Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.036 item publik

Publikasi

Halaman 89 dari 152

Analisis Ekuifer dengan Metode Seismik (Studi Kasus di Nagari Parambahan)

GILANG ABABIL
2019 · Book · Open Access

Permasalahan yang dihadapi petani pada saat musim kemarau adalah lahan pertanian tidak mendapat pasokan air yang memadai dari saluran-saluran irigasi yang ada akibatnya para petani hanya dapat melakukan aktivitas pertanian pada saat musim hujan.di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi dan kedalaman lapisan tanah yang terdapat air tanahnya dengan menggunakan metode seismik, pengukuran dilakukan disatu titik dengan panjang lintasan 80 meter, menggunakan 4 geophone, dengan jarak antara geophone 5 meter, dengan lintasan total 2 jalur. Hasil penelitian ini diketahui kecepatan gelombang yang tertinggi 169,49 m/s dan yang terendah sebesar 87,1 m/s, dari kecepatan gelombang tersebut dapat diketahui jenis serta kedalaman lapisan tanahnya yaitu dikedalaman sampai 27,5 meter kemungkinan tanah lunak dan dikedalaman sekitar 30 sampai 40 meter tanah lunak berair pada kedalaman tersebut mungkin terdapat air tanah yang bisa di gunakan sebagai sumber air irigasi.

Status Trofik Telaga Koto Baru Kabupaten Tanah Datar

MHD DIEN AL ANSHARI
2019 · Book · Open Access

Telaga Koto Baru merupakan danau kecil yang terletak di Desa Koto Baru Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Pada Telaga Koto Baru terindikasi terjadinya eutrofikasi dilihat secara visual terdapat tumbuhan perairan yang menutupi sebagian besar permukaan perairan di Telaga Koto Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status trofik pada Telaga Koto Baru. Metode penelitian yang digunakan dalam menentukan status trofik Telaga Koto Baru dengan pengambilan sampel pada 4 (empat) lokasi yang diharapkan mampu memberi gambaran tentang kondisi Telaga Koto Baru dengan pengukuran parameter-parameter yaitu: pH, DO, suhu, kecerahan, nitrat, orthofosfat, total fosfat, dan klorofil-a. Penentuan status trofik Telaga Koto Baru dihitung dengan perhitungan Trofik Status Indek (TSI) Carlson’s memperlihatkan bahwa kondisi Telaga Koto Baru adalah eutrofik sedang, dengan nilai TSI 63,8 - 67,4 yang artinya kesuburan perairan tinggi, didominasi oleh tumbuhan perairan, dan masalah tumbuhan air yang sudah ekstentif.

Evaluasi Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih (Studi Kasus di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang)

DARMADI
2019 · Book · Open Access

Air adalah sumber daya alam yang sangat penting bagi manusia. Kebutuhan akan air bersih semakin meningkat tiap harinya, hal ini disebabkan karena jumlah penduduk berbanding lurus dengan kebutuhan air bersih. Kecamatan Koto Tangah memiliki jumlah penduduk 169.730 jiwa berdasarkan data produksi bulan Desember 2018 wilayah utara memproduksi 652.017 m3 total kehilangan air sebanyak 357.378 m3. Dengan meningkatnya populasi penduduk di wilayah tersebut maka kebutuhan air bersih akan terus meningkat. Guna memenuhi kebutuhan air perlu di evaluasi sistem jaringan air bersih. Hasil yang diperoleh menggunakan perhitungan manual dan software epanet. Kebutuhan air yang di dapatkan tahun 2017 dan 2022 adalah 27.564.485,416 ltr/hr dan 35.139.612,504 ltr/hr. Sehingga dari evaluasi sistem jaringan distribusi air bersih di kecamatan koto tangah memerlukan penyesuaian diameter pipa.

