukan pada lubang bukaan C1D, dengan tujuan penelitian menganalisis kebutuhan udara yang dialirkan untuk memenuhi kebutuhan udara para pekerja di lokasi C1D dan menganalisis bagaimana kondisi kualitas dan kuantitas udara di lokasi C1D udara. Berdasarkan perhitungan, kuantitas udara yang diperlukan pada tambang bawah tanah PT. NAL adalah untuk kebutuhan pernafasan, kebutuhan udara pada front kerja dan kebutuhan udara untuk penetralan gas methan. Jadi jumlah kebutuhan udara yang diperlukan di lokasi lubang bukaan C1D untuk 6 orang pekerja sebesar (0,18 m3/detik), udara yang dibutuhkan dalam front kerja sebesar (0.38 m3/detik) dan untuk menetralkan gas methan (0,198 m3/detik) dengan kuantitas udara keseluruhan (3,32 m3/detik). Untuk kualitas udara yang ada pada lubang bukaan C1D yaitu oksigen (O2) 20,7-20,9% dan untuk (CO, H2S, CH4 ) 0% untuk kondisi saat ini baik dan kadar gas-gas pengotor yang terkandung didalamnya masih dibawah NAB yang telah ditentukan perusahaan. Sedangkan untuk temperatur efektif sebesar 22-34oC dan untuk kelembaban relatif 60-99 % untuk kelembaban kurang efektif karena masih ada yang melewati NAB maksimum yang tertulis dalam Kepmen 555K-1995.
DIA SARI PERMATA
2017 · Thesis · Open Access
Penggunaan Kitosan dari Cangkang Keong Sawah (Pila Ampullacea) sebagai Biokogulan dalam Penurunan Kadar BOD, COD, TSS dan Nitrogen Total pada Limbah Cair Pabrik Tahu
IING SURYA MARLIS
2017 · Thesis · Open Access
Abstrak : Air mempunyai makna ganda yakni pertama air sebagai faktor lingkungan dan ekologi pembangkit sistem; dan kedua air sebagai bahan baku untuk kegunaan yang berbeda-beda seperti air minum, industri, pertanian, perikanan, rekreasi, dan lain-lain. Untuk itu diperlukan sarana pengolahan air minum yang memenuhi kriteria kuantitas, kualitas dan kontinuitas. Perencanaan instalasi pengolahan air minum ini direncanakan di Kelurahan Tarantang. Pengolahan air minum ini bertujuan untuk memasok air minum yang aman yang memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan oleh undang-undang dan yang paling penting dalam merencanakan sistem pengolahan air minum adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Kelurahan Tarantang. Selain itu, tujuan utama ini berfokus pada bagaimana untuk mengoperasikan seluruh sistem pengolahan air dengan biaya efektif dan berkelanjutan. Analisa air baku yang dilakukan diantaranya parameter fisika, kimia dan biologi. Dari hasil analisa didapatkan kualitas air baku mendekati baku mutu pada PP No 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air Baku dan Pengendalian Pencemaran Air. Kebutuhan air masyarakat periode 20 tahun adalah 4,6 L/dt dengan rencana unit pengolahan intake, sedimentasi, filtrasi (SPL), desinfeksi dan reservoar.
