Abstrak
PT.Bara Adhipratama (PT.Bama) merupakan salah satu perusahaan swasta yang melakukan penambangan batubara di Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. PT. Bama saat ini penambangan pada kawasan pit I yang sedang berjalan cadangannya semakin sedikit, salah satu cara untuk memperpanjang umur tambang adalah dengan melakukan ekspansi yaitu menambah kawasan wilayah penambangan baru yang bernama pit II, Desa Bukit Berlian. Dengan demikian perhitungan cadangan batubara terkira dan desain model dan arah sebaran batubara serta umur tambang tentunya menjadi hal yang penting demi keberlangsungan tambang kedepannya. Pemodelan dan penghitungan cadangan batubara terkira untuk memprediksi umur tambang menggunakan metode cross section dan block model. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder, yaitu data geologi, data collor, data survey, data topografi dan peta IUP. Proses pengolahan data dengan metode cross section melakukan permodelan dan perhitungan cadangan menggunakan data log bor sebanyak 10 titik bor, pada software surpac sehingga didapatkan total cadangan sebanyak 63.634 ton, volume Overburden (OB) 429.093 bcm, nilai SR 1: 6.7, dan umur tambang 6 bulan dengan luas area 4.5 hektar, sedangkan dengan menggunakan metode block model dibuat dengan ukuran 10x10 meter pada software surpac, total cadangan sebanyak 41.895 ton, volume OB 834.996 bcm, dan nilai SR 1:19.9 dengan umur tambang 7 bulan dan luas area 4.5.Sedangkan dengan software rockworks Proses pengolahan data dengan menggunakan metode cross section, dengan data log bor sebanyak 10 titik bor, didapatkan total cadangan 166.437 ton, volume OB 493.185 bcm, dan nilai SR 1:3 dengan umur tambang 13 bulan dengan luas area 4.5 hektar. Sedangkan menggunakan metode block model didapatkan cadangan 368.587 ton, volume OB 1.387.402 bcm, dan nilai SR 1:4, dengan umur tambang 32 bulan dengan luas area 4.5 hektar.