Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

671 item publik

Publikasi

Halaman 5 dari 34

Analisa Beban Kerja untuk Menentukan Kebutuhan Operator dengan Menggunakan Metode Workload Analysis di CV. Sepatu Liberty

GATOT PRIYADI
2022 · Thesis · Open Access

Pada hari-hari tertentu seperti hari lebaran, tahun baru maupun acara-acara besar lainya jumlah permintaan di CV Sepatu Liberty menjadi meningkat dari sebelumnya, dengan jumlah karyawan yang masih kurang membuat jam kerja karyawan menjadi meningkat tentunya hal ini membuat banyak karyawan yang mengeluh kelelahan karena harus lembur, bahkan ada karyawan yang mengalami sakit dan harus izin kerja karna kurangnya jam istirahat. Akibatnya ini membuat pekerjaan menjadi tidak efektif dan menyebabkan proses pengerjaan sepatu menjadi lambat. Untuk itu perlu dilakukan perhitungan beban kerja dan jumlah tenaga kerja yang tepat dengan metode Workload Analysis, ini berguna untuk menentukan apakah karyawan perlu di tambah atau dikurangi. Berdasarkan perhitungan beban kerja dengan Workload Analysis di dapatkan 2 buah stasiun kerja mengalami beban kerja yang overload atau berlebih, yaitu stasiun kerja pembuatan pola dengan total nilai WLA 1,64 dan beban kerja mencapai 82%. Stasiun kerja berikutnya adalah stasiun kerja pengeleman dengan total nilai WLA 2.40 dan beban kerja mencapai 80%. Sedangkan pada stasiun kerja finishing dengan total nilai WLA 1,17 dan beban kerja 59% ini dinyatakan beban kerja sudah normal. Sedangkan untuk kebutuhan operator perlu di lakukan penambahan masing-masing 1 orang pada stasiun kerja pembuatan pola dan pengeleman.

Analisis Kebutuhan Dimensi Main Sump dan Pompa untuk Mine Dewatering pada Front Timur Pit B PT. Mifa Bersaudara

RAHMINA SIHOMBING
2022 · Thesis · Open Access

Debit pompa yang masuk ke main sump berasal dari travelling sump, serta curah hujan yang tinggi mengakibatkan tergenangnya air limpasan di pit B Timur dan daerah main sump yang terlalau dekat dengan jalan produktivitas alat angkut produksi sangat di khawatirkan akan terjadinya overflow dan dapat menghambat aktivitas produksi. Tujuan Penelitian adalah untuk mendesain dimensi sump agar dapat menampung volume air yang akan masuk ke front penambangan, serta kebutuhan pompa yang akan digunakan untuk mengeringkan main sump supaya tidak terjadi overflow. Dengan menggunakan metode distribusi gumbel, metode mononobe, untuk perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional dan untuk Efisiensi pompa menggunakan metode discharge. Main sump yang baru dibuat volume tampungannya sebesar 680.634 m3/hari. Dari analisa yang dihitung 1 unit pompa dapat mengeluarkan air pada main sump sebesar 295,2 m3/jam, sebelumya debit aktual pompa adalah 512.764,8. Dan pompa digunakan 1 unit, dan hanya bisa mengeluarkan air 295,2 m3/jam, 6.199,2 m3/hari dan air yang tertinggal sekitar 506.565,6 m3/hari. Perbandingan dari debit total yang masuk ke main sump dengan debit total pompa yang tersedia maka diperlukan penambahan pompa. Jumlah pompa yang dibutuhkan adalah 3 pompa dengan waktu pengeringan 3 hari. Untuk tidak terjadinya penambahan pompa maka dirancanglah Kedalaman dimensi main sump yang baru, agar air yang akan masuk dapat tertampung dan tidak mengakibatkan overflow nantinya.

Kajian Perbandingan Biaya Peledakan Menurut Geometri Aktual dan Usulan pada PT. Macmahon Mining Services di Tambang Emas PT. Agincourt Resources Martabe Batangtoru

