Abstrak
Salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan batubara adalah perubahan kualitas selama proses penumpukan di area stockpile. Kualitas batubara yang tersimpan dalam waktu tertentu dapat menurun akibat berbagai faktor, seperti oksidasi, kelembaban, suhu lingkungan, dan paparan terhadap udara terbuka. Perubahan ini perlu dikaji secara menyeluruh dengan membandingkan kondisi batubara yang masih berada di front penambangan dengan yang telah ditumpuk di stockpile. Memperoleh hasil pengujian kualitas batubara di front dan stockpile dengan analisis proksimat di PT. Duta Karya Kontraktor. Menganalisis faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan nilai parameter kualitas batubara dari front hingga stockpile. Mengetahui treatmen dan pola yang dipakai pada PT. Duta Karya Kontraktor agar tidak terjadinya swabakar. Data primer yang di perlukan yaitu data sampling batubara pada front dan stockpile. Data sekunder yang di perlukan didalam penelitian ini, yaitu peta lokasi penelitian, data curah hujan, peta izin usaha tambang, peta topografi, peta geologi Hasil pengujian nilai kalori pada batubara di seam 2 yaitu 5141 Kcal/Kg, seam 3 yaitu 5087 Kcal/Kg, dan stockpile yaitu 5389 Kcal/Kg. Hasil pengujian nilai total moisture pada seam 2 yaitu 23,48%, seam 3 yaitu 22,96%, dan di stockpile yaitu 23,40%. Hasil pengujian nilai inherent moisture pada seam 2 yaitu 16,36%, seam 3 yaitu 16,75%, dan di stockpile yaitu 13,39%. Hasil pengujian nilai volatile matter pada seam 2 yaitu 43,26%, seam 3 yaitu 42,67%, dan di stockpile yaitu 42,44%. Hasil pengujian nilai ash content pada seam 2 yaitu 3,24%, seam 3 yaitu 3,64%, dan stockpile yaitu 5,34%. Hasil pengujian fixed carbon pada seam 2 yaitu 37,13%, seam 3 yaitu 36,93%, dan di stockpile yaitu 38,83%.