Abstrak
Salah satu karakteristik yang menyatakan tingkat pencemar suatu limbah yaitu nilai