PERTIWI BR SEMBIRING
2022 · Thesis · Open Access

PT. Macmahon Mining Services dalam melakukan peledakan menggunakan geometri peledakan dengan metode trial and error (uji coba) di lapangan. Geometri yang digunakan perusahaan sebelumnya memiliki nilai Burden (3,1 m), spasi (3,6 m), jenjang (10 m), dan Sub drill (0,5 m). Dari geometri yang sudah digunakan perusahaan terjadi penurunan kualitas fragmentasi batuan dimana hasil peledakan dalam bentuk bongkahan besar (boulder). Tujuan penelitian adalah menganalisis geometri peledakan usulan menurut R.L. Ash dan menghitung total biaya yang harus dikeluarkan pada kegiatan peledakan pada PT. Macmahon Mining Servicis. Data primer yang dibutuhkan adalah geometri peledakan aktual. Data sekunder yang dibutuhkan adalah peta lokasi penambangan, peta kesampaian daerah, spesifikasi bahan peledak, jenis bahan peledak yang digunakan, harga bahan peledak, gaji karyawan, dan target volume peledakan. Geometri peledakan usulan menurut RL.Ash yaitu burden 3,7 m, spacing 4,25 m, sub drilling 0,7 m, stemming 2,59 m, dengan jenjang yang sudah di tetapkan perusahaan yaitu 10 m, panjang kolom isian 8,1 m, loading density 16,45 kg/m, pemakaian bahan peledak 133,24 kg, volume peledakan perlubang 402,56 Bcm, dan jumlah lubang sebanyak 26 lubang/hari. Total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan khusus pit Purnama Main pada tahun 2020 menggunakan geometri aktual adalah sebesar Rp 11.446.358.000,- dan menggunakan geometri usulan sebesar Rp 9.053.681.000,-. Total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan khusus pit Purnama Main pada tahun 2021 menggunakan geometri aktual adalah sebesar Rp 16.370.197.000,- dan menggunakan geometri usulan sebesar Rp 13.967.437.000,-.

Perancangan Pit Limit Berdasarkan Stripping Ratio pada Pit 5 Penambangan Batubara PT. Caritas Energi Indonesia Provinsi Jambi

MUHAMMAD RIPAI PARDOSI
2022 · Thesis · Open Access

PT. Caritas Energi Indonesia berada di Desa Tanjung Rambai, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi merupakan daerah yang memiliki potensi bahan galian batubara yang sudah melakukan kegiatan operasi produksi. Guna untuk mengembangkan usaha di bidang pertambangan, perusahaan berencana akan membuka pit baru yaitu pit 5, namun belum melakukan kajian teknis lanjutan. Oleh karena itu perhitungan cadangan terkira, penentuan batas penambangan (pit limit) yang ekonomis, dan desain pit tentunya menjadi hal yang penting dalam rencana pembukaan pit baru. Tujuan penelitian ini adalah perhitungan cadangan batubara terkira, penentuan batas penambangan (pit limit) berdasarkan ESR, dan menentukan desain pit. Perhitungan cadangan dilakukan menggunakan metode Area Of Influence (AOI), batas penambangan (pit limit) berdasarkan perhitungan Economyc Stripping Ratio (ESR) dengan pendekatan metode blockstripe dengan membuat dimensi blok 50x50 meter, dan untuk desain pit dirancang dari hasil pit limit ekonomis berdasarkan rekomendasi geometri lereng. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data topografi, data pemboran, data biaya penambangan dan harga jual batubara, dan data geometri lereng. Proses pengolahan data menggunakan bantuan software Minescape 5.7. Hasil pengolahan data diperoleh cadangan batubara terkira sebesar 687.641,3 Ton dengan overburden 2.172.800,3 m3. Berdasarkan perhitungan nisbah kupas diperoleh batas ekonomis nisbah kupas yaitu 1 : 8,2. Dengan demikian batas penambangan (pit limit) dirancang pada SR 1 : 8. Berdasarkan rekomendasi geoteknik untuk geometri lereng diperoleh luas bukaan desain pit 5 yaitu 9,2 Ha.

Kajian Intrusi Air Laut Berdasarkan Analisis Geolistrik di Desa Sentang Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara

FERDINAN PANDIANGAN
2022 · Thesis · Open Access

Kegiatan ini dilakukan di Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui sebaran intrusi air laut pada lokasi penelitian. Informasi ini sangat berguna untuk mengetahui sejauh mana daerah lokasi telah terintrusi air laut. Metode yang digunakan adalah metode tahanan jenis 1D dengan Konfigurasi Schlumberger, sebanyak 3 lintasan pengukuran. Jarak antar lintasan pengukuran berdekatan, dimana total panjang bentangan masing-masing kedua titik ukur adalah Lintasan I 350 meter, dan Lintasan II 200 meter dan Lintasan III 350 meter. Berdasarkan data hasil pengukuran dan pengolahan data diduga bahwa lokasi penelitian berada pada formasi aluvium, dimana litologinya : kerikil, pasir dan lempung. Hasil dari pengukuran resistivity yang didapat ketiga lintasan terdapat intrusi air laut, yaitu : Lintasan pertama pada kedalaman 2.68 -10.8 m dengan nilai resistivitas 4.06 Ωm, Lintasan kedua pada kedalaman 2.34 - 9.32 m dengan nilai resistivitas 4.94 Ωm Lintasan ketiga pada kedalaman 2.56 - 9.8 m dengan nilai resistivitas 4.5 Ωm. Adapun dilakukan kegiatan pengujian air sumur warga dijadikan sebagai data pendukung yang di korelasikan dengan data resistivity. Disimpulkan bahwa daerah penelitian telah terintrusi air laut pada kedalaman berkisar 2.34 – 10.8 meter dan pada kedalaman 80.1-125 meter diduga belum terkontaminasi air laut.

