Abstrak
CV. Bara Mitra Kencana adalah salah satu perusahaan tambang bawah tanah batubara yang berada di Kabupaten Sawahlunto Sumatera Barat yang termasuk daerah dataran tinggi dimana lereng pada lokasi penambangan termasuk rawan longsor karena ratarata memiliki kemiringan lereng yang agak curam. CV. Bara Mitra Kencana memiliki 2 jenis lereng yaitu lereng timbunan (Disposal Area) dan lereng alami. Kedua lereng ini belum diketahui faktor keamanannya serta belum adanya pengujian sampel tanah untuk mengetahui nilai bobot isi tanah (γ) lereng alami dan lereng timbunan, serta faktor keamanan lereng alami dan lereng timbunan. Pengujian sampel tanah dilakukan di laboratorium dengan 3 pengujian, yaitu pengujian bobot isi tanah, liquid limit, plastis limit. Berdasarkan pengujian laboratorium didapatkan nilai bobot isi tanah untuk lereng alami 50,99 KN/m3 dan lereng timbunan 37,27 KN/m3. Pengolahan data menggunakan software geostudio 2012 dengan metode bishop dan fellenius di dapatkan FK untuk lereng alami 0,135 dan 0,138 untuk lereng timbunan didapatkan FK 1,443 dan 1,417 sedangkan perhitungan menggunakan metode pias didapatkan hasil FK untuk lereng alami 0,475 dan lereng timbunan 2,9. Berdasarkan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa lereng alami tidak aman dan untuk lereng timbunan nyatakan aman.