Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

671 item publik

Publikasi

Halaman 34 dari 34

Analisis Briket Limbah Tempurung Kelapa dan Minyak Tanah Ditinjau Dari Nilai Kalori dan Keekonomisan di Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai

LINDA DEFIANTI
2016 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Analisis Briket Limbah Tempurung Kelapa Dan Minyak Tanah Ditinjau Dari Nilai Kalori dan Keekonomisan Di Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai Nama : Linda Defianti NPM : 1210024428002 Pembimbing I : Yaumal Arbi, ST. MT Pembimbing II : Sri Yanti Lisha, ST. M.Si Kelapa adalah tumbuhan yang hampir semua bagiannya bisa dimanfaatkan, terutama oleh masyarakat pesisir pantai. Sebagai daerah kepulauan, sebagian besar pesisir pantai Mentawai ditumbuhi oleh pohon kelapa. Menurut data dari pemerintahan daerah Mentawai tahun 2016, luas perkebunan tanaman kelapa di Mentawai adalah sebesar 7.910,75 ha dengan jumlah produksi 7.634 ton. Kelapa yang dihasilkan diolah menjadi kopra dan sebagian digunakan untuk konsumsi rumah tangga, limbah tempurung yang dihasilkan biasanya ditinggal begitu saja dan sampah rumah tangga dibuang ke laut, sehingga merusak perairan kelautan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk pengolahan limbah ini adalah mengelolanya menjadi briket. Briket dapat dijadikan sebagai bahan bakar, dengan hal ini permasalahan kelangkaan bahan bakar yang selama ini terjadi, bisa sedikit teratasi. Briket yang dibuat dari limbah tempurung kelapa memiliki nilai kalori yang tinggi. Dari hasil penelitian lapangan didapatkan nilai kalori untuk 1 kg briket 2.048 Kal/g dengan waktu pembakaran selama 3 jam 20 menit sedangkan nilai kalori untuk 1 L minyak tanah 3.193,75 Kal/g dengan waktu pembakaran selama 3 jam 19 menit. Hasil penelitian yang didapatkan dengan menggunakan bom calorimeter nilai kalori briket 7.486,5 Kal/g dan minyak tanah 11.039,5 Kal/g. Pada percobaan yang dilakukan di lapangan 1 kg briket bisa mendidihkan ± 33 L air dengan biaya Rp 50/L air sedangkan 1 L minyak tanah bisa mendidihkan ± 47 L air dengan biaya Rp 212,76/L air. Walaupun nilai kalori minyak tanah lebih tinggi briket tetapi dari segi harga dan ketersediaan bahan baku briket lebih ekonomis daripada minyak tanah. Apabila penggunaan briket diaplikasikan ke masyarakat maka banyak masalah yang teratasi seperti permaslahan sampah dan kelangkaan bahan bakar yang sering terjadi.

Kajian Teknis Biaya Pemboran dan Peledakan Batu Andesit di PT. Lima Energi Utama Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupatan Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat.

FANNY SUCI RAHMADHANI
2016 · Thesis · Open Access

ABSTRAKPT Lima Energi Utama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penambangan batu andesit, terletak di Nagari Manggilang Kecamatan Pangkalan koto baru Kabupaten 50 kota. Metode penambangan yang digunakan adalah tambang terbuka. Untuk membongkar batuan andesit dengan kekerasan batuan 6 skala moss digunakan metode pemboran dan peledakan, sebab batuan andesit tersebut cukup keras. Pada kegiatan pemboran dan peledakan tentunya membutuhkan biaya.Produksi batu andesit hasil peledakan diantaranya dipengaruhi oleh geometri peledakan, cycle time pemboran, efisiensi kerja alat dan efisiensi kerja operator. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan perhitungan terhadap semua data yang telah dikumpulkan.Geometri peledakan yang digunakan: burden 2,5 meter, spasi 2,5 meter, kedalaman 3,5 meter, dan PF 0,41 Kg/m3. Setelah melakukan pengamatan dan pengolahan data, diperoleh biaya pemboran sebesar Rp 800.438.568,96,- dan biaya peledakan Rp 50.772,-/ton.

