Abstrak
PT. Bungo Bara Utama Jobsite Tanjung Belit merupakan anak perusahaan Sinarmas Mining Group yang bergerak dibidang industri pertambangan batubara. PT. Bungo Bara Utama (PT. BBU) memproduksi batubara yang terdiri dari tiga seam, yaitu seam 100, seam 200, dan seam 300. Untuk seam 300 sendiri memiliki 2 layer (Upper dan Lower) yang dibatasi oleh Inter Burden (IB), pada seam 300 Upper terdapat beberapa pembagian layer berdasarkan kualitas yaitu 300 UHS, 300 ULS, dan 300 CR3. Menganalisis perubahan nilai parameter kandungan air total, kadar abu, dan nilai kalori batubara setelah penambahan medium product. Mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya perubahan kualitas batubara setelah penambahan medium product. Data primer adalah data yang diamati dan diambil langsung di lapangan seperti pengambilan sampel batubara di pengambilan sampel batubara di stockpile. Data sekunder ini merupakan data pendukung dalam penelitian, dimana data sekunder Hasil uji kualitas batubara di laboratorium PT BBU dan dokumen perusahaan. Didapatkan hasil dari QTY/1 LOT dengan jumlah 164 truck dengan produk Ready To Sale dimana Total Moisture (TM) dengan nilai 25,62%, Inherent Moisture (IM) dengan nilai 11,88%, Ash Content dengan nilai (AC) 14,19%, Sulfur dengan nilai 1,37%, GCV (ADB) dengan nilai 5.597 kcal/kg dan GCV (ARB) dengan nilai 4.729 kcal/kg. Didapatkan hasil dari QTY/1 LOT dengan jumlah 164 truck dengan produk Ready To Sale dimana Total Moisture (TM) dengan nilai 25,79%, Inherent Moisture (IM) dengan nilai 11,89%, Ash Content dengan nilai (AC) 13,52%, Sulfur dengan nilai 1,37%, GCV (ADB) dengan nilai 5.653 kcal/kg dan GCV (ARB) dengan nilai 4.762 kcal/kg.