Abstrak
Pada PT. Nusa Alam Lestari lubang sapan dalam 02 saat memasuki lubang penambangan tinggi pintu masuk 2 meter dan lebar pintu masuk 1,5 meter. Terowongan yang panas disebabkan suhu udara yang tinggi mencapai 340C suhu udara yang diperbolehkan 180–240C. Suhu udara yang panas dapat menyebabkan ketidak nyamanan para pekerja dalam melakukan kegiatan penambangan. Tujuan Penelitian ini yaitu, debit udara yang tersedia saat ini, kandungan gas yang ada di lubang sapan dalam 02, kelembaban udara dan temperatur efektif udara, rekomendasi sistem ventilasi yang ideal. Data primer, dimensi penampang, debit udara, kandungan gas, kelembaban relatif dan temperatur efektif. Data sekunder, skema peranginan dan koordinat pintu lubang. Nilai debit udara pada pintu masuk yaitu 0,6 m3/s, debit udara maju 1 yaitu 0,34 m3/s, debit udara maju 2 yaiu 0,36 m3/s, debit udara cross cut 1 yaitu 0,96 m3/s, debit udara cross cut 2 yaitu 13,33 m3/s, debit udara cross cut 3 yaitu 9,45 m3/s. Dari data hasil pengukuran pada lubang masuk sapandalam 02, terlihat bahwa kandungan gas dalam keadaan baik dengan kandungan oksigen berkisar antara 20,4% sampai dengan 20,8% dan kandungan gas CH4, CO2 dan H2S tidak ada atau 0%. Nilai kelembaban relatif dilakukan pengukuran dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore, hasil dari pengukuran kelembababan relatif mencapai 82,8% dan hasil dari temperatur efektif yaitu 23,40C.