COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Analisa Geometri Peledakan Tambang Bawah Tanah Di PT. Allied Indo Coal Jaya, Nagari Parambahan Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat
Pemodelan Sistem Jaringan Ventilasi Menggunakan Software Kaezemaru pada Lubang C 2A01 Tambang Bawah Tanah PT. Nusa Alam Lestari
Analisis Pengaruh Geometri Peledakan terhadap Getaran Tanah (Ground Vibaration) di PT. Bintang Sumatera Pacifik, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat
Analisis Ventilasi Tambang untuk Mengetahui Kebutuhan Operasional Penambangan pada Lubang Bukaan CV. Tahiti Coal
Data Mining
Manajemen Sumber Daya Manusia
MIKRO BIOLOGI
Mekanika Tanah 1
Analisis Pengaruh Kadar Air dan Berat Jenis Tanah Terhadap Longsoran di Front Penambangan PT. Kamalindo Sampurna Desa Rantau Tenang Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi
Tanah merupakan elemen dasar dari konstruksi pertambangan. Kemampuan tanah untuk memikul beban tersebut dinyatakan sebagai daya dukung tanah. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui kekuatan tanah, karena tanpa mengetahuinya maka konstruksi jalan dan lereng di daerah front penambangan akan mengalami kegagalan seperti terjadinya kelongsoran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kadar air tanah, berat jenis tanah, dan Menganalisa pengaruh kadar air terhadap berat jenis tanah di PT. Kamalindo Sampurna. Variable penelitian dengan menggunakan metode pengujian kadar air tanah dan berat jenis tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar air pada sempel A 9,23%, sempel B 6,08%, sempel C 11,01%, sempel D 9,52%, sempel E 9,52%, dan nilai rata-rata kadar air adalah 9,07%. Dan hasil pengujian berat jenis pada sempel A 4,51, sempel B 3,02, sempel C 2,62, sempel D 3,03, sempel E 2,70, dannilai rata-rata GS adalah 3,17. Dan persamaan hubungan antara kadar air dan berat jenis deanga menggabungkan data didapat nilai persamaan regresi R2 = 0,0149 sehingga hubungan dikategorikan korelasi sangat randah, hubungan hampir tidak berarti. Dari hubungan kadar air tanah terhadap berat jenis tanah di peroleh empiris yaitu Y = - 0,0517x + 3,6448. Dari persamaan tersebut kita dapat memprediksi nilai berat jenis suatu tanah dengan merubah nilai variabel X (kadar air tanah).
Evaluasi Saluran Drainase Jl. Raya Padang - Bukittinggi KM 17 KM di Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman
Drainase adalah sesuatu yang dimanfaatkan untuk mengalirkan kelebihan air yang tidak diinginkan pada suatu kawasan agar tidak terjadi banjir atau genangan. Sering terjadinya genangan dan tidak optimalnya lagi fungsi saluran drainase di Kecamatan Lubuk Alung dikarenakan inlet drainase yang tidak evektif dalam menangkap hujan (Koefisien Run Off) menuju ke sungai. Dengan itu dilakukan evaluasi drainase di Kecematan Lubuk Alung dengan mengetahui debit banjir rencana di jorong Sungai Abang dengan mengunakan data curah hujan 10 tahun dan menganalisis rata rata curah hujan dan menentukan curah hujan rencana dari data yang ada dengan cara uji parameter distribusi yang sesuai dengan parameter statistic. Jenis distribusi yang di gunakan adalah Metode Log Pearson III dan periode ulang yang digunakan dalam metoda ini adalah 5 tahun. Debit rencana yang di dapat dari saluran 1 adalah Q= 0,696 𝑚3/𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘 dan saluran 2 adalah Q= 0,295 𝑚3/𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘. Dan untuk kapasitas saluran drainase yang ada adalah dengan tinggi= 80 cm dan lebar= 80 cm dengan 𝑄𝑘𝑎𝑝𝑎𝑠𝑖𝑡𝑎𝑠 1= 0,838 𝑚3/𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘 dan tinjauan saluran 2 dengan tinggi= 80cm dan leba r= 75 cm 𝑄𝑘𝑎𝑝𝑎𝑠𝑖𝑡𝑎𝑠 2= 0,75 𝑚3/𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘. Dari hasil evaluasi kapasitas penampang yang ada lebih besar dari debit yang di rencanakan hasilnya drainase tidak bermasalah yang jadi masalah inlet kurang mampu menangkap Run Off yang ada karena di sebabkan inlet tertutupi oleh material kecil, dan kurangnya kesadaran masyarakat akan menjaga saluran drainase