Analisa Perhitungan Sumberdaya Batubara Terunjuk Menggunakan Metode Cross Section dan Metode Kerucut Terpancung Di PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara

DANI HIDAYAT
2019 · Book · Open Access

PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara merupakan perusahan tambang swasta yang berlokasi di Desa Sumber Batu Kecamatan Mereuboe Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh. Secara geografis terletak pada koordinat 04011'14,7” LU dan 96015’58,4” BT. PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara memegang hak Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi pada Tambang Batubara seluas 3.134 Ha. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya batubara pada pit B Blok BS 2019 dengan luas area 4 Ha dengan metode penampang (cross section) dan metode kerucut terpancung dengan mengunakan software rockworks dan autodesk land desktop dilakukan di PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terunjuk batubara dengan metode cross section sebesar 115.313.334 ton dan metode kerucut terpancung didapatkan sumberdaya terunjuk batubara sebesar 67.423.4755,6 ton.

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jurusan Pada Sekolah Menengah Atas Negeri 02 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW)

WIDYA NURHUDA
2019 · Book · Open Access

Penjurusan pada tingkat sekolah menengah atas (SMA) pada umumnya ditentukan pada saat siswa naik ke kelas XI. Pada SMA Negeri 02 Batang Anai jurusan terbagi menjadi IPA dan IPS yang nantinya proses penjurusan akan dilakukan oleh guru BK. Selama ini proses penjurusan dilakukan oleh guru BK dengan mengkalkulasikan kriteria penilaian seperti: nilai rapor, nilai rata-rata SKHU, nilai psikologi dan angket siswa. Proses kalkulasi ini sendiri masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan banyak waktu dan hasil yang didapat dinilai belum terlalu efektif. Sistem pendukung keputusan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) dirancang untuk membantu dalam mengambil keputusan dalam situasi yang tidak terstruktur atau dalam situasi semi terstruktur. Sistem pendukung keputusan ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.Net, XAMPP sebagai pendukung server, dengan basisdata MySQL serta Crystal Report. Dengan adanya sistem ini diharapkan akan membantu proses penjurusan oleh guru BK Sekolah Menengah Atas Negeri 02 Batang Anai kedepannya dan memudahkan dalam laporan data jurusan persemester.

Analisis Pengaruh Air Asam Tambang Terhadap Kualitas Air Tanah Di Lingkungan Sekitar Area Penambangan CV. Tahiti Coal Desa Sikalang Talawi Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

MIRA WATI
2019 · Book · Open Access

Usaha pertambangan di Indonesia memberikan banyak dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Namun dibalik dampak positif yang diberikan oleh suatu kegiatan penambangan juga terdapat dampak negatif, salah satunya yaitu masalah air asam tambang. Air asam tambang tersebut bisa menyebabkan pencemaran air sehingga air tersebut mengalami penurunan kualitas sehingga tidak berfungsi sesuai dengan peruntukkannya. Penelitian ini dilakukan di Desa Sikalang yang berjarak 510 m dari lokasi penambangan CV Tahiti Coal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah dan pengaruh air asam tambang terhadap kualitas air tanah di Desa Sikalang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji laboratorium untuk mengetahui baku mutu limbah penambangan batubara yang terdapat dalam Kepmen LH No 113 Tahun 2003 dengan menggunakan parameter pH, TSS dan logam berat (Fe dan Mn). Analisa data dalam penelitian menggunakan Metode Indeks Pencemaran yang tercantum dalam Kepmen LH No 115 Tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa air tanah yang terdapat di Desa Sikalang dinyatakan memenuhi baku mutu atau tidak tercemar oleh air asam tambang CV Tahiti Coal

Analisis Biaya Operasional Penambangan Batubara Tambang Bawah Tanah PT. Nusa Alam Lestari Desa Salak Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

None
2019 · Book · Open Access

PT. Nusa Alam Lestari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dengan mengunakan metode tambang bawah tanah. yang berada di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kabupaten Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Yang memiliki cadangan batubara sebesar 11.183.661 pada Januari 2009. Pada Januari-Setember tahun 2018 PT. Nusa Alam Lestari melakukan penambangan batubara dengan rencana produksi 38.613,15 ton batubara, dengan realisasi produksi yang tercapai sebesar 28.899,99tonbatubara. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis biaya operasional penambangan PT. Nusa Alam Lestari untuk mengetahui berapa biaya operasional pada Januari-Sebtember 2018 dan mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh PT. Nusa Alam Lestari. Dari hasil pengolahan data komponen biaya yang dihitung untuk kegiatan operasional penambangan di PT. Nusa Alam Lestari danBiaya Logistik dan BBM, Biaya Alat Perlindungan Diri, Biaya Pengangkutan Bahan Galian Gaji Karyawan, Biaya Overhead, Biaya Pajak Dan Non Pajak,dengan total keseluruhan biaya sebesar Rp. 32.914.328.79 dan total keuntungan yang di peroleh pada Januari-September 2018 sebesar Rp. Rp.7.812.528.432. Total penjualan batubara pada bulan Januari-September tahun 2018 sebesar Rp. 38.761.510.643.

