Klasifikasi Massa Batuan Menggunakan Metode Rock Massa Rating dan Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Slope Mass rating di Kawasan Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat
123
Profil penulis
5 karya publik ditemukan.
123
Kawasan mandeh merupakan salah satu kawasan wisata yang sangat banyak di kunjungi para wisatawan. Kawasan ini memiliki keindahan alam yang sangat menawan, sehingga keindahan ini dimanfaatkan oleh pemerintah Kabupaten untuk dikembangkan menjadi daerah Wisata. Kawasan ini terletak di kabupaten Pesisir Selatan Kecematan XI Tarusan, yang telah di jadikan destinasi utama sektor Pariwisata bahari dan dimasukkan kedalam rencana induk pengembangan wisata nasional. Kawasan Mandeh yang dijuluki sebagai The Pradise In The South. Memiliki luas ± 18.000 Ha. Jalan menuju ke wisata mandeh di kelilingi oleh bukit-bukit dan sering terjadinya keruntuhan di bagian bukit yang terlalu terjal maka dari itu di lakukan penelitian dalam bentuk irregular sampel batuan di ambil berdasarkan semua batuan penyusun lereng kawasan mandeh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis sifat fisik dan nilai massa batuan penyusun lereng kawasan mandeh dan Menganalisis kestabilan lereng batuan dengan metode Slope Mass Rating. Hasil dari nilai massa batuan dengan Rock Mass Rating adalah batuan sangat baik dengan bobot total 87 dan kestabilan lereng dengan Slope Mass Rating bobot 73 Dan kondisi lereng stabil.
RANCANGAN PELEDAKAN PADA RENCANA OPERASI PRODUKSI ANDESIT PT. BUKIT SARI INVESTAMA JORONG LUBUK JANTAN, NAGARI MANGGILANG, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT Nama : Taufik NPM : 1210024427053 Pembimbing I : Drs. Murad MS. MT Pembimbing II : Ir. Asep Neris B. Msi. MEng ABSTRAK PT. Bukit Sari Investama merupakan perusahaan tambang yang bergerak dibidang batuandesit dan memiliki luas 211 Ha. Perushaan ini baru melakukan kegiatan eksplorasi dan dalam tahap untuk mendapatkan izin operasi produksi. PT. Bukit Sari Investama akan melakukan produksi dengan cara pembongkaran batuan menggunakan peledakan, sebelum melakukan kegiatan peledakan yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membuat rancangan peledakan agar kegiatan peledakan dapat terlaksana. Skripsi ini yang mengkaji rancangan peledakan dengan dua metode serta beberapa alternatif serta kebutuhan bahan peledak sesuai dengan yang dibutuhkan.Perhitungan rancangan peledakan menggunakan rancangan Richar L. Ash dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.4 m, stemming 1.4 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4 m, jenjang 3.4 m dan jumlah bahan peledak 7172 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.24 m, stemming 1.89 m, subdrilling 0.91 m, kedalaman 5.4 m, jenjang 4.5 m dan jumlah bahan peledak 5880 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.08 m, stemming 2.38 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 6.8 m, jenjang 5.7 m dan jumlah bahan peledak 7160 kg perbulan.Untuk perhitungan menggunakan metode Conya dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.8 m, stemming 2 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4.6 m, jenjang 4 m dan jumlah bahan peledak 4908 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.78 m, stemming 2.7 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 6.1 m, jenjang 5.30 m dan jumlah bahan peledak 4929 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.7 m, stemming 3.4 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 7.6 m, jenjang 6.58 m dan jumlah bahan peledak 5100 kg perbulan.
RANCANGAN PELEDAKAN PADA RENCANA OPERASI PRODUKSI ANDESIT PT. BUKIT SARI INVESTAMA JORONG LUBUK JANTAN, NAGARI MANGGILANG, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT Nama : Taufik NPM : 1210024427053 Pembimbing I : Drs. Murad MS. MT Pembimbing II : Ir. Asep Neris B. Msi. MEng ABSTRAK PT. Bukit Sari Investama merupakan perusahaan tambang yang bergerak dibidang batuandesit dan memiliki luas 211 Ha. Perushaan ini baru melakukan kegiatan eksplorasi dan dalam tahap untuk mendapatkan izin operasi produksi. PT. Bukit Sari Investama akan melakukan produksi dengan cara pembongkaran batuan menggunakan peledakan, sebelum melakukan kegiatan peledakan yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membuat rancangan peledakan agar kegiatan peledakan dapat terlaksana. Skripsi ini yang mengkaji rancangan peledakan dengan dua metode serta beberapa alternatif serta kebutuhan bahan peledak sesuai dengan yang dibutuhkan.Perhitungan rancangan peledakan menggunakan rancangan Richar L. Ash dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.4 m, stemming 1.4 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4 m, jenjang 3.4 m dan jumlah bahan peledak 7172 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.24 m, stemming 1.89 m, subdrilling 0.91 m, kedalaman 5.4 m, jenjang 4.5 m dan jumlah bahan peledak 5880 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.08 m, stemming 2.38 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 6.8 m, jenjang 5.7 m dan jumlah bahan peledak 7160 kg perbulan.Untuk perhitungan menggunakan metode Conya dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.8 m, stemming 2 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4.6 m, jenjang 4 m dan jumlah bahan peledak 4908 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.78 m, stemming 2.7 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 6.1 m, jenjang 5.30 m dan jumlah bahan peledak 4929 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.7 m, stemming 3.4 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 7.6 m, jenjang 6.58 m dan jumlah bahan peledak 5100 kg perbulan.