Analisis Jaringan Distribusi Air Bersih PDAM Kota Padang Menggunakan Epanet 2.0 di Kelurahan Kampung Olo
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang dalam mendistribusikan air bersih ke pelanggan menggunakan sistem perpipaan. Permasalahan distribusi air bersih yang sering muncul di Kelurahan Kampung Olo adalah rendahnya tekanan dan masih adanya wilayah yang belum terlayani, salah satu daerah yang dilayani adalah Kelurahan Kampung Olo. Pada analisis jaringan distribusi di wilayah Kelurahan Kampung Olo menggunakan software Epanet 2.0. Pada tahun 2018 eksisting, 100 persen pelayanan, dan tahun 2022 tekanan yang rendah berada pada junction 45 dengan nilai dibawah 5 meter, yaitu di Jalan kandis. Nilai kecepatan yang tinggi pada tahun 2018 eksisting, 100 persen pelayanan, dan tahun 2022 yaitu pada pipa 40 di Jalan Kandis dengan nilai 2,54 meter/detik, 2,68 meter/detik dan 3,13 meter/detik. Kebutuhan air bersih Kelurahan Kampung Olo pada tahun 2018 eksisting adalah 19.94 liter/detik. Kondisi 100 persen pelayanan di tahun 2018 adalah 29.04 liter/detik, dan pada tahun 2022 adalah 69.50 liter/detik.
Perencanaan Teknis dan Manajemen Persampahan Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya
Kecamatan Pulau Punjung berada di Kabupaten Dharmasraya Provisi Sumatera Barat, yang memiliki luas wilayah 48.250 Ha dan jumlah penduduk sebanyak 49103 jiwa dengan administrasi pemerintah yang meliputi 6 (enam) nagari. Pengelolaan sampah di kecamatan Pulau Punjung masih rendah, sehingga harus di lakukan penanganan lebih lanjut seperti manajemen pengelolaan persampahan. Tujuan penelitian mengevaluasi sistem manajemen pengelolaan persampahan. Dari hasil penelitian di dapatkan proyeksi timbulan sampah pada tahun 2023 sebesar 2,36 l/o/h, di proyeksi menggunakan metode least square, komposisi sampah total untuk jenis sampah basah yang di dapatkan sebesar 52,32%, sampah kering sebesar 39,01%, dan sampah lain-lain sebesar 8,67%. Debit timbulan sampah yang di dapatkan sebesar 135.512 l/h. Dengan waktu pemindahan dari TPS di Kecamatan Pulau Punjung ke TPA Sitiung V Ragusa kurang lebih selama 2 jam/rit.
Evaluasi Sistem Jarigan Distribusi Air Bersih PDAM Kota Padang Menggunakan Epanet 2.0 (Studi Kasus di Komplek Cendana Kelurahan Mata Air)
Perusahaan Daerah Air Minum Kota Padang merupakan unit pengelola sistem penyediaan air minum. Permasalahan saat ini masyarakat di Kelurahan Mata Air sering mengeluhkan ketersediaan aliran PDAM pada saat jam puncak, Untuk itu perlu diketahui kebutuhan air bersih masyarakat di Kelurahan Mata Air saat ini dengan tingkat pelayanan 100 persen di tahun 2022 serta mengevaluasi sistem jaringan distribusi air bersih yang ada di Kelurahan Mata Air menggunakan Epanet versi 2.0 dan pengembangannya. Dari hasil simulasi epanet 2.0, kondisi jaringan distribusi di Kelurahan Mata Air pada kondisi 100 persen pelayanan, jaringan distribusi air bersih nilai tekannya yang rendah pada titik 46 di daerah Jalan Koto Baru dan untuk nilai kecepatan yang rendah terdapat pada pipa 25 yaitu di Jalan Gando Permata Blok A serta pada tahun 2022 tekanan jaringan distribusi air bersih yang rendah pada titik 43 di daerah Gang Manggis dan untuk nilai kecepatan yang rendah terdapat pada pipa 44 yaitu didaerah Jalan Koto Baru. kebutuhan air bersih masyarakat Kelurahan Mata Air pada kondisi 100 persen pelayanan adalah 62,30 liter/detik, dan pada tahun 2022 adalah 164,49 liter/detik.
