Abstrak
Semua bagian pohon kelapa dapat dimanfaatkan mulai dari batang, daun, air, daging kelapa hingga sabut kelapa, yang dapat dibuat menjadi produk bernilai ekonomis. Meskipun pemanfaatannya sudah dilakukan dengan baik namun, hingga saat ini masyarakat di daerah tersebut masih melakukan pengupasan kelapa dengan cara tradisional. Pengupasan sabut kelapa dengan alat tradisional ini masih banyak memiliki kekurangan dan kelemahan diantaranya: membutuhkan tenaga yang besar dan keterampilan khusus, resiko terkena ujung linggis (kecelakaan kerja), membutuhkan waktu yang lama, dan posisi pengupasan terlalu membungkuk (tidak nyaman). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Verein Deutscher Ingeniuere (VDI 2221). Hasil yang dapat disimpulkan berdasarkan pengolahan data yang dilakukan yaitu didapatkan 3 alternatif kombinasi dari keseluruhan prinsip solusi, kemudian dievaluasi sehingga didapatkan alternatif 1 dengan nilai 7,84, alternatif 2 dengan nilai 7,24, dan alternatif 3 dengan nilai 7,40 lalu dipilih alternatif dengan perolehan nilai tertinggi yaitu 7,84.