Evaluasi Reklamasi Tambang Batubara Pada PIT II PT. Keritang Buana Mining Kec. Kemuning, Kab. Indragiri Hilir, Provinsi Riau

ZULFINA MAWARNI
2019 · Book · Open Access

Area PIT II PT. Kritang Buana Mining merupakan area bekas penambangan yang masih berupa lubang bukaan. Rencana lubang bukaan tambang untuk lokasi PIT II PT. Keritang Buana Mining seluas 32,87 Ha pada tahun 2018. Saat ini lokasi yang sudah selesai dilakukan eksploitasi atau penambangan sekitar 21 Ha. Sebagian lokasi tersebut sudah dilakukan penutupan kembali (Back Filing). Kegiatan penutupan kembali lokasi bukaan yang selesai dilakukan penambangan tidak sesuai dengan rencana reklamasi yang sudah ditentukan. Akibat dari kegiatan yang tidak sesuai prosedur berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar antara lain : tingginya tingkat erosi pada lokasi disposal sehingga material terbawa ke area perkebunan masyarakat dan terjadi endapan lumpur, terjadi pendangkalan pada aliran air akibat endapan material yang teerosi sehingga aliran air tidak lancar, penebaran air tidak merata sehingga tingkat kesuburan tanah tidak bagus dan pertumbuhan tanaman reklamasi tidak maksimal. Tujuan penelitian ini membahas tentang Evaluasi penataan lahan dalam kegiatan reklamasi pada PIT II PT.Kritang Buana Mining dan mendapatkan total biaya penataan lahan dalam kegiatan reklamasi pada PIT II PT. Kritang Buana Mining pada lahan penambangan termasuk biaya langsung dan tidak langsung, biaya jaminan reklamsi, dan biaya pekerjaan sipil. Dalam penelitian ini penulis membahas tentang penataan lahan dengan didapatkan volume topsoil dengan total 164.350 cm³,dengan hasil penebaran topsoil pada alat excavator Dengan penebaran top soil membutuhkan alat excavator pc 200 terdapat 1.296 bcm/jam dengan 1 unit alat, dump truck sekitar 2 unit, bulldozer 1 unit. Biaya pada perencanaan reklamasi pada PIT II PT.Kritang Buana Mining adalah sebesar Rp. 3.061.062.274 yang terdiri dari biaya langsung Rp. 2.406.495.500 dan biaya tidak langsung Rp. 654.566.774.

Analisis Pengendalian Kualitas Pada Prameter Crude Palm Oil (CPO) Menggunakan Statistical Process Control (SPC) (Studi Kasus di PT. Agro Wira Ligatsa (AWL))

DONI AFRIANTO
2019 · Book · Open Access

Pengendalian kualitas pada produk yang baik merupakan persyaratan penting bagi perusahaan untuk memperoleh daya saing produk di pasaran. Untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat ini. Setiap perusahaan dituntut untuk perlu melakukan pemeriksaan yang ketat terhadap kualitas produk .PT. Agro Wira Ligatsa (AWL) adalah perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur yang memproduksi minyak kelapa sawit. Permasalahan yang sering terjadi yaitu, produk yang tidak memenuhi standar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Statiscal process Control, dengan alat bantu fishbone, Pareto, peta kendali X dan R dan perbaikan menggunakan 5W +1 H. Dari hasil diperoleh pada pareto terlihat kerusakan yang terjadi di bagian pengolahan kerusakan terbesar adalah adanya kadar ALB yang tinggi (91,68%), dan diikuti dengan kadar air 7,8% dan kadar kotoran 0,52%. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapati kerusakan yang paling besar adalah adanya kadar ALB yang tinggi. %. Sedangkan untuk faktor yang mempengaruhi penurunan mutu CPO berdasarkan fishbone diagram terdiri dari 5 faktor utama yaitu: Material, manusia, mesin, metode dan lingkungan kerja.