Perancangan Sistem Informasi Data Rekam Medis Puskesmas Kumanis Kabupaten Sijunjung dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Visual Basic.Net
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kumanis Kabupaten Sijunjung saat ini membutuhkan keberadaan suatu system informasi yang akurat dan handal, serta cukup memadai untuk meningkatkan pelayanannya kepada para pasien. Tujuan system ini dirancang adalah untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam pengolahan data rekam medis di Puskesmas Kumanis, yang saat ini masih menggunakan metode pencatatan manual yang belum efisien, yaitu semua data-data dicatat di dalam sebuah buku. Dalam proses ini sistem yang berjalan belum optimal, kerena masih ada sistem manual dalam pengerjaanya. Dengan cukup banyaknya pasien setiap harinya, dibutuhkan sebuah aplikasi yang ditujukan untuk membantu proses pengolahan data pasien. Oleh karena itu dibangunlah sebuah aplikasi pengolahan data pasien dengan menggunakan pemrograman Visual Basic.Net dan databasenya MySQL.
Rancang Bangun Flokulator Sebagai Alat Uji Jart Test
Air adalah zat cair yang menjadi komponen utama cairan didalam tubuh semua makhluk hidup. Air baku yang dijadikan sebagai bahan baku air bersih oleh masyarakat saat ini kondisiya masih jauh dari bahan baku mutu. Dibutuhkan alat flokulator untuk pengolahan air sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari- hari dengan proses koagulasi flokulasi. Namun alat flokulator dipasaran dijual dengan harga relatif mahal. Maka dari itu penelitian Rancang Bangun Flokulator Sebagai Alat Uji Jart Test ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas flokulator yang dibuat serta mengetahui efektifitas pada alat flokulator yang dibuat apakah sudah sesuai SNI. Penelitian ini dalam bentuk eksperimen merancang bangun alat fokulator yang menghasilkan alat dengan putaran optimum yang sesuai dengan standart SNI. Perancangannya dengan menghubungkan arus AC ke power supply, lalu power supply bekerja mengubah arus AC ke DC, kemudian power supply mensupply arus tersebut kebeberpa komponen yaitu Dimmer, saklar dan dinamo, hingga kemudian alat bisa berfungsi menghasilkan putaran pada tangkai AS. Berdasarkan penelitian ini didapatkan kualitas flokulator baik dengan fungsinya antara lain seperti komponen alat maupun keseluruhan. Alat yang telah dirancang sudah sesuai dengan SNI karena telah mengarah ke standar fungsinya baik dari kecepatan putaran maupun komponennya. Namun masih perlu perbaikan dari segi komponen dan teknologinya untuk menghasilkan alat yang lebih baik.
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Minum Kapasitas 50 Liter Per Detik di IPA Lubuk Paraku PDAM Kota Padang
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan yang mendasar bagi manusia karena diperlukan secara terus menerus dalam kegiatan sehari-hari untuk bertahan hidup. Sepanjang aliran sungai Lubuk Paraku yang digunakan sebagai air baku IPA Lubuk Paraku terdapat aktifitas industri dan aktifitas penduduk sehingga perlu dilakukan pengawasan terhadap kualitas air. Terdapat kapasitas sebanyak 50 liter per detik yang belum digunakan untuk produksi di IPA Lubuk paraku. Perencanaan instalasi pengolahan air ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air baku sungai lubuk Paraku dan membuat perencanaan Instalasi pengolahan Air dengan kapasitas 50 liter per detik, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan di area pelayanan selatan PDAM kota Padang. Analisa air baku yang dilakukan diantaranya parameter fisika, kimia dan biologi. Dari hasil analisa didapatkan kualitas air baku tidak memenuhi baku mutu air minum karena terdapat Bakteri E.Coli dan Kekeruhan yang melebihi batas persyaratan. Instalasi pengolahan air yang direncanakan sesuai dengan SNI 6774:2008 tentang tata cara perencanaan paket unit IPA dan dibuat tipikal dengan IPA 50 liter per detik eksisting yaitu berupa bangunan struktur baja yang terdiri dari: unit koagulasi, unit flokulasi, unit sedimentasi, unit filtrasi (saringan pasir cepat), dan unit desinfeksi.
