Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Penyisihan COD dan Surfaktan pada Limbah Cair Laundry Menggunakan Kulit Singkong Sebagai Biokoagulan di Kota Padang

Koleksi Perpustakaan•Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang•5 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pertumbuhan usaha laundry di Kota Padang yang pesat telah meningkatkan jumlah limbah cair yang dihasilkan, di mana konsentrasi parameter COD dan surfaktan melebihi baku mutu sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu alternatif pengolahan yang lebih ramah lingkungan adalah dengan menggunakan koagulan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis kulit singkong sebagai biokoagulan terhadap penurunan kadar COD dan surfaktan pada limbah cair laundry, menentukan dosis terbaik terhadap penurunan COD dan surfaktan, serta menghitung efisiensi penurunan COD dan surfaktan. Metode yang digunakan adalah proses koagulasi-flokulasi dengan variasi dosis kulit singkong sebesar 7 g, 8 g, dan 9 g dalam 500 mL sampel limbah laundry, pada pH 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis biokoagulan berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi COD dan surfaktan. Dosis 8 g merupakan dosis terbaik yang menghasilkan efisiensi penyisihan COD sebesar 84,15% dengan konsetrasi akhir 24,70 mg/L, dan surfaktan sebesar 92,81% dengan konsentrasi akhir 0,99 mg/L. Nilai ini telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014. Berdasarkan hasil tersebut, kulit singkong terbukti efektif digunakan sebagai biokoagulan alami dalam pengolahan limbah cair laundry dengan dosis terbaik 8 g.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penyisihan COD dan Surfaktan pada Limbah Cair Laundry Menggunakan Kulit Singkong Sebagai Biokoagulan di Kota Padang2025 · oai:ais:library-item:4482