Rancangan Kincir Angin Five Blade Untuk Penerangan Jalan Tambang CV. Bara Mitra Kencana Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

MUHAMMAD RIHAN
2019 · Book · Open Access

Energi angin adalah salah satu jenis sumber energi terbarukan yang potensial untuk menghasilkan energi listrik maupun mekanik melalui proses konversi ke mekanik dan selanjutnya ke listrik. Kelebihan energi angin ini ada beberapa macam yang pertama energi ini tidak akan habis, energi angin tidak menimbulkan emisi, ramah lingkungan dan tidak banyak memakan tempat seperti pembangkit listrik lainnya. Adapun kelemahan energi ini tidak mudah diprediksi, memerlukan biaya yang tinggi, dan membutuhkan turbin yang banyak. Dari hasil selama 4 hari terhitung mulai tanggal 11-14 Maret 2019 di peroleh area penangkapan angin rata-rata 2m², rata-rata daya angin 26,98 Watt, rata-rata torsi 0,3678 Nm, rata-rata daya kincir 1,839 Watt, dan rata-rata kinerja kincir 8,76 %. Hubungan tegangan terhadap daya hari ke-1 menghasilkan persamaan empiris Y= 0,7222x-2,7464 sedangkan dari grafik tersebut juga di peroleh niali R²= 0,9879, nilai ini mendekati atau R²=1 sehingga hubungan kedua variabel kuat. Dan untuk hubungan antara arus terhdapa daya menghasilkan persamaan empiris Y= 0,0163x-2,8322 sedangkan dari grafik tersebut juga diperoleh nilai R²=0,9839, nilai ini mendekati atau R²=1 sehingga hubungan variabel kuat.Hubungan tegangan terhadap daya hari ke-2 menghasilkan persamaan empiris Y= 0,6628x-2,2465 sedangkan dari grafik tersebut juga di peroleh niali R²= 0,9811, nilai ini mendekati atau R²=1 sehingga hubungan kedua variabel kuat

Analisis Manajemen Stockpile Batubara Untuk Mencegah Terjadinya Swabakar di Stockpile PLTU Desa Teluk Sirih Provinsi Sumatera Barat

ASEF SUMANTRI
2019 · Book · Open Access

PLTU Teluk Sirih merupakan suatu perusahaan pembangkit listrik dengan sumber bahan bakar utama batubara. Permasalahan yang muncul pada Stockpile PLTU Teluk Sirih ini, sering terjadinya swabakar yang disebabkan karena kurang efektifnya penerapan sistem manajemen stockpile. Hal ini bisa dilihat pada kurangnya penerapan sistem manajemen FIFO (Frist In Frist Out), kurangnya penanganan terhadap lama timbunan yang lebih dari 3 bulan, ketinggian timbunan mencapai 10,87 meter yang seharusnya tidak lebih dari 6 meter untuk umur batubara lebih dari 1 bulan dan sudut kemiringan timbunan 56,48° yang melebihi angle of repose 38°, serta kurangnya pengontrolan suhu pada stockpile batubara PLTU Teluk Sirih. Maka perlu ditentukan nilai pengaruh dimensi timbunan terhadap suhu dan menentukan nilai pengaruh lama timbunan terhadap suhu. Upaya yang dapat dilakukan untuk perbaikan adalah menerapkan sistem manajemen FIFO dengan baik tanpa menyisakan batubara yang dapat diolah pada stockpile untuk mengurangi lama timbunan serta mengurangi batubara yang lama tertimbun kembali. Mengurangi ketinggian dan sudut kemiringan dengan cara melakukan pemadatan pada bagian atas dan samping setiap ketebalan 2 meter sekaligus mengurangi pori-pori timbunan dan melakukan pengontrolan suhu secara berkala minimal 1 kali sehari agar dapat diketahui titik timbunan yang sudah mendekati suhu kritis swabakar 50°C.