Desain Kemajuan Penambangan di Site Retih PT. Bara Prima Pratama Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau

CHANDRA PRAYOGA
2022 · Thesis · Open Access

PT. Bara Prima Pratama telah membuka site baru yaitu Site Retih dengan luas IUP 1018 Hektare. Tentunya akan diperlukanya pembuatan desain kemajuan penambangan agar kegiatan pertambangan dapat tersusun dengan baik. Target produksi pada Site Retih sebesar 30.000 ton batubara dengan nilai stripping ratio (SR) maksimum 18.5 bcm/ton. Tahapan perencanaan yaitu, perencanaan arah kemajuan penambangan, urutan sequence pit penambangan sesuai dengan sebaran cadangan area rencana atau Pit Limit, target produksi perusahaan, serta geometri penambangan yang aman. Fungsi perencanaan penambangan yaitu sebagai kerangka susunan yang rinci terkait proyek penambangan dan menunjukkan urutan eksploitasi yang sesuai dengan desain serta peralatan (Taylor, 1977). Data yang diperlukan dalam penyusunan perencanaan penambangan yaitu data topografi, bor, area rencana, alat penambangan, jam kerja, serta data penunjang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain kemajuan penambangan pada Site Retih dan juga mengetahui produktifitas dari ketersedian alat dan juga waktu kerja efektif dalam satu bulan. Data primer yang dibutuhkan yaitu Cycle Time alat gali muat dan Cycle time alat angkut, dan Data sekunder yang didapat adalah Peta Topografi, Peta geologi, Data Survey, Data Pit Limit dan spesifikasi alat gali muat dan alat angkut. Hasil perhitungan volume dari desain kemajuan penambangan dengan software surpac adalah pada Sequence 1 untuk OB 643.069 dan batubara 30.234, sequence 2 untuk OB 556.260 dan batuabra 29.527, sequence 3 untuk OB 467.478 dan Batubara 36.724, sequence 4 untuk OB 518.081 dan Batubara 29.331, sequence 4 untuk OB 518.081 dan Batubara 28.036 dan untuk sequence 6 untuk OB 721.368 dan Batubara 186.700. Estimasi total volume dan tonase batubara dari desain kemajuan dalam 6 sequence adalah OB 3,463,468 dan Batubara 186,700 ton dengan luasan area 16.2 Hektare. Dengan nilai total Striping Ratio adalah 18.55. Dan produktifitas alat Dossan 300 180 Bcm/Jam dan DT Hino 500 produktifitas 40.62 Bcm/Jam. Dengan Jumlah Unit yang dipakai adalah 10 Unit Excavator Dossan 300 dan 40 unit Untuk Dump Truck

Analisis Efisiensi Kerja Alat Gali Muat (CAT 330D L) dan Alat Angkut (HINO 500 FM 260 JD) Menggunakan Metode Regresi Linier Multivariate untuk Mencapai Target Produksi Pengupasan Overburden di Pit Barat, PT. Allied Indo Coal Jaya, Kota Sawahlunto

AHMAD KHALIST
2022 · Thesis · Open Access

Target produksi pengupasan overburden pada bulan April 2022 sebesar 30.000 Bcm/bulan. Berdasarkan data aktual didapatkan produksi pengupasan overburden sebesar 23.348 Bcm/bulan. Berdasarkan observasi dilapangan ditemukan adanya waktu loss time kategori idle time sebesar1,16 jam/hari dan kategori delay time sebesar 0,51 jam/hari, adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis produktivitas alat gali muat dan alat angkut, menganalisis efisiensi kerja dan nilai ketersedian alat gali muat dan alat angkut dan mendapatkan waktu optimal loss time menggunakan metode regresi linier multivariate. Hasil perhitungan efisiensi kerja dari alat gali muat excavator CAT 330 D L berdasarkan rata-rata nilai efisiensi kerja harian sebesar 89,14% dan alat angkut (DT-017) sebesar 88,29% , dengan nilai ketersediaan alat dari unit excavator CAT 330 D L didapatkan MA 99% , PA 99%,UA 78% dan EU 77,4%. Dan alat angkut (DT-017 didapatkan MA 99%, PA 96%, UA 78,2% dan EU 77,8%. Selanjutnya melakukan simulasi waktu losstime. Berdasarkan persamaaan regresi linier multivariate Y =1276,8 + -127,4 (X1) + -452,6 (X2). Maximal kategori idle time (X1) sebesar 0,96 jam /hari jika X1= 0 dan delay time (X2) sebesar 0,27 jam/hari jika X2 = 0, sehingga didapatkan persamaan matematis dari rumus gradient X2 = -3,555,6X2 + 0,96. Maka dapat dilakukan simulasi waktu losstime, didapatkan waktu optimal loss time untuk mencapai target produksi sebesar 0,84 jam/hari di luar waktu non produktif (waktu istirahat). Menghasilkan produksi pengupasan overburden sebesar 1.156,7 Bcm/hari dengan total produksi sebesar 30.074 Bcm/bulan.