INTAN PURNAMA SARI
2017 · Thesis · Open Access
Analisis Tingkat Kelelahan terhadap Pengemudi PT. Sarah Nursyifa Transport Menggunakan Reaction Time
DONI MUHAMMAD FIQHI
2017 · Thesis · Open Access
Penelitian dilakukan di PT. Miyor Pratama coal Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknis rancangan geometri jalan operasi produksi.Jalan angkut memberikan kontribusi yang besar bagi kelancaran dalam operasi pengangkutan jika geometri jalan sesuai dengan dimensi alat angkut yang digunakan.Dalam penelitian ini peneliti mencoba untuk menganalisis lebar jalan lurus yang diterapkan dan untuk menganalisis lebar jalan tikungan yang diterapkan serta menganalisis jari-jari tikungan, superelevasi dan Grade jalan yang diterapkan oleh PT. Miyor Pratama Coal. Jarak front penambangan sampai ke tempat pengolahan PT. Miyor Pratama Coal sepanjang 1.280 meter, lebar jalan lurus 9,93 meter dan lebar jalan secara aktual dilapangan yang didapat dalam pengukuran ialah 8.5 meter lebar jalan tikungan setelah dilakukan perhitungan geometri jalan produksi pada PT. Miyor Pratama Coal sebesar 12 meter dan secara aktual 10.5 Jari-jari tikungan, superelevasi dan grade jalan pada Jari-jari tikungan didapatkan hasil secara teoritis yaitu 21.8 m dan secara aktual 20.5 m pada tikungan belum terdapat keoptimalan pada superelevasi sehingga perlu perbaikan agar alat angkut bisa melaju dengan kecepatan optimal. Asaetelsh perhitungan maka didapatkan secara teoritis 0.38 dan nilai aktual 0.27 pada grade jalan, perhitungan kemiringan sangat menetukan karena memiliki ketinggian yang berbeda. Berikut perhitungan grade secara teoritis dari segmen A-B sebesar 6% dan segmen C-D sebesar 10% dan nilai secara aktual segmen A-B sebasar 10.3% dan C-D sebesar 12% maka dari itu PT. Miyor Pratama Coal tidak perlu melakukan penimbunan dan penggalian, bahwa kemiringan jalan bisa dilalui secara optimal berkisar antara 10-18%.
DENO NAZWARMAN
2017 · Thesis · Open Access
Bank adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang keuangan atau jasa keuangan. Bank akan selalu berhubungan erat dengan masyarakat. Untuk hal itu maka pelayanan menjadi penilaian suatu bank. Selama ini penilaian karyawan dilakukan secara manual menggunakan program aplikasi perkantoran. Masing-masing data diolah secara manual dan tidak terintegrasi, seperti absensi kehadiran, disiplin, kinerja, prilaku, prestasi dan pencapaian target karyawan. Bank Nagari Cab. Lubuk Alung, performance appraisal report (hasil penilaian kinerja) yang telah disosialisasikan perlu adanya standarisasi dan ukuran penilaian yang tepat untuk menganalisis faktor-faktor yang mendukung ke arah penilaian yang objektif sehingga mewujudkan prestasi kerja yang memadai bagi tercapainya tujuan dan sasaran perusahaan. Diharapkan dengan adanya sistem informasi penilaian kinerja karyawan di Bank Nagari Cab. Lubuk Alung bisa meminimalkan waktu dan menilai setiap karyawan, dan mendapatkan laporan yang diharapkan oleh Pemimpin di Bank Nagari Cab. Lubuk Alung yang akurat, serta karyawan juga dapat melihat apakah mereka sudah mempunyai nilai yang diharapkan perusahaan dengan adanya sistem informasi ini.
SALMAN PUTRA
2017 · Thesis · Open Access
PT. Semen Padang melakukan penambangan batu gamping di kuari bukit karang putih yang terletak di kelurahan batu gadang, kec. Lubuk kilangan sekitar 1,5 km dari pabrik. Lokasi penambangan terletak pada ketinggian 273-400 meter di atas permukaan laut. Dalam melakukan operasi pengangkutan menggunakan dump truck Komatsu type HD 785 yang dimiliki oleh PT. Semen Padang. Operasi pengangkutan memegang peranan yang sangat penting. Kelancaran dan keamanan operasi pengangkutan tidak pernah lepas dari interaksi antara jalan angkut dan dump truck. Jalan angkut tambang batu gamping di kuari bukit karang putih berada sepanjang 450 meter. Dari ketinggian 273,7 meter sampai 351 meter dari permukaan laut. Jalan ini terbagi menjadi 2 segmen, yaitu dengan nama segmen 1-2. Jalan tambang ini mempunyai kemiringan yang sangat besar. Rata-rata kemiringan sebesar 14,8%. agar operasional pengangkutan dapat berjalan dengan lancar, bebrapa aspek juga harus diperhatikan seperti saluran penirisan, tanggul, dan superelevasi. Untuk perhitungan geometri jalan angkut didapat lebar jalan lurus minimum adalah 22,4 meter, lebar jalan tikungan adalah 18,58 meter, superelevasi untuk tikungan adalah 1,7 meter, jari-jari tikungan adalah 9,9 meter, dan produksi dump truck adalah 4.329,364 Ton/shift. Geometri jalan diperlukan juga pendukung keamanan jalan dan keselamatan kerja pada jalan yaitu kecepatan maksimum alat angkut pada kondisi jalan lurus adalah 25 km/jam, maka jarak berhenti alat angkut tersebut rata-rata adalah 17 meter. Rata-rata jarak berhenti alat angkut saat melewati tikungan adalah 12,3 meter.