Evaluasi Manajemen Stockpile Batubara Untuk Mencegah Terjadinya Swabakar di PT. Bukit Asam. Tbk Tanjung Enim Provinsi Sumatera Selatan

ANDIKO
2019 · Book · Open Access

Daerah penelitian (PT. Bukit Asam, Tbk) berada di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah evaluasi manajemen stockpile batubara untuk mencegah terjadinya swabakar. Permasalahan yang sering di lapangan adanya swabakar pada stockpile batubara yang disebabkan oleh lamanya umur tumpukan batubara pada stockpile, Tingginya dimensi tumpukan batubara pada stockpile serta kurang baiknya penanganan batubara masuk dan keluar pada stockpile yang menyebabkan terajadi swabakar pada stockpile batubara di PT. Bukit Asam,Tbk. Swabakar ialah proses terbakar dengan sendirinya batubara akibat reaksi oksidasi eksotermis yang terus menyebabkan kenaikan temperatur. Metode yang digunakan pada penelitan ini ialah mendesain dimensi stockpile batubara yang ideal pada PT. Bukit Asam, Tbk serta menggunakan sistem manajemen FIFO (First In First Out) untuk manajemen penumpukan batubara pada stockpile batubara. Hasil dari penelitian ini didapatkan rancangan desain dimensi stockpile batubara dibuat dengan tinggi 7 meter sesuai dengan tinggi rekomendasi, sudut kemiringan tumpukan 35º dibawah dari sudut angle of repose dari tumpukan batubara serta untuk rancangan manajemen stockpile batubara menggunakan sistem manajemen FIFO (First In Frist Out) dimana batubara yang pertama kali masuk ke stockpile maka batubara itu harus dikeluarkan terlebih dahulu. Selain itu perlu adanya pengukuran temperatur secara berkala pada area stockpile batubara guna mengetahui kapan batubara akan terjadinya swabakar

Analisis Ground Vibration Di PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat

RADO ALDESFAMI PUTRA
2019 · Book · Open Access

Ground vibration adalah gelombang yang bergerak di dalam tanah disebabkan oleh adanya sumber energi. Ground vibration pada peledakan di sebabkan oleh beberapa hal, yaitu pola rangkaian yang tidak pas, dan pemakaian bahan peledak yang berlebihan. Peak Particle Velocity adalah salah satu kriteria untuk menentukan tingkat getaran yang berpengaruh terhadap lingkungan tambang. PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) merupakan salah satu perusahaan yang melakukan peledakan pada pembongkahan bahan galian. Tujuan pada penelitian ini adalah menentukan nilai PPV aktual, menentukan nilai PPV menurut teori, dan membandingkan nilai PPV aktual dengan PPV teori. Metode yang digunakan untuk menentukan nilai PPV aktual adalah dengan menggunakan alat geovibration sedangkan menentukan nilai PPV teori dengan menggunakan model prediksi USBM (Duvall dan Fogelson, 1962), Ambraseys-Hendron (1968), Langefors – Kihlstrom (1978), Indian Standard (1973), dan CMRI (1991). PPV aktual yang di hasilkan pada PT. Koto Alam Sejahtera untuk isian 3 kg dan kedalaman 3 meter di dapatkan nilai PPV tertinggi tanggal 5 Februari 2019 dengan nilai ppv G1 = 100 mm/s, G2 = 100 mm/s, G3 = 80 mm/s, G4 = 76,1 mm/s, G5 = 11,22 mm/s dan terendah tanggal 10 Februari 2019 dengan nilai ppv G1 = 100 mm/s, G2 = 49,5 mm/s, G3 = 41,7 mm/s, G4 = 19,4 mm/s, G5 = 10,43 mm/s, sedangkan untuk isian 16 kg dan kedalaman 6 meter di dapatkan nilai PPV tertinggi tanggal 15 Februari 2019 dengan nilai ppv G1 = 100 mm/s, G2 = 100 mm/s, G3 = 100 mm/s, G4 = 80,5 mm/s, G5 = 14,2 mm/s dan terendah tanggal 14 Februari 2019 dengan nilai ppv G1 = 100 mm/s, G2 = 100 mm/s, G3 = 100 mm/s, G4 = 49,6 mm/s, G5 = 9,2 mm/s.

