Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Pemanfaatan Gliserol Mentah Menjadi Perekat dalam Pembuatan Pellet Kayu Sebagai Bahan Bakar Alternatif

Koleksi Perpustakaan•Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Ketergantungan tinggi pada bahan bakar fosil dan keterbatasan sumber daya energi mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang berkelanjutan. Limbah kayu dari industri pengolahan kayu memiliki potensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif berupa pelet, sedangkan gliserol mentah dari industri sabun dapat berfungsi sebagai perekat alami. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan gliserol mentah sebagai perekat dalam pembuatan pelet kayu dari limbah serbuk gergaji. Metode penelitian mencakup pencampuran bahan, pencetakan pelet, dan pengujian karakteristik fisik dan kimia, yaitu kadar air, kadar abu, nilai kalor, dan densitas. Hasil menunjukkan kadar air terbaik dicapai pada 20% gliserol (8,45%), kadar abu terbaik pada 20% gliserol (4,27%), nilai kalor tertinggi pada 25% gliserol (4129 kal/g), dan densitas tertinggi pada 30% gliserol (628 kg/m³), di mana semua parameter memenuhi baku mutu SNI 8021:2020 Kelas II. Temuan ini menunjukkan bahwa setiap variasi gliserol memiliki keunggulan pada parameter tertentu, sehingga formulasi pelet kayu tetap layak dipertimbangkan untuk produksi dengan memperhatikan batas kadar abu.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pemanfaatan Gliserol Mentah Menjadi Perekat dalam Pembuatan Pellet Kayu Sebagai Bahan Bakar Alternatif2025 · oai:ais:library-item:4432