Pembuatan CD Tutorial Instalasi Sistem Operasi Windows 8 dan Windows 10 dengan Macromedia Flash 8

ROHKY GANNASTY
2016 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Pembuatan CD Tutorial Instalasi Sistem Operasi Windows 8 dan Windows 10 dengan Macromedia Flash 8                                                              Nama                               : Rohky Gannasty                                                            NPM                                : 1210024262016                                                            Program Studi                   : Sistem Informasi                                                           Jenjang pendididkan           : Strata 1 (S1)                                                           PembimbingI                      : Nofriadiman, ST,. M. Kom.                                                           Pembimbing II                    : Veni Wedyawati, M. Kom  RINGKASAN        Penginstalan sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer. Untuk mempermudah User dalam melakukan penginstalan dibutuhkan panduan salah satunya adalah tutorial penginstalan komputer, Saat ini User lebih mengerti melihat objek bergerak dan mendengarkan suara yang dihasilkan oleh suatu objek.     Oleh karena itu, penulis melakukan pembuatan untuk pemahaman User dalam bentuk animasi tutorial penginstalan komputer sehingga pemahaman terhadap penginstalan akan lebih baik.       Penulis mencoba merancang sebuah animasi yang dapat mempermudah dalam pemahaman User langkah pengistalan salah yaitu windows 8 dan windows 10, animasi ini dibuat dengan menggunakan aplikasi macromedia flash 8. Metode penilitian yang di gunakan dalam pembuatan CD tutorial penginstalan windows 8 dan windows 10 ini adalah metode penelitian pengembangan.

Kajian Perbaikan Postur Kerja dengan Metode OWAS (Ovako Working Posture Analysis System) (Studi Kasus di Pabrik Roti Cimpago Putih)

FENDI
2016 · Thesis · Open Access

Kajian Perbaikan Postur Kerja Dengan Metode OWAS (Ovako Working Posture Analysis System) (Studi Kasus di Pabrik Roti Cimpago Putih) Nama : Fendi NPM : 1210024425013 Dosen Pembimbing 1 : Meldia Fitri, ST, MP Dosen Pembimbing 2 : Widya Laila, MT ABSTRAK Peranan manusia sebagai sumber tenaga kerja masih dominan dalam menjalankan proses produksi terutama kegiatan yang bersifat manual. Salah satu bentuk peranan manusia adalah aktivitas pemindahan material secara manual. Kegiatan pemindahan material secara manual dalam pekerjaan industri banyak berisiko sebagai penyebab terjadinya keluhan seperti sakit pada otot dan terjadinya kecelakaan kerja. Pabrik Roti Cimpago Putih masih melakukan aktivitas MMH (Manual Material Handling). Dalam pekerjaan pembuatan roti sehingga pekerja merasakan keluhan rasa sakit pada tulang belakang (Low Back Pain). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi postur kerja yang tidak aman bagi pekerja serta merekomendasikan postur kerja yang aman bagi pekerja dengen metode OWAS (Ovako Working Posture Analysis System). Dimana terdapat 7 aktivitas postur kerja yang perlu perbaikan menurut metode OWAS (Ovako Working Posture Analysis System). Dimana 4 postur kerja tergolong pada kategori 2 dalam artian berbahaya pada sistem musculoskeletal dan terdapat 3 postur kerja tergolong pada kategori 3 dimana pada sikap ini berbahaya pada sistem musculoskeletal perlu perbaikan segera mungkin.

Evaluasi Perhitungan Biaya Reklamasi Pada PT. Nan Riang Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari Propinsi Jambi

FERDI MANDALA PUTRA
2016 · Thesis · Open Access

EVALUASI PERHITUNGAN BIAYA REKLAMASI PADA PT. NAN RIANG KECAMATAN MUARA TEMBESI KABUPATEN BATANGHARI PROPINSI JAMBI      Nama             : Ferdi Mandala Putra     NPM              : 1110024427017     Pembimbing I   : Dian Hadiyansyah, MT     Pembimbing II  : Teguh Ariefianto, ST  ABSTRAK          PT. Nan Riang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Sistem penambangan pada PT. Nan Riang menggunakan metoda tambang terbuka  (open pit mining) dengan Stripping Ratio (1:4) Lokasi penambangan terletak di wilayah Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.     PT Nan Riang telah menyusun perencanaan reklamasi untuk periode tahun 2016, namun penimbunan kembali lahan bekas penambangan tidak masuk dalam komponen biaya reklamasi tetapi masuk dalam biaya operasional penambangan. Evaluasi perhitungan biaya reklamasi dilakukan pada daerah disposal area seluas 10,95 Ha .      Perhitungan rencana biaya reklamasi disusun berdasarkan Permen ESDM No. 07 Tahun 2014. Biaya reklamasi terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui anggaran biaya untuk melakukan reklamasi dari rencana reklamasi yang telah disusun oleh perusahaan sebesar Rp. 275.332.000,-, sedangkan hasil perhitungan penelitian sebesar Rp. 462.368.013,- atau terdapat selisih sebesar Rp.187.036.013,- Pihak perusahaan disarankan untuk memperhatikan komponen biaya penataan lahan dalam menyusun rencana biaya reklamasi pasca kegiatan operasi produksi. 