Analisis Produktivitas Belt Conveyor di Tunnel 6 PT. Allied Indo Coal Jaya, Desa Parambahan Kec. Talawi, Kota Sawahlunto Sumatera Barat

REMONDO N
2022 · Thesis · Open Access

PT. Allied Indo Coal Jaya (AICJ) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara, dengan metode penambangantambang bawah tanah. Pada tunnel 6 dalam membawa atau mengangkut bahan galian batubara dari lokasi penambangan atau front kerja ke stock pile yang berada diluar tunnel PT. AICJ menggunakan transportasi belt conveyor sepanjang 250 meter. Produktivitas pada tunnel 6 belum optimal, secara aktual rata-rata hanya memproduksi 4,697 ton/jam, dengan target produksi 1000 ton/bulan, sehingga diperlukan analisis tentang produktivitas belt conveyor, dan efisiensi kerja dari belt conveyor itu sendiri belum bekerja dengan optimal, sehingga diperlukan untuk menganalisis efisiensi kerja dari belt conveyor. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas dari belt conveyor dan menganalisis efisiensi kerja dari belt conveyor. Pengujian belt conveyor menggunakan teknik pengukuran langsung dengan menggunakan alat water pass, meteran, dan stopwatch. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menghitung luas penampang belt, kemiringan belt, kecepatan belt, kapasitas belt, gaya tarik efektif belt, dan produktivitas belt conveyor. Berdasarkan hasil penelitian produktivitas teoritis sebesar 220,2 ton/jam. Dan untuk efisiensi kerja dari belt di dapatkan (MA)51,8%, (PA) 60,6%, (UA) 70% dan (EUT) 42,4%.

Evaluasi Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Penambangan Batubara PT. Bhumi Sriwijaya Perdana Coal Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan

AYU SRI MARTA
2022 · Thesis · Open Access

Berdasarkan pengamatan dan data dari periode Januari-Mei 2022 telah terjadi 12 kecelakaan yang terjadi dengan 10 kasus kecelakaan jenis property demage (kerugian property) dan 2 kasus kecelakaan first aid. Di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal masih terdapat Tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman untuk itu perlu dilakukan penilaian dan evaluasi tentang pelaksanaan keselamatan dan Kesehatan kerja untuk menciptakan kondisi aman, menghindari tindakan tidak aman dan pengawasan pada setiap kegiatan. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan, sering terjadi kecelakaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kekerapan dan keparahan dari suatu kecelakaan dilakukan perhitungan frequency rate dan severity rate di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal dan Analisa penyebab kecelakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuesioner terhadap pekerja di PT. Bhumi Sriwijaya Perdana Coal dan diolah menggunakan metode statistik kecelakaan dan diagram. Nilai frequency rate (FR) periode januari-mei 2022 di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal sebesar 27,11 yang berarti PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal tergolong tingkat bahaya tinggi. Hal ini dibuktikan dengan nilai frequency rate periode januari-mei 2022 adalah FR ≥10. Sedangkan nilai keparahan kecelakaan kerja Severity Rate periode januari-mei melebihi cutting point 0 yakni sebesar 1,2 perusahaan seharusnya tidak kehilangan hari kerja produktif akibat kecelakaan kerja, karena dari insiden-insiden tersebut menyebabkan hilangnya hari kerja sebanyak 1 hari kerja. Persentase faktor penyebab kecelakaan yang ada di PT.Bhumi Sriwijaya Perdana Coal periode januari-mei adalah tindakan tidak aman (unsafe action) sebesar 63% dan kondisi tidak aman (unsafe condition) sebesar 37%.

