Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Studi Evaluasi Kinerja Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Regional Kota Payakumbuh

Koleksi Perpustakaan•Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang•6 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan masalah besar di setiap daerah terutama di Indonesia. Timbulan sampah akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan populasi manusia serta semakin tinggi dan kompleksnya kegiatan manusia. Oleh sebab itu di perlukan adanya tempat pemrosesan akhir. TPA Regional Payakumbuh adalah tempat terakhir pengumpulan sampah dari 4 kota / kabupaten diantaranya Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar. TPA ini memiliki luas lahan yang terpakai kurang lebih 8 ha dengan sel sampah 2,5 ha dengan kapasitas sampah masuk perharinya sekitar 250 ton / hari. Menurut Permen PU No 3 Tahun 2013 timbulan 250 ton/hari sistem pengolahan sampah harus dengan metoda sanitary landfill. Namun TPA ini memiliki masalah dalam pengoperasiann lahan urugnya yakni masih menggunakan sistem open dumping sehingga tahun 2017 lalu terjadi longsor di lahan lurug. Tujuan penelitian ini ada 3 yakni untuk mengevaluasi sarana dan prasarana TPA, untuk mengetahui cara penanganan lahan pasca longsor dan perbaikan tanggul yang rusak. Sehingga dari hasil analisis di peroleh hasil penelitian yakni perlu adanya penambahan dan perbaikan sarana dan prasarana TPA Regional dan akan dilakukan pengangkutan sampah untuk lahan yang terkena longor ke lahan urug lama serta pembangunan tanggul baru di tempat terjadinya kerusakan tanggul.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Studi Evaluasi Kinerja Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Regional Kota Payakumbuh2018 · oai:ais:library-item:1245