Abstrak
Drainase adalah sesuatu yang dimanfaatkan untuk mengalirkan kelebihan air yang tidak diinginkan pada suatu kawasan agar tidak terjadi banjir atau genangan. Sering terjadinya genangan dan tidak optimalnya lagi fungsi saluran drainase di Kecamatan Lubuk Alung dikarenakan inlet drainase yang tidak evektif dalam menangkap hujan (Koefisien Run Off) menuju ke sungai. Dengan itu dilakukan evaluasi drainase di Kecematan Lubuk Alung dengan mengetahui debit banjir rencana di jorong Sungai Abang dengan mengunakan data curah hujan 10 tahun dan menganalisis rata rata curah hujan dan menentukan curah hujan rencana dari data yang ada dengan cara uji parameter distribusi yang sesuai dengan parameter statistic. Jenis distribusi yang di gunakan adalah Metode Log Pearson III dan periode ulang yang digunakan dalam metoda ini adalah 5 tahun. Debit rencana yang di dapat dari saluran 1 adalah Q= 0,696 ๐3/๐๐๐ก๐๐ dan saluran 2 adalah Q= 0,295 ๐3/๐๐๐ก๐๐. Dan untuk kapasitas saluran drainase yang ada adalah dengan tinggi= 80 cm dan lebar= 80 cm dengan ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ก๐๐ 1= 0,838 ๐3/๐๐๐ก๐๐ dan tinjauan saluran 2 dengan tinggi= 80cm dan leba r= 75 cm ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ก๐๐ 2= 0,75 ๐3/๐๐๐ก๐๐. Dari hasil evaluasi kapasitas penampang yang ada lebih besar dari debit yang di rencanakan hasilnya drainase tidak bermasalah yang jadi masalah inlet kurang mampu menangkap Run Off yang ada karena di sebabkan inlet tertutupi oleh material kecil, dan kurangnya kesadaran masyarakat akan menjaga saluran drainase