Analisis Pengaruh Kapur Tohor, Tawas dan Zeolite Terhadap Parameter TSS dan pH pada Penetralan Air Asam Tambang CV. Tahiti Coal

ARIS WAHYUDI
2022 · Thesis · Open Access

CV. Tahiti Coal merupakan perusahaan bergerak di bidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2005 menggunakan sistem tambang bawah tanah dengan metode room and pillar. Air asam tambang yang berada pada setling pond berasal dari tambang bawah tanah tepatnya pada lubang THC-04 CV. Taiti Coal kemudian dialirkan ke sungai yang berada di sekitar area penambangan. Indikasi air asam tambang yang ada di CV. Tahiti Coal dapat diketahui dengan terdapatnya air yang berada pada kolam pengendapan memiliki pH sebesar 5 selain itu juga terdapat adanya adanya air limbah keruh berwarna kecoklatan dan coklat kemerahan. Kualitas air asam tambang setelah penambahan kapur tohor, tawas, zeolite pada CV. Tahiti Coal telah memenuhi baku mutu lingkungan untuk pH dan TSS dengan dosis 0,12 g/l kapur tohor, 0,12 g/l tawas, dan 0,2 g/l zeolite. Jumlah kebutuhan untuk menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor, tawas, dan zeolite adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan tawas adalah 19,1808 kg/hari, jika menggunakan zeolite adalah 31,968 kg/hari Biaya yang dibutuhkan dalam menetralkan air asam tambang pada CV. Tahiti Coal jika menggunakan kapur tohor adalah Rp 172.627/hari, jika menggunakan tawas adalah Rp 190.180,8/hari, jika menggunakan zeolite adalah Rp 223,776/hari

Evaluasi Produktivitas PC-2000 EX1801 pada PIT CD BMO2 Area Penambangan PT. Pama Persada Nusantara Distrik BRCB

EKO FERNANDO
2022 · Thesis · Open Access

Produktivitas aktual PC-2000 EX1801 pada PT. Pama Persada Nusantara Site BRCB saat ini sebesar 631 bcm/jam sedangkan terget dari perusahaan sebesar 840 bcm/jam artinya PC-2000 mengalami loss produksi sebesar 209 bcm/jam. Tidak tercapainya produksi alat gali muat tersebut disebabkan karena kurang optimalnya kinerja alat gali muat ditandai dengan adanya abnormal cycle time pada alat angkut kadang front loading terjadi antrian kadang front loading. Faktor lain yang bisa menjadi penyebab tidak tercapainya produktivitas alat gali muat adalah metode loading yang digunakan. Pada PT. Pama Persada Nusantara Site BRCB metode loading yang digunakan adalah face to face belum optimal. Selain itu penyebab tidak tercapainya produktivitas alat gali muat adalah Spotting time yang lama dan Efektif working hours yang rendah yaitu sebesar 66% sedangkan target perusahaan sebesar 82%. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis loss produksi alat gali muat, faktor penyebab tidak tercapainya produktivitas alat gali muat dan cara meningkatkan produktivitas alat gali muat pada Pit CD BMO2 area penambangan PT. Pama Persada Nusantara distrik BRCB. Dari hasil penelitan didapatkan Produksi aktual sebelum Perbaikan adalah 631 Bcm/jam dengan target produksi sebesar 840 Bcm/jam maka loss produksi PC2000 EX1801 adalah sebesar 209 Bcm/jam dan produksi aktual setelah Perbaikan adalah 840 Bcm/jam dengan target produksi sebesar 840 Bcm/jam ditemukanlah 9 Akar Penyebab masalah, yaitu operator kurang memahami terkait efek loss time, operator HD dan PC kurang memahami metode new face to face loading, operator tidak merapkan metode digging 5 jari, pengaturan jadwal refueling belum serempak, belum terdapat back up refueling, PC tidak menunggu HD saat awal operasi pasca slippery, HD parkir terlalu jauh saat changeshift dan menjelang rest time, dudukan PC tidak rata, terdapat genangan air di front.

Optimasi Blending Batubara Menggunakan Metode Trial and Error dan Metode Simplex untuk Memenuhi Kriteria Permintaan Konsumen di CV. Bara Mitra Kencana, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