Kajian Teknis Kemampuan Produksi Crusher Plant dalam Memenuhi Target Produksi Batugamping PT. Semen Padang di Bukit Karang Putih Kota Padang Sumatera Barat

ABDULLAH FIKRI
2016 · Thesis · Open Access

KAJIAN TEKNIS KEMAMPUAN PRODUKSI CRUSHER PLANT DALAM MEMENUHI TARGET PRODUKSI BATUGAMPING PT. SEMEN PADANG DI BUKIT KARANG PUTIH KOTA PADANG SUMATERA BARAT Nama : Abdullah Fikri NPM : 1110024427003 Pembimbing I : Drs. Murad, MS, MT Pembimbing II : Ir. Asep Neris B, Msi, MEng RINGKASAN PT. Semen Padang melakukan penambangan batugamping dan silika di Bukit Karang Putih dan Bukit Ngalau dengan metode tambang terbuka (quarry), dimulai dari perintisan (pioneering), pembersihan areal pengeboran (dozing), pengeboran (drilling), peledakan (blasting), pemuatan (loading), pengangkutan (hauling), peremukan (crushing), sampai ke pembuatan semen. Berdasarkan pengamatan di lapangan, pelaksanaan kegiatan mengalami sedikit permasalahan, ini dikarenakan belum tercapainya target produksi yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pabrik tahun 2015 yaitu 23.598,96 ton/hari, sedangkan batugamping yang diproduksi crusher hanya 22.131,71 ton/hari. Penggunaan mobile crusher II, hammer crusher LSC III A dan III B, pada unit rangkaian alat peremuk masih kurang efektif, hal ini dikarenakan jumlah feeding yang masuk masih relatif kecil. Untuk mosher II baru sebesar 1.237,90 ton/jam padahal kapasitas teoritisnya bisa mencapai 2.000 ton/jam, hammer crusher LSC III A baru sebesar 1.045,58 ton/jam padahal kapasitas teoritisnya bisa mencapai 1.500 ton/jam dan untuk hammer crusher LSC III B baru sebesar 1.194,43 ton/jam padahal kapasitas teoritisnya bisa mencapai 1.700 ton/jam. Pencapaian sasaran produksi tahun 2016 sebesar 23.556,72 ton/hari dapat dilakukan melalui alternatif perbaikan, yaitu dengan cara membuat waktu gilir pada masing-masing alat peremuk yaitu mobile crusher II selama 12 hari, hammer crusher LSC III A selama 8 hari dan LSC III B selama 9 hari dan dengan menambah jumlah umpan yang masuk ke alat peremuk masing-masing sebesar 264 ton/jam. Efektivitas dari setiap crusher setelah dilakukan alternatif perbaikan mengalami peningkatan untuk penambahan umpan pada feeder hoopernya. Dari mobile crusher II yaitu dari 61,89 % menjadi 75,09 %, hammer crusher LSC III A dari 69,70 % menjadi 87,30 % dan hammer crusher LSC III B dari 70,26 % menjadi 85,79 %. Produksi batugamping pecah menjadi lebih besar setelah melakukan proses jalan bergilir dan penambahan jumlah feeding dari ketiga crusher tersebut. Jumlah produksi yang dihasilkan sebesar 832.506,2 ton/bulan atau sama dengan 28.707,11 ton/hari dari target produksi sebesar 23.556,72 ton/hari. Selisih yang didapat yaitu 5.150,39 ton/hari atau meningkat 21,86 % dari target.