OKTA SUHENDRA
2017 · Thesis · Open Access
Analisa Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dalam Maminimalisir Tingkat Kecelakaan Kerja pada Lantai Produksi di PT. Gunung Naga Mas, Kecamatan Pauh Padang
SAYOGO
2017 · Thesis · Open Access
Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan proses dimana perusahaan mengelola dan mengintegrasikan bagian penting dari bisnisnya. Sistem informasi manajemen ERP mengintegrasikan area seperti perencanaan, pembelian, inventarisasi, penjualan, pemasaran, keuangan dan sumber daya manusia. Dengan adanya ERP diharapkan pekerjaan di dalam perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien. Maka dari itu, penulis melakukan perancangan sebuah sistem informasi pendistribusian barang dengan konsep ERP dan berbasis website. Aplikasi ini dibangun dengan Bahasa pemrogaman PHP serta aplikasi macromedia dreamweaver sebagai pendukungnya.
MARDIYANTO
2017 · Thesis · Open Access
Dalam melakukan operasi produksi batubara PT. Minemex Indonesia menggunakan alat mekanis yang terdiri atasExcavatorKobelco SK 300 PC 1 unit, bulldozer D65 DX 1 unit, Grader G930 1 unit, Dump Truck Fusso 220 PC 5 unit.Pada bulan Agustus tahun 2017PT. Minemex Indonesia menetapkan target produksi batubara mencapai 100.000 ton/bulan dan pengupasan overburden mencapai 380.000 bcm bulandengan stripping ratio sebesar 2. Maka sekiranya perlu diadakan analisa teknik terhadap kebutuhan alat muat ExcavatorKobelco SK 330 dan alat angkut Dump Truck Fusso 220 PCpada penambangan batubara pada PT. MMI Indonesia. Hal ini dikarenakan berdasarkan kenyataan yang ada di lapangan masih sering terjadinya tidak keserasian kerja antara alat muat dan alat angkut dikarenakan adanya peralatan yang tidak bekerja dengan efisien.Faktor keserasian alat yang tidak serasi (Macth Factor) lebih kecil dari 1 menyebabkan alat muat menunggu. Berdasarkan perhitunganya, faktor keserasian eexcavator cobelco SK 330 dan dump truck fusso 220 PC untuk produksi batubara pada PT. Minemex Indonesia adalah sebesar 0,71. Jumlah alat muat dan alat angkut yang dibutuhkan untuk mencapai faktor keserasian adalah 1 unit untuk alat muat dan 7 unit untuk alat angkut.Produksi Dump Truck Fusso 220 PC sebesar 31.549,2 ton/bulan dengan jumlah alat angkut sebnayak 5 unit. Setelah dilakukan penambahan alat angkut menjadi 7 unit maka produksi menjadi 44.168,88 ton/bulan
SUDARIO
2017 · Thesis · Open Access
RINGKASAN Perancangan sistem informasi koperasi simpan pinjam Bina Masyarakat Taratak Koto Lua Kecamatan Pauh Padang menggunakan bahasa pemograman Java dan database MySql dalam mempermudah pengolahan data koperasi simpan pinjam. Sistem ini dapat mengolah data anggota, simpanan, pinjaman. Kemudian dalam pengolahan data bisa memproses dengan lebih cepat, sehingga diperoleh laporan dan informasi koperasi simpan pinjam sesuai dengan kebutuhan anggota. Pengolahan data dilakukan oleh bagian administrasi koperasi simpan pinjam Bina Masyarakat Taratak Koto Lua Kecamatan Pauh Padang dan disetujui oleh ketua dan bendahara.
