Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Optimasi Penurunan Konsentrasi Fe dan Perbaikan pH Air Gambut Menggunakan Adsorben Lempung Lokal di Kota Dumai

Koleksi Perpustakaan•Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang•6 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Air gambut secara alami memiliki tingkat keasaman yang tinggi (pH rendah) dan kandungan logam besi (Fe) yang melebihi baku mutu air bersih. Air gambut di wilayah Kecamatan Gurun Panjang Kota Dumai memiliki karakteristik pH 3,2 dan Fe 0,376 mg/L. Kondisi ini tidak sesuai dengan (Permenkes No. 2 Tahun 2023), yaitu pH 6,5 – 8,5 dan kadar Fe < 0,20 mg/L. Hal ini menjadikan air gambut tidak layak untuk digunakan tanpa proses pengolahan terlebih dahulu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakann adsorben lempung yang diaktivasi secara fisika dengan temperature 6000C selama 4 jam dan dengan memvariasikan dosis adsorben yaitu: 50gr, 100gr, 150gr, 200gr, 250gr dan 300 gr dengan kecepatan pengadukan 300 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan konsentrasi Fe yang signifikan terjadi pada konsentrasi lempung 250gram dengan efisiensi penurunan mencapai 95,21% dengan nilai 0,018 mg/L, hal ini sudah sesuai dengan Permenkes No. 2 Tahun 2023 (Fe <0,20 mg/L). Selain itu, nilai pH mengalami peningkatan dari 3,5 menjadi 5,2 mendekati nilai netral. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa lempung memiliki potensi sebagai adsorben alami yang dapat digunakan dalalm proses pemurnian air gambut, selain itu lempung juga bisa dijadikan alternatif bahan adsroben alami yang ramah lingkungan dalam pengolahan awal air gambut untuk keperluan domestik maupun industri.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Optimasi Penurunan Konsentrasi Fe dan Perbaikan pH Air Gambut Menggunakan Adsorben Lempung Lokal di Kota Dumai2025 · oai:ais:library-item:4485