Abstrak
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di PT. Ansar Terang Crushindo, jumlah lubang ledak di PT. Ansar Terang Crushindo kurang sesuai dengan target yang direncanakan sehingga mempengaruhi produksi pembongkaran batuan andesit dan belum diketahuinya efisiensi nyata dari alat bor yang digunakan sehingga perlu dilakukan evaluasi lagi terhadap produksi lubang ledak di PT. Ansar Terang Crushindo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kinerja mesin bor dalam pembuatan lubang ledak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis data kuantitatif, dengan melakukan perhitungan produktivitas mesin bor ideal dan yang aktual di lapangan dalam pembuatan lubang ledak. Data dalam penelitian ini yaitu data waktu pemboran, diameter pemboran, kedalaman pemboran, jenis alat bor, spesifikasi alat bor. Dari hasil analisa data, didapatkan waktu kerja efektif sebesar 610 menit/hari dengan nilai efisiensi sebesar 86,74%, waktu edar sebesar 13,93 menit dengan kecepatan sebesar 0,43 menit/meter, serta volume batuan sebesar 796,95 m3 , dan volume setaranya 3,79 m3/m. Produktivitas mesin bor yang aktual dilapangan adalah sebesar 8481 m3/๐๐๐ , bila dikali masa jenis maka produktivitas sebesar 215,41 ton/jam, untuk produksi perharinya 2188,56 ton/hari dan produksi untuk perbulannya 17508,48 ton/bulan. Produktivitas mesin bor setelah perbaikan diperoleh dari perhitungan waktu kerja efektif sebesar 670 menit/hari dengan nilai efisiensi sebesar 93,05%, waktu edar sebesar 13 menit dengan kecepatan sebesar 0,46 menit/meter, serta volume batuan sebesar 962,5 m3, dan volume setaranya 4,58 m3/m.Produktivitas mesin bor yang ideal untuk PT Alam Terang Crushindo adalah sebesar 117,62 m3/jam, bila dikali masa jenis maka produktivitas sebesar 298,75 ton/jam, untuk produksi perharinya 3035,3 ton/hari dan produksi untuk perbulannya 24282,4 ton/bulan.