Perencanaan Desain PIT Utara Tambang Terbuka Batubara PT. Bara Prima Pratama, Site Batu Ampar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau

GUSTI PANGERAN SUKARNO; None
2019 · Book · Open Access

PT. Bara Prima Pratama adalah salah satu perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang pertambangan. Akan merencanakan penambangan di pit utara dengan perhitungan cadangan menggunakan metode poligon didapatkan nilai volume overburden 6.043.350,02m3, volume batubara 258.450,82m3, tonase batubara 335.986,06 ton dan striping ratio 1:17,98. Selanjutnya pembuatan desain pitdidapatkan volume overburden 4.711.754m3, volume batubara 256.325m3, tonase batubara 333.222 ton, dan striping ratio 1:14,13. Berdasarkan target produksi yang ditetapkan perusahaan untuk penambangan di pit utara didapatkan umur tambang selama 24 bulan atau 2 tahun untuk itu lakukan pembuatan sequence atau tahap penambangan. Pada sequence pertama dengan luas area bukaan 62.607,132 m2, volume overburden 1.196.069 m3, volume batubara 64.102m3, tonase batubara 83.332,6 ton dan striping ratio 1:14,3, sequence kedua dengan luas area 70.279,945 m2didapatkan volume over burden 1.168.016 m3, volume batubara 64.081 m3, tonase batubara 83.305,3 ton dan nilai striping ratio 1:14, sequence ketiga dengan luas area 64.639,275 m2 didapatkan volume over burden 1.172.747 m3, volume batubara 64.055 m3, tonase batubara 83.271,5 ton dan nilai striping ratio 1:14, dan sequence keempat didapatkan dengan luas area 66.640,47m2 volume over burden 1.174.781 m3, volume batubara 64.072 m3, tonase 83.293,6 ton dan nilai striping ratio 1:14,1, dan total luas area bukaan adalah 264.166,822m2

Analisis Penilaian Resiko Gangguan Tubuh Pekerja Pada Pemindahan Buah Kelapa Sawit dengan Menggunakan Metode Reba Di PTP Nusantara VI Ophir

RIDHO APRIYAN
2019 · Book · Open Access

Metode Rapid Eintire Body Assement adalah suatu metode dalam bidang ergonomi yang digunakan secara cepat untuk menilai postur tubuh seorang pekerja dalam dunia industri. Salah satu sikap pekerja yang dapat mempengaruhi jalannya proses produksi adalah kelalaian dalam bekerja. Oleh karena itu, untuk mencapai keselamatan kerja di perlukan pendekatan Rapid Entire Body Assement. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiko gangguan tubuh dan sikap postur tubuh pekerja dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assement. Penelitian ini menggunakan Metode REBA untuk analisis secara bersama dari posisi yang terjadi pada anggota tubuh bagian atas lengan, lengan bawah, dan pergelangan tangan, badan, leher dan kaki(Musculosketal). Jumlah sampel yang diambil delapan orang pekerja di PTP Nusantara VI Ophir. Hasil penelitian ini menunjukan masalah serius pada resiko gangguan tubuh pekerja. Metode Rapid Entire Body Assementterbukti dapat mengidentifikasi resiko gangguan tubuh dan sikap postur tubuh pekerja. Berdasarkan metode rapid entire body assement resiko gangguan tubuh pekerja dan sikap postur tubuh pekerja pada pemindahan buah kelapa sawit perlu tindakan perbaikan.

Analisis Hidrologi dan Hidrogeologi Untuk Perencanaan Optimalisasi Sump Pada Front Penambangan Lubang C1 PT. Nusa Alam Lestari

FERI HIDAYAT
2019 · Book · Open Access

Air limpasan (run off) masuk kedalam lubang tambang hingga menyebabkan terjadinya banjir pada lubang tersebut. Tidak hanya didalam lubang tambang namun di areal kolam pengendapan (sump) juga mengalami kebanjiran, disebabkan oleh rencana (planning) yang kurang baik dan besarnya debit curah hujan limpasan pada musim penghujan pada wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mendapatkan potensi air tanah yang masuk pada sump penambangan PT. Nusa Alam Lestari. Mendapatkan debit air limpasan yang masuk pada sump penambangan PT. Nusa Alam Lestari. Debit air tanah yang masuk sump penambangan PT. Nusa Alam Lestari : Pada lubang A didapat sebesar 0,0223 m3/menit. Debit air tanah pada lubang cabang B 0,0425 m3/menit. Debit air tanah pada lubang C 0,0154 m3/detik. Debit air tanah pada sump sebesar 0,0050 m3/menit. Setelah dilakukan perhitungan kemudian setiap hasil debit air tanah tersebut di jumlahkan dan di dapatkan hasil debit air tanah total sebesar 0,0852 m3/menit atau 5,112 m3/jam. Debit air limpasan yang masuk pada sump penambangan PT. Nusa Alam Lestari sebesar 0,063666 m3/detik.

