Abstrak
CV. Tahiti Coal adalah salah satu perusahaan yang bergerah di bidang penambangan yang berlokasi terletak di daerah Sikalang, Kota Sawahlunto. Sistem ventilasi pada lubang tambang THC-04 menerapkan sistem ventilasi dengan sistem hembus. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan udara total yang diperlukan pada operasional kegiatan penambangan CV. Tahiti Coal dan merancang sistem ventilasi yang dapat memenuhi standar kelayakan kualitas dan kuantitas udara pada CV. Tahiti Coal. Pada lubang tambang THC-04 terdapat jalur utama dan 6 cabang penambangan. Hasil pengukuran temperatur rata-rata di THC-04 yaitu 31oC dan pengukuran kelembaban rata-rata sebesar 95%. Nilai temperatur dan kelembaban ini melewati ambang batas yang ditetapkan. Selain itu lubang tambang THC-04 tidak menerapkan sistem ventilasi hisap sehingga terjadi pencampuran antara udara bersih dengan udara kotor dan udara kotor tersebut tidak segera tertransportasikan keluar. Sistem ventilasi yang diterapkan pada lubang tambang THC-04 hanya memenuhi kebutuhan udara sebanyak 54%, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan rancangan sistem ventilasi yang baru. Rancangan sistem ventilasi dilakukan dengan membuat lubang pengiring dengan panjang 280an meter. Ujung lubang tembusan diberi Exhaust Fan Centrifugal 18 inch untuk menghisap debu dan udara kotor. Pembuatan layout penambangan menggunakan AutoCAD dan simulasi rancangan menggunakan program Ventsim. Hasil analisis menunjukkan kuantitas udara pada lubang tambang THC-04 mengalami peningkatan dari 3,90 m3/detik menjadi 8,8 m3/detik maka pemenuhan terhadap nilai kuantitas dan kualitas udara sudah terpenuhi.