Rancang Penambangan Tunnel D-10 dengan Metode Room And Pillar PT. Dasrat Sarana Arang Sejati Kota Sawahlunto
Cadangan merupakan salah-satu kategori dari sumberdaya batubara yang telah dilakukan tahapan pengujian dan dinyatakan layak secara ekonomis untuk ditambang. PT. Dasrat Sarana Arang Sejati merupakan salah satu perusahaan yang memanfaatkan cadangan batubara yang ada untuk dilakukan penambangan. Dalam proses penambangan yang dilakukan, PT. DSAS menggunakan sistim penambangan underground mining atau tambang bawah tanah dengan metode yang digunakan adalah room and pillar, dimana pillar atau penyangga yang digunakan adalah batubara itu sendiri. Umumnya batubara yang bisa di produksi dengan menggunakan metode ini hanyalah 40 %, sedangkan 60% lainnya ditinggalkan sebagai penyangga batuan disekitarnya.Sehingga keuntungan yang dihasilkan tidaklah terlalu besar, namun biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar dibandingkan dengan metode lainnya.. Maka dari itu dibutuhkan perhitunagn tonase terhadap cadangan dan juga mengetahui bentuk sebaran yang ada, sehingga dapat dilakukan pembuatan rancangan penambangan yang sesuai dalam pengambilan batubara untuk mendapat hasil maksimal.Penelitian ini dilakuakan pada tunnel D-10 penambangan seam B PT. Dasrat Sarana Arang Sejati. Pembuatan model sebaran dan perhitungan tonase cadangan batubara dilakukan dengan menggunakan software minescape 4.118 dengan perhitungan volume menggunakan metode polygon (daerah pengaruh), pembuatan rancangan penambangan dilakukan dengan menggunakan software autocad, dan perhitungan tonase batubara yang bisa diproduksi dari tunnel D-10 dengan menggunakan rumus perhitungan volume dan akan dikalikan dengan angka density batubara yang ditetapkan perusahaan.
Sistem Informasi Penginputan Data Pendonor Darah di PMI Menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan MySQL
Palang Merah Indonesia (PMI) adalah pusat penyimpanan stok darah, dalam beberapa kesempatan tidak jarang kehabisan stok darah, sehingga menyulitkan bagi para pasien yang membutuhkan transfusi darah. Implikasi dari hal tersebut maka pasien yang membutuhkan darah sangat rentan tidak bisa terselamatkan, karena keterlambatan dalam memberikan transfusi darah. Dalam penginputan data para pendonor darah di PMI masih menggunakan buku dalam untuk pencatatan sehingga memerlukan waktu lama dalam pembuatan laporan, belum optimalnya sistem pelayan bagi para calon pendonor yang masih menggunakan sistem secara manual, pencarian data para pendonor dan pengelompokkan data para pendonor darah yang masih membutuhkan waktu yang lama. Menerapkan sistem aplikasi ini akan mampu mengolah data secara efektif dan efesien, dimana penyajian informasi yang diperlukan terutama dalam hal penyimpanan data pendonor darah akan lebih cepat diperoleh begitu juga dengan laporan yang dibutuhkan.
Pembuatan Dan Analisa Pupuk Cair Dari Lumpur Telaga Koto Baru (Studi Kasus di Kenagarian Koto Baru Kabupaten Tanah Datar)
Telaga Koto Baru merupakan semacam danau kecil yang terletak di Desa Koto Baru Kabupaten Tanah DatarProvinsi Sumatera Barat. Penelitian ini didasari oleh kondisi yang dapat dilihat secara visual pada Telaga Kotobaru terdapat indikasi terjadinya eutrofikasi yang kaya akan unsur hara pada perairan. Kandungan lumpur pada telaga Koto Baru yakni N= 6,93% P=1,79%, K=1,52%, C=15,50%. banyaknya unsur hara dalam sedimen bisa dimanfaatkan untuk menjadi pupuk. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan dan analisis pupuk cair dengan menggunakan teknik random sampling. pengukuran parameter-parameter yaitu: N, P, K, C, pH, dan Fe. Hasil analisis pupuk cair akan dibandingkan dengan SNI kualitas pupuk. Hasil analisis yang di dapatkan pada hari ke-14 kadar N 0,00008 % dan 0,00013%, kadar P 0,000012% dan 0,000014%, kadar K 0,00005% dan 0,000072%, kadar C 0,00012% dan 0,00016%, pH 6,9 dan 7,39, kadar Fe 0,000005% dan 0,000009%, sedangkan pada hari ke-21 kadar N 0,0001% dan 0,00009%, kadar P 0,000015% dan 0,000011%, kadar K 0,00006% dan 0,00007%, kadar C 0,00009% dan 0,00013%, pH 6,8 dan 7,39, kadar Fe 0,000006% dan 0,000008%. hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan SNI kualitas pupuk. Rendahnya kandungan dalam pupuk cair disebabkan bahan yang digunakan untuk membuat pupuk berpengaruh pada hasil pupuk serta pada saat pembuatan pupuk tidak menggunakan bahan organik lain seperti molases atau sampah pasar. Sehingga bakteri yang bertugas menguraikan senyaw dalam pupuk cair tidak bekerja dengan semestinya dikarenakan tidak adanya bahan organik lain untuk dijadikan makanan bakteri.