AANDRI
2017 · Thesis · Open Access
PT. Caritas Energi Indonesia merupakan salah satu perusahaan di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, yang bergerak dibidang pertambangan batubara, PT. Caritas Energi Indonesia merupakan subkontraktor dari PT. Karya Bumi Baratama (KBB) sebagai pemegang IUP. Sistem penambangan pada PT. Caritas Energi Indonesia adalah tambang terbuka dengan metoda open pit (open pit mining). Berdasarkan UU No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dinyatakan bahwa “Setiap pemegang IUP dan IUPK wajib menyerahkan rencana reklamasi dan rencana pascatambang pada saat mengajukan permohonan IUP Operasi Produksi atau IUPK Operasi Produksi dan Pemegang IUP dan IUPK wajib menyediakan dana jaminan reklamasi dan dana jaminan pascatambang.” Kewajiban pemegang IUP baik IUP Eksplorasi maupun IUP Operasi Produksi untuk melakukan reklamasi tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, dan Permen ESDM 07 tahun 2014 tentang pelaksanaan reklamasi dan pascatambang pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara. Dalam penelitian ini membahas tentang rancangan teknis dan menghitung biaya reklamasi di PT. Caritas Energi Indonesia. Pelaksanaan kegiatan reklamasi hanya dilakukan pada pit barat pada PT. Caritas Energi Indonesia pada tahun 2017. Lahan yang akan di reklamasi PT. Caritas Energi Indonesia seluas 5,3663 Ha. Dimana untuk backfilling biaya pengangkutan overbarden dan pemindahan top soil dimasukkan ke biaya reklamasi. Perhitungan biaya langsung dan biaya tidak langsung yang mengacu kepada Permen ESDM 07 Tahun 2014. Rancangan teknis dan biaya reklamasi disusun untuk jangka waktu 5 (lima) tahun. Dimana jumlah biaya reklamasi pada biaya langsung sebesar Rp. 1.039.249.851.- dan biaya tadak langsung sebesar Rp. 202.653.749.- jadi total biaya reklamasi pada PT. Caritas Energi Indonesia dengan luas lahan 5,3663 Ha adalah sebesar Rp. 1.241.903.600.-
DEBBY TAUFIA SHALES
2017 · Thesis · Open Access
PT. Bakapindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batukapur dengan target produksi 15.000 ton/bulan, dengan sistem tambang terbuka yaitu metode quarry. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain pengeboran serta peledakan batukapur, mencapai fragmentasi yang optimal dan menghitung biaya yang dikeluarkan untuk pengeboran serta peledakan batukapur. Untuk melakukan pemberaian batuan PT. Bakapindo melakukan pengeboran serta peledakan batukapur. Data yang diambil pada penelitian ini terdiri dari dua aspek yaitu aspek teknis dan ekonomis. Aspek teknis yaitu burden, spasi, kedalaman lubang ledak, panjang isian, stemming, subdrilling. Sedangkan aspek ekonomisnya data harga perlengkapan pengeboran serta peledakan dan data upah operator. Untuk pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung ke lapangan terutama mengenai biaya dari kegiatan pengeboran serta peledakan. Berdasarkan perhitungan geometri aktual, fragmentasi batuan ukuran 40 cm yang dihasilkan adalah sebesar 71,45 % dan geometri menurut persamaan RL Ash berukuran 40 cm adalah sebesar 80,67 %. Untuk biaya operasional pengeboran dan peledakan aktual adalah Rp. 83.847.650.- /bulan. Sedangkan biaya operasional pengeboran dan peledakan menurut persamaan RL Ash adalah Rp. 81.041.420.- /bulan.
FERDIAN PUTRA
2017 · Thesis · Open Access
Tingkat Kebisingan Lalu Lintas Kendaraan di Gedung I Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang