Abstrak
Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan meningkatnya volume air yang terakumulasi pada sump sehingga sump meluap dan tidak dapat menampung air yang masuk. Sump pada Pit 1 PT. Caritas Energi Indonesia menggenangi jalan angkut pada saat hujan dengan intensitas yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini ialah menghitung debit air limpasan yang masuk pada sump serta menganalisis kebutuhan pompa dan menganalisis dimensi sump. Data didapatkan dari hasil pengamatan dan pengukuran di lapangan seperti data titik koordinat dan elevasi menggunakan alat GPS, panjang dan diameter pipa menggunakan alat meter, dan dimensi sump menggunakan alat meter, data curah, spesifikasi pompa, peta geologi, peta topografi, dan jam kerja pompa. Data curah hujan tersebut dihitung menggunakan curah hujan dengan metode Normal, hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan dengan periode ulang 2 tahun adalah 2201,6 mm/bulan. Luas daerah tangkapan hujan pada pit CEI 105,72 Ha, luas catchmentarea pit CEI adalah 105,72 Ha dengan kemiringan 45° sehingga koefisien air limpasan adalah 0,9 karena berada pada daerah tambang dan untuk intensitas hujan adalah 9,7 mm/jam sehingga debit limpasan dapat dihitung dengan menggunakan metode rasional maka didapatkan debit limpasan sebesar 1.536 m3/jam. Dimensi sump aktual pada PT. Caritas Energi Indonesia memiliki panjang atas 65 m, lebar atas 60 m, panjang bawah 61 m, lebar bawah 55, dan kedalaman 5 m dengan volume 13.965 m3. Rekomendasi bentuk dan dimensi sump yang ideal berdasarkan KEPMEN ESDM nomor 1827 tahun 2018 dengan volume 161.280 m3, PT. Caritas Energi Indonesia menggunakan pompa yaitu pompa Multiflo CF-48H SS dengan debit aktual pompa sebesar 324 m³/jam. Durasi atau waktu pemompaan yaitu 22 jam/hari. Waktu pengeringan sump dengan kapasitas pompa aktual sekarang dibutuhkan 5,17/hari untuk mengeringkan debit limpasan yang masuk ke sump sebesar 36.864 m3/hari. Berdasarkan perhitungan simulasi jumlah pompa dan waktu pengeringan sump maka dengan kapasitas pompa aktual sekarang sudah menandai untuk menjaga elevasi air sump agar tidak meluap.