Abstrak
Kerang lokan (Geloina erosa) merupakan salah satu kerang yang hidup di perairan payau. limbah cangkang kerang memerlukan waktu yang lama untuk terurai. Selama ini limbah cangkang kerang hanya dijadikan sebagai hiasan atau kerajinan tangan, sehingga perlu adanya pengolahan limbah cangkang kerang lebih lanjut (Herdiawan, 2019). Berdasarkan data statistik Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2011 produksi kerang (kerang darah, kerang hijau, tiram, simping, kerang mutiara, remis,lokan) sebesar 54.801 ton (WWF Indonesia, 2015). Kerang lokan adalah salah satu jenis kerang air payau yang bagian tubuhnya digunakan menjadi sumber pangan sedangkan cangkang kerang lokan tidak dimanfaatkan. Dalam penelitian ini limbah cangkang kerang lokan akan digunakan sebagai biokoagulan dalam menurunkan BOD, COD ,dan TSS dalam limbah cair industri tahu. Dengan variasi dosis biokoagulan 3 gr , 4 gr dan 5 gr dan ukuran partikel menggunakan mesh 250 dan mesh 300. Hasil penelitian menunjukkan efektifitas penyisihan BOD terbesar menggunakan mesh 300 dengan variasi massa biokoagulan 5 gram dengan nilai % efisiensi 72,84%. Effisiensi penyisihan COD terbesar menggunaan mesh 300 dengan variasi massa biokoagulan 5 gram 73,13%. Efisiensi penyisihan TSS terbesar menggunakan ukuran partikel 300 mesh dengan variasi massa biokoagulan 5 gram dengan nilai efisiensi penyisihan 16,99%. Pembuatan Biokagulan dari cangkang lokan dapat dijadikan sebagai biokoagulan dalam penurunan BOD, COD dan TSS dalam air limbah industri tahu