Analisis Kestabilan Lereng dengan Menggunakan Metode Morgenstern-Price di Tambang Batubara PT. Surya Global Makmur Desa Rangkiling Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi

NURUL HUDA
2019 · Book · Open Access

PT Surya Global Makmur merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yangmenggunkan sistem tambang terbuka dengan open-cut backfilling. PT Surya Global Makmur juga memiliki masalah pada lereng karena pada lereng tersebut sering terjadi reruntuhan kecil, tinggi lereng PT Surya Global Makmur mencapai 24 meter dan belum diketahuinya faktor keamanan pada lereng tersebut. Analisis kestabilan lereng dengan menggunakan metode Morgenstern-Price karena metode ini sangat cocok digunakan untuk lereng yang terbentuk dari tanah atau batuan yang lunak salah satunya lereng PT Surya Global Makmur. Adapun standar nilai faktor keamanan ditetapkan ≥ 1.3( KEPMEN, No 1827 K/30/MEM/ 2018). Dalam menganalisis kestabilan lereng tidak lepas dari material properties tanah yaitu berupa cohesi, sudut geser dalam dan berat isi tanah. Apabila lereng dalam keadaan tidak stabil maka dilakukan perbaikan dengan mungubah tinggi dan kemiringan lereng. Hasil analisi menyimpulkan bahwa lereng di PT Surya Global Makmur memiliki material Top Soil, Lempung, Batupasir dan Batubara. Tinggi lereng PT Surya Global Makmur memiliki ketinggian (per bench) 3,2 sampai 6,6 meter dan ketinggian seluruhnya 25,8 meter dengan kemiringannya (per slope) 22° sampai 51° dan kemiringan rata-rata seluruhnya 44,4°. Untuk nilai material properties cohesi, sudut geser dalam dan berat isi tanah yaitu Top Soil 01 c = 0.12 kN/m2, ϕ = 3.05°, γ = 15.97 kN/m3. Lempung 02 c = 0.12 kN/m2, ϕ = 2.94°, γ = 17.24 kN/m3. Batu Pasir 03 c = 0.13 kN/m2, ϕ = 3.01°, γ = 18.03 kN/m3. Lempung 04 c = 0.11 kN/m2, ϕ = 3.42°, γ = 17.77 kN/m3. Nilai faktor keamanan dengan menggunakan metode Morgenstern-price =0.32 dan Rocscience Slide = 0.062.Hasil penelitian menunjukkan nilai faktor keamanan ≤ 1.3 maka lereng tersebut dapat dinyatakan tidak stabil pada lapisan lempung slope ke tiga. Adapun perbaikan yang dapat dilakukan dengan merubah kemiringan lereng 49° maka diperoleh paktor keamanan 1.6 ≥ 1.3 maka lereng tersebut dapat dikatakan aman atau stabil.

Analisis Biaya Operasional Penambangan Pada PT. Atika Tunggal Mandiri di Jorong Lubuk Jantan, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