YUSRIL MAHENDRA
2022 · Thesis · Open Access

CV. Bara Mitra Kencana merupakan salah satu pertambangan batubara bawah tanah yang berlokasi di Talawi, Kota Sawahlunto yang memiliki 6 lubang penambangan yaitu KWT 2, KWT 3, KWT 4, BMK 14, BMK 04 dan TK 04. Saat eksekusi penyerahan batubara ke PLTU Ombilin pada Juni 2022, terdapat parameter kualitas batubara yang tidak sesuai dengan kontrak PJBB, sehingga adanya penurunan harga jual beli batubara serta tuntutan untuk bulan berikutnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis beda kualitas batubara berdasarkan hasil laboratorium, kuantitas blending batubara yang tepat serta nilai profit yang dihasilkan. Metode pengolahan yang digunakan adalah metode trial and error dan metode simplex. Hasil pengolahan didapatkan nilai gross calorifc value BMK 14 adalah 5234 Kcal/kg, total moisture 4,71%, ash content 30,33%, dan sulphur 0,9%. Kemudian nilai gross calorifc value BMK 04 adalah 6095 Kcal/kg, total moisture 5,23%, ash content 17,5%, dan sulphur 1,09%. Serta nilai gross calorifc value TK 04 adalah 7728 Kcal/kg, total moisture 4,74%, ash content 1,2%, dan sulphur 0,5%. Kuantitas blending batubara dengan metode trial and error pada lubang KWT 2, KWT 4, BMK 04 dibutuhkan 86,667 ton dan pada lubang KWT 3, BMK 14, TK 04 dibutuhkan 3246,667 ton. Sedangkan dengan metode simplex, pada lubang KWT 2 dibutuhkan 3334,579 ton, KWT 3 dibutuhkan 1738,2 ton, KWT 4 dibutuhkan 325,519 ton, BMK 14 dibutuhkan 1105,242 ton, BMK 04 dibutuhkan 1436,044 ton dan TK 04 dibutuhkan 2060,412 ton. Untuk hasil perhitungan PJBB antara CV. Bara Mitra Kencana dengan PLN didapatkan keuntungan dari hasil penjualan batubara dalam 1 bulan yaitu Rp. 8.500.000.000.

Estimasi Cadangan Batubara Berdasarkan Stripping Ratio untuk Menentukan Pit Limit Site Retih pada PT. Bara Prima Pratama di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau

RIZKI ARI PUTRA SIRAIT
2022 · Thesis · Open Access

PT Bara Prima Pratama merupakan industri yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara. Saat ini penambangan pada kawasan WIUP yang sedang berjalan cadangannya semakin sedikit, salah satu cara untuk memperpanjang waktu tambang adalah dengan melakukan ekspansi yaitu menambah kawasan wilayah izin usaha penambangan baru yang bernama site sungai retih, dengan demikian perhitungan cadangan terkira dan cadangan terbukti serta optimasi pit limit dan desain pit tentunya menjadi hal yang penting demi keberlangsungan tambang kedepannya. Striping ratio yang digunakan oleh perusahaan adalah 1:18,5, stripping ratio adalah nisbah kupas perbandingan volume batubara dan overburden. Menggunakan metode block strip untuk menentukan pit limit dan metode AOI (Area Of Influence) untuk perhitungan cadangan. Penelitian hanya menggunakan data sekunder, yaitu data bor, data topografi, geometri lereng dan jalan tambang. Proses pengolahan data dengan melakukan permodelan dan perhitungan cadangan menggunakan data log bor sebanyak 289 titik bor, menggunakan sotware surpac 6.3.1, sehingga didapatkan total cadangan sebanyak 2.001.267 ton. Untuk pengoptimasian metode block strip dibuat dengan ukuran 20x20 meter melalui block model pada surpac, di optimasi melalui blok terluar pada block strip dengan memunculkan atribut SR setiap blok . Hasil dari optimasi dalam tahap selanjutnya yaitu desain pit, mengikuti parameter geometri lereng dan jalan tambang yang direkomendasikan perusahaan. Sehingga didapatkan hasil nilai SR 1:18,29 dengan total cadangan terkira 1.468.028 ton, cadangan terbukti 1.394.626,6 ton dan luas area 121,77 hektar. Analisa data cadangan dilakukan dengan penginputan titik bor secara manual dan kontur struktur batubara, setelah dilakukan analisis terhadap cadangan terdapat indikasi patahan dengan jarak 45 m dan beda tinggi 25 m. Sementara untuk optimasi dan desain pit limit dilakukan pembuatan reserve graphic sebelum dan sesudah optimasi pit limit untuk mengetahui bagian block yang di eleminasi .

Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Kucing di Klinik Hewan Happy Pet Clinic Menggunakan Metode Forward Chaining

AINUN NAFIZAH
2022 · Thesis · Open Access

Kucing merupakan hewan yang sangat menggemaskan, dengan bentuk tubuh dan bulu yang indah, inilah alasan banyak orang untuk memilih kucing sebagai hewan peliharaan yang menyenangkan Tetapi kucing rentan juga terhadap serangan penyakit. Semakin meningginya minat masyarakat luas dalam memelihara kucing mungkin sebagian pemelihara kucing kurang paham tentang penyakit kucing serta tidak mengetahui gejala-gejala penyakit yang terjadi pada kucing. Selain itu, kurangnya keberadaan klinik hewan dan keterbatasan waktu yang dimiliki oleh dokter hewan dalam memberikan bantuan dan konsultasi tentang penyakit kucing yang membuat pemilik kucing mengalami kesulitan untuk memeriksa hewan kesayangannya ketika sakit. Dari kendala dan permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk membuat suatu sistem pakar yang dapat mengatasinya, maka sangat dibutuhkan sebuah aplikasi sistem pakar yang mengadopsi kecerdasan buatan di bidang kedokteran hewan yang dapat mendiagnosa penyakit pada kucing dengan menggunakan metode forward chaining dan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Dan diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bantuan bagi pemilik kucing dalam memperoleh informasi penyakit pada kucing dan gejala-gejala yang dialami kucing beserta solusi penanganannya.

Analisis Lossetime Optimal Alat Gali Muat Excavator 1250 dan Alat Angkut HD 785 pada Kegiatan Pemindahan Tanah Penutup Menggunakan Regresi Linier Berganda pada Pit MTBU Penambangan PT. Pama Persada Nusantara

SAKA EDO SAPUTRA
2022 · Thesis · Open Access

Dalam Kegiatan Penambangan PT. Pama Persada Nusantara sering terjadi adanya ketidaksesuaian antara rencana dengan kondisi aktual dilapangan dimana target waktu kerja dan target produksi mengalami ketidaksesuaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis produksi aktual, menganalisis losstime menggunakan regresi linier berganda serta menganalisis efisiensi penggunaan alat pada alat gali muat dan alat angkut. Hasil penelitian ini menunjukan target produksi aktual diperoleh 295.942 BCM/bulan dan masih di bawah target produksi yaitu sebesar 373.269 BCM/bulan. Dan hasil persamaan model matematis analisis regresi linear berganda yang dihasilkan dari hubungan delay time (variable bebas X1) dan idle time (variable bebas X2) terhadap target produksi (variable terikat Y) adalah sebagai berikut excavator 1250 (1173) Y= 12730,208 + -188,352X1 + -852,658X2 dengan losstime optimal yang dapat diterapkan pada excavator dengan waktu idle 0,85 jam/hari dan waktu delay 3,8 Jam/hari. Sedangkan untuk HD 785 fleet (1173) Y= 4489,547 + -135,417X1 + -292,811X2 dengan waktu idle 0,64 Jam/hari dan waktu delay 1,39 jam/hari. Dan hasil dari analisis waktu kerja efektif dan efisiensi kerja untuk alat gali muat sebelum dilakukan perbaikan 66% maka setelah dilakukan perbaikan efisiensi kerja sebesar 78%. Dan alat muat sebelum perbaikan efisiensi kerja 65% setelah perbaikan efisiensi kerja 90%.

Analisis Pengaruh Fly Ash dan Kapur Tohor Terhadap Kualitas pH dan TSS pada Penetralan Air Asam Tambang

BOYMAN SITUMORANG
2022 · Thesis · Open Access

Pengelolaan air asam tambang dapat dilakukan dengan pengolahan aktif dan pengolahan pasif. Pengelolaan air asam tambang di PT. Bara Prima Pratama dilakukan dengan system metode aktif yaitu dengan pengapuran. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap parameter pH air asam tambang dan menganalisis penggunaan fly ash dan kapur tohor terhadap parameter TSS pada penetralan air asam tambang. Proses netralisasi dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan metode eksperiment dengan penambahan koagulan fly ash dan kapur tohor dosis 0,003 g/l, 0,27 g/l dangan dosis keseluruhan 0,30gr. penambahan fly ash dan kapur tohor dengan dosis 0,006 g/l, 0,24 g/l dangan dosis keseluruhan 0,30 g/l. Dari hasil penelitian ini fly ash, kapur tohor tidak berpengaruh besar terhadap perubahan sedangkan kapur Tohor dapat meningkatkan nilai pH dangan cepat. Pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap pH setelah penetralan memiliki kolerasi nilai R2 = 0,7752 (77,52%) adalah nilai yang sangat kuat, dengan dosis 0,30 gr pada percobaan ke 1(10:90), percobaan ke 2 (20:80), percobaan ke 3(30:70). Pengaruh komposisi campuran fly ash dan kapur tohor terhadap TSS setelah penetralan memiliki kolerasi nilai R2 = = 0,7449 (74,49%) adalah nilai yang sangat kuat, dengan dosis 0,30 gr pada setiap percobaan

Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda di PT. Lembah Karet

BOBI ADITYA
2022 · Thesis · Open Access

PT. Lembah Karet merupakan salah satu perusahaan industri pengolahan karet alam menjadi karet remah (crumb rubber) yang memproduksi crumb Rubber SIR 20 dengan orientasi ekspor 95%. Negara tujuan ekspor terbesar yaitu amerika serikat. PT Lembah Karet ditintut untuk selalu menggunakan K3 dalam bekerja, hal ini di anjurkan perusahaan agar tidak terjadinya kecelakaan dan kematian pekerja, terganggunya proses operasional perusahaan, mengurangi output produksi, dan terciptanya hubungan industrial yang buruk. Variabel Kesehatan Kerja dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, berarti Kesehatan Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas. Kesehatan Kerja yang lebih membuat keselamatan kerja menjadi terjamin. Itu disebabkan karena Kesehatan Kerja yang baik dapat membuat karyawan mampu menjaga stabilitas hasil produktivitas di PT. Lembah Karet. Pengaruh Kesehatan kerja dan Keselamatan kerja 13% dimana hasil ini didapatkan dari kuisioner yang disebarkan kepada karyawan PT. Lembah Karet.

Keserasian Alat Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Overburden dengan Menggunakan Teori Antrian pada Kegiatan Penambangan PT. Samantaka Batubara

EDI HERY SANDI
2022 · Thesis · Open Access

PT. Samantaka Batubara menargetkan operasi produksi perjam sebesar 200 BCM/Jam sedangkan produksi aktual berkisar 150 BCM/jam. Artinya target produksi belum tercapai. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target operasi produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, kinerja alat yang rendah menjadi salah satu hal yang menyebabkan tidak tercapainya produksi, sehingga perlu dikaji. Kajian kinerja alat gali muat dan alat angkut meliuputi Mechanical Availability (MA), Use of Utilization (UA), Physicall Availability (PA) dan Effective Utilization (EU). Tujuan penelitian adalah: menganalisis kinerja alat gali muat dan alat angkut pada pengupasan overburden di pit M5 PT. Samantaka Batubara, menganalisis produktivitas alat gali-muat dan alat angkut setalah perbaikan dengan mengunakan teori antrian pada pengupasan overburden di Pit M5 di PT. Samantaka Batubara.Data yang diambil untuk penelitian berupa cycle time alat muat, cycle time alat angkut,waktu kerja efektif,peta topografi,waktu kerja yang tersedia, dan data spesifikasi alat. Ketersedian alat gali muat Excavator Komatshu PC 400 dengan MA=80,56% PA=81,58 % UA=93,55% EU=76,32% , sedangkan untuk efisiensi alat angkut dumpt truck nissan CWB dengan MA=92,31% PA=94,34% UA=66,67% EU=63,16% Produksi aktual alat gali muat Excavator Komatshu PC 400 adalah 172,87 BCM/jam. Perhitungan produktivitas alat angkut Dump Nissan CWB adalah 145,095 Bcm/jam, sedangkan untuk produksi setelah perbaikan mengunakan teori antrian adalah 239,52 BCM/ jam. Setelah melakukan perbaikan mengunakan metode teori antriian unit dump truck perlu dilakukan pengurangan satu unit dump truck sehingga keserasian alat menjadi 0,99

Penggunaan Teknologi Plasma Tipe Dielectric Barrier Discharge dalam Mengurangi Kandungan BOD dan COD pada Limbah Cair Industri Kelapa Sawit

LAILATUL RAHMI
2022 · Thesis · Open Access

Semakin meningkatnya industri kelapa sawit sejalan dengan semakin meningkatnya kuantitas limbah cair yang dihasilkan. Hal ini mengharuskan industri kelapa sawit menyediakan IPAL dengan lahan yang luas dalam mengolah limbah cair tersebut. Disamping penggunaan lahan yang luas, pengolahan limbah cair dengan mengggunakan metoda konvensional membutuhkan waktu pengolahan yang relatif lama sehingga dibutuhkan sebuah teknologi alternatif yang mampu untuk membantu industri dalam mengolah limbah cair yang dihasilkan dalam waktu yang singkat dan lahan yang terbatas. Penggunaan teknologi plasma tipe dielectric barrier discharge adalah salah satu metoda yang dapat digunakan dalam mengolah limbah cair industri kelapa sawit. Dalam pengujian ini limbah cair industri kelapa sawit diberi tegangan yang berbeda-beda sebesar 0 Kv, 15Kv, 20Kv, 25 Kv. Didapatkan kadar BOD dengan tegangan 25 kV sebesar 184 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar 97%dan COD sebesar 321 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar sebesar 97%.