Abstrak
Lereng merupakan kondisi topografi yang banyak ditemukan di pekerjaan kontruksi sipil, lereng bisa terbentuk secara alami atau buatan manusia dengan beberapa tujuan. Analisis kestabilan lereng mempunyai peran penting untuk perencanaan kontrkusi sipil. Penulis menemukan beberapa masalah yang terjadi di lapangan, yaitu ditemukan kelongsoran dilereng pit B PT. Miyor Pratama Coal. Lereng yang terlalu curam dengan kemiringan 〖45〗^° dan ketinggian mencapai 65 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kelas massa batuan RMR (rock mass rating) di pit B dan juga menentukan faktor keamanan dari lereng pit B PT. Miyor Pratama Coal. Metode pada penelitian ini adalah untuk menentukan faktor keamanan dengan menggunakan dua metode, yaitu dengan metode Janbu dan metode Bishop. Analisis dari faktor keamanan dibantu oleh program slide 6.0 Hasil dari penelitian adalah kelas massa batuan menurut RMR (rock mass rating) diperoleh tergolong kelas III (sedang) dengan bobot 51. Untuk faktor keamanan lereng di pit B dengan metode janbu di ketahui FK = 2.180 dan dengan metode bishop di ketahui = 2.093.