Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Analisis Pemanfaatan Limbah (Abu Terbang dan Cangkang Telur Serta Cangkang Siput) Dalam Proses Penetralan PH Air Asam Tambang di Kolam Pengendapan Lumpur Pertambangan Batubara

Koleksi Perpustakaan•Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang•5 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Salah satu dampak negatif dari proses penambangan batubara adalah terbentuknya air asam tambang. Timbulnya air asam tambang ini tentu tidak bisa diabaikan begitu saja karena dampaknya yang besar bagi kelestarian lingkungan serta bagi masyarakat sekitar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Permasalahan air asam tambang ini juga dialami oleh KUD Sinamar Sakato yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan batubara yang memiliki kadar pH air asam tambang 4-4,9. Angka ini masih di bawah standar baku mutu lingkungan menurut KEPMEN LH No.113 Tahun 2001. Oleh sebab itu untuk mencegah dan mengatasi air asam ini, dilakukanlah proses penetralan terhadap air asam tambang tersebut dengan menggunakan fly ash, cangkang telur dan cangkang siput. Proses netralisasi dilakukan pada skala laboratorium dan uji lapangan pada saluran inlet dan diukur di saluran outlet kolam pengendap lumpur. Dari hasil pengujian laboratorium didapatlah dosis fly ash 55 gr/L, cangkang telur 35 gr/L dan cangkang siput 15 gr/L mampu menetralkan air dengan pH 7,1-7,4 sesuai dengan Baku Mutu Lingkungan. Selain itu dapat diketahui secara ekonomis bahwa proses penetralan dengan menggunakan fly ash lebih efektif dan efisien dibandingkan penggunaan cangkang telur dan cangkang siput, karena fly ash mudah didapatkan dalam skala banyak.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Pemanfaatan Limbah (Abu Terbang dan Cangkang Telur Serta Cangkang Siput) Dalam Proses Penetralan PH Air Asam Tambang di Kolam Pengendapan Lumpur Pertambangan Batubara2018 · oai:ais:library-item:1239