YULIA JAMASTUTI
2019 · Book · Open Access

PT. Atika Tunggal Mandiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, yang lokasi Izin Usaha Penambangan operasi produksi batu Andesit dengan luas wilayah yang akan dilakukan usaha pertambangan ±99.50 hektar. Pada bulan Agustus tahun 2018 PT. Atika Tunggal Mandiri membuka pit ke 2, setelah dilakukan pengolahan data menggunakan software surpac 6.3.2 diketahui jumlah overburden di pit 2 pada PT. Atika Tunggal Mandiri sebanyak 174.232 ton/m3 dan volume batu Andesit yang dapat ditambang adalah 1.148.048 ton/m3, sehingga lama waktu penggalian berdasarkan kemampuan produktivitas alat berat yang digunakan adalah 5 bulan untuk pengupasan overburden dan 3 tahun untuk penggalian batu Andesit. Dalam perhitungan ekonomi biaya-biaya yang diperlukan dalam kegiatan penambangan secara umum yaitu biaya sewa alat, biaya perbaikan alat, dan biaya tenaga kerja dihitung terpisah dengan biaya overhead. Metode Full costing adalah metode penentuan harga pokok produk dengan memasukkan seluruh komponen biaya produksi sebagai unsur harga pokok yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik tetap. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode Full Costing didapatkan biaya operasional penambangan yang dikeluarkan di pit 2 pada PT. Atika Tunggal Mandiri setiap bulannya adalah Rp 887.008.000,-/bulan, sehingga didapatkan total biaya produksi Rp 1.395.376.929,- dan harga pokok batu Andesit adalah Rp 39.867,912,-/ton dengan target produksi 35.000 ton/bulan.

Kajian Teknis Kestabilan Lereng Pada PIT Centre Barat Daya Tambang Terbuka PT.Allied Indo Coal Jaya Sawahlunto dengan Menggunakan Metode Hook and Bray

TIAN RAMADHI
2019 · Book · Open Access

Stabilitas lereng merupakan suatu faktor yang sangat penting dalam pekerjaan yang berhubungan dengan penggalian dan penimbunan material, stabilitas lereng juga menyangkut persoalan keselamatan manusia (pekerja), keamanan peralatan serta kelancaran produksi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kestabilan lereng, sehingga dapat mengetahui stabil atau tidaknya suatu lereng yang ditampilkan dalam bentuk nilai faktor keamanan. Tahapan dari proses analisis kestabilan lereng ini dilakukan dengan menggunakan metode Hook and Bray. Parameter yang di gunakan untuk menghitung nilai faktor keamanan yaitu geometri lereng,sudut geser dalam batuan, Kohesi batuan dan bobot isi batuan. Berdasarkan hasil analisis dengan metode Hook And Bray diperoleh nilai faktor keamanan yang termasuk kedalam lereng stabil yaitu 1,76 dan 1,84 Dari data yang di peroleh maka nilai dari kesetabilan lereng dengan nilai FK di atas dari 1,25 maka dapat di simpulkan bahwa nilai FK dari nilai kesetabilan lereng di katakan dalam kondisiaman atau stabil.

Analisis Ventilasi Tambang Pada Lubang Bukaan A1-02, PT. Nusa Alam Lestari, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

PAHRUL
2019 · Book · Open Access

PT. Nusa Alam Lestari (NAL) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara. Pada tahun 2006 melakukan kegiatan penambangan dengan tambang terbuka dan berakhir pada tahun 2011, selanjutnya dilakukan kegiatan penambangan tambang bawah tanah. Wilayah kerja PT. NAL terletak di daerah Sapan Dalam, Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Pada lubang A1-02, terdapat 2 front kerja yaitu front maju dan cabang. Berdasarkan kebutuhan udara kedua front kerja tersebut dengan parameter kebutuhan udara untuk pekerja, mengencerkan gas metan, total udara yang dibutuhkan sejumlah 0.45656 m3/s untuk front maju dan 0.3839 m3/s untuk front kerja cabang. Kuantitas udara yang tersedia hanya 0.38589 m3/s pada front maju dan 0.31873 m3/s untuk front cabang, berarti terjadi kekurangan udara 0.07067 m3/s untuk front maju dan 0.06517 m3/s untuk front cabang. Dari hasil simulasi menggunakan ventsim 5.0 ventilasi aktual lubang A1-02 terdapat kehilangan tekanan udara yang besar yaitu 6.4 Pa – 50.1 Pa dan resistensi yang besar yaitu 56.32 Ns2/m8 – 102.38 Ns2/m8. Dari ventilasi aktual tersebut dilakukan perencanaan terhadap jaringan ventilasi pada lubang A1-02 didapatkan hasil kehilangan tekanan udara yang kecil yaitu 0 – 0.1 Pa, dan resistensi 0.00091 Ns2/m8 – 0.00596 Ns2/m8, serta kuantitas udara sebesar 8.0 m3/s untuk jaringan ventilasi sepanjang 1100 m.