Analisis Tingkat Risiko Ergonomi Berdasarkan Aspek Pekerjaan Pada Pekerja Pabrik Tahu Alami

EFRINALDI
2016 · Thesis · Open Access

ANALISA TINGKAT RISIKO ERGONOMI BERDASARKAN ASPEK PEKERJAAN PADA PEKERJA PABRIK TAHU ALAMI Nama : Efrinaldi NPM :1210024425009 Pembimbing I :Tri Ernita, ST. MP Pembimbing II :WidyaLaila, MT ABSTRAK Pabrik Tahu Alami adalah produksi pabrik tahu sumedang yang menggunakan peralatan modern untuk mempercepat proses produksi. Akan tetapi menggunakan peralatan dapat menyebabkan kecelakaan kerja dan komplikasi seperti masalah muskuloskeletal mulai dari ringan hingga serius. Untuk mengevaluasi kondisi kerja di Pabrik Tahu Alami, kita menggunakan REBA, yang merupakan metode dalam bidang ergonomi yang digunakan untuk mengukur postur tubuh (leher, punggung, lengan, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki) yang dapat dengan cepat dinilai berdasarkan aktivitas bekerja postur pekerja untuk menunjukkan apakah ada kebutuhan untuk mengurangi risiko kegiatan tersebut. Metode ini juga dilengkapi dengan faktor kopling dan beban eksternal. Metode ini dikembangkan dari metode RULA dan OWAS, oleh karena itu setiap aspek di RULA dan OWAS tercakup dalam REBA. Hasil menggunakan penilaian worksheet REBA menunjukkan bahwa industriPabrik Tahu Alami memiliki skor 12, dimana skor 11-15 dianggap memiliki risiko yang sangat tinggi dan perlu ditangani segera. Kita dapat mengatakan bahwa postur pekerjasaat bekerja sangat mungkin untuk menderita MSDS jika tidak ditangani dengan cepat.

Analisis Perhitungan Biaya Pengupasan Batubara pada Pit Subahan PT. Nan Riang Kecamatan Muara Tambesi Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi

AGUSTRA FIRNANDO
2016 · Thesis · Open Access

ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PENGUPASAN BATUBARA PADA PIT SUBAHAN PT. NAN RIANG KECAMATAN MUARA TAMBESI KABUPATEN BATANGHARI PROVINSI JAMBI Nama : Agustra Firnando NPM : 1110024427005 Pembimbing I : Teguh Ariefianto, ST Pembimbing II : Tri Ernita, ST. MP ABSTRAK Kegiatan operasi produksi pada pit Subahan PT. Nan Riang menggunakan banyak peralatan mekanis dan jumlah tenaga kerja yang banyak. Perhitungan anggaran biaya pada pengupasan batubara pada pit Subahan dapat mewakili pit-pit yang lain. Perhitungan anggaran biaya yang dilakukan oleh PT. Nan Riang masih bersifat umum. Kondisi ekonomi yang belum stabil dengan rendahnya harga jual batubara sehingga perlu diperlukan analisis mengenai biaya. Pada penelitian ini akan menganalisis perhitungan biaya pengupasan batubara dengan realisasi selama satu bulan yaitu April 2016. Dari pengolahan data, target produksi batubara 30.000 ton/bulan yang direncanakan belum tercapai. Berdasarkan realisasi April 2016 produksi batubara hanya sebesar 39.392,08 ton. Biaya pengupasan batubara pada April 2016 adalah Rp 1.072.786.000,00. Biaya pengupasan batubara per ton adalah Rp 27.300,00

Rancang Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi untuk Meminimalkan Biaya Material Handling (Studi Kasus di Pabrik Tahu Alami Lubuk Buaya)

RIZKI RAHMANDANI
2016 · Thesis · Open Access

Rancang Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Untuk Meminimalkan Biaya Material Handling (Studi Kasus di Pabrik Tahu Alami Lubuk Buaya) Nama : Rizki Rahmandani NPM : 1210024425030 Dosen Pembimbing 1 : Riko Ervil, MT Dosen Pembimbing 2 : Meldia Fitri, ST, MP ABSTRAK Tata letak fasilitas yang baik dan sesuai dengan keadaan perusahaan merupakan salah satu faktor utama untuk mengoptimalkan waktu dan biaya produksi. Permasalahan yang ada pada pabrik tahu alami adalah tata letak beberapa fasilitas produksi yang seharusnya berdekatan pada kenyataannya berjauhan, seperti pada penempatan bahan baku dan perendaman dengan jarak sekitar 4 meter. Hal ini dapat mengurangi efisiensi kerja dalam perusahaan dan juga menimbulkan ongkos material handling yang cukup besar yaitu Rp 105.692.230. Untuk itu perlu dilakukan relayout tata letak fasilitas produksi agar dapat meminimalkan ongkos material handling dan melakukan perhitungan jarak perpindahan antar fasilitas. Dari tujuan penelitian merancang ulang tata letak fasilitas pabrik untuk meminimalkan biaya material handling dapat ditarik kesimpulan bahwa tata letak pabrik tahu alami mengalami penurunan biaya setelah dilakukannya perbaikan. Ongkos material handling untuk layout usulan sebesar Rp. 83.325.352. Sehingga dapat menurunkan ongkos material handling sebesar Rp 22.366.878.

Perancangan Saringan Penjernih Air Skala Rumah Tangga (Studi Kasus Daerah Kawasan Tambang di Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi)

NUR ISLAMI PUTRI
2016 · Thesis · Open Access

PERANCANGAN SARINGAN PENJERNIH AIR SKALA RUMAH TANGGA (Studi Kasus Daerah Kawasan Tambang di Pelawan Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi) Nama : Nur Islami Putri NPM : 1210024428013 Pembimbing I : Hendri Sawir, ST, MSi Pembimbing II : Yaumal Arbi, MT RINGKASAN Air merupakan suatu kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia, coba kita bayangkan dalam satu hari saja kita tidak mengkonsumsi air. sering kita jumpai dimana-mana diseluruh tanah air banyak daerah yang kekurangan air dikala musim kemarau, begitu juga diwaktu penghujan terjadi pula banjir, yang lebih anehnya lagi air yang dikonsumsi oleh masyarakat tidak memenuhi syarat yang sesuai dengan Standar Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2001. Untuk mencari solusi persoalan diatas yaitu suatu teknolgi yang sederhana yang terjangkau oleh semua lapisan mayarakat dan tentunya masyarakat pelawan khususnya yaitu pengolahan air bersih dengan saringan penjernih air Skala Rumah Tangga. Daerah sarolangun khususnya pelawan , air yang digunakan berasal dari air tanah, berupa sumur galian dan sungai. Jika air sungai naik akan menyebabkan daerah ini akan tergenang air, sehingga air tanah tercemar. Secara spesifik perairan ini sangat sesuai untuk perkembangbiakan ikan. Namun meningkatnya aktifitas manusia untuk memanfaatkan potensi yang ada di sungai pelawan seperti Penambangan Emas Tampa izin yang mengolah biji emas menggunakan zat berbahaya seperti merkuri yang telah mencemari badan sungai, sehingga penurunan kualitas perairan pelawan sebagai akibat aktifitas manusia yang berlebihan menyebabkan kualitas air sungai juga berdampak besar. Untuk itu Penyaringan ini dapat menurunkan kadar-kadar seperti kekeruhan, bau, begitu juga pH sebelum penyaringan mencapai 4-5 dan setelah penyaringan 6-9 batas normal, dan kadar Merkuri sebelum penyaringan 0,007mg/l dan setelah penyaringan 0,003mg/l. Maka dari uraian diatas bahwa penyaringan sistem penjernih air skala rumah tangga sangat cocok menurunkan kadar kandungan merkuri yang ada pada perairan di lahan gambut seperti daerah pelawan khusunya. Kata kunci : Air Bersih, Pertambangan emas tampa izin, Merkuri

Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao) sebagai Adsorben untuk Penyerapan Ion Logam Kromium (VI) pada Limbah Elektroplating di Bukittinggi

ULET PUTRI HAYATI
2016 · Thesis · Open Access

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao) SEBAGAI ADSORBEN UNTUK PENYERAPAN ION LOGAM KROMIUM (VI) PADA LIMBAH ELEKTROPLATING DI BUKITTINGGI                                                                                         Nama                        : Ulet Putri Hayati                                                                                        NPM                         : 1210024428006                                                                                        Dosen Pembimbing 1 : Ir. Hendri Sawir, S.T, M.Si                                                                                        Dosen Pembimbing 2 : Sri Yanti Lisha, S.T  ABSTRAK       Penelitian ini mempelajari tentang kemampuan kulit buah kakao (Theobroma cacao) untuk mengurangi konsentrasi ion logam kromium (VI) pada limbah cair. Dalam penelitian dilakukan uji terhadap : pengaruh pH, konsentrasi awal larutan ion logam, waktu kontak, massa adsorben dan ukuran partikel dengan menggunakan metode batch. Kondisi optimum untuk ion logam kromium (VI) diperoleh pada pH 6, dengan konsentrasi awal 750 mg/L, waktu kontak 15 menit, massa adsorben 0,1 gram dan ukuran partikel 32 μm. Kondisi optimum telah diaplikasikan pada limbah elektroplating di Jirek – Bukittinggi, diperoleh kapasitas penyerapan ion logam kromium (VI) 0,0776 mg/g dengan efisiensi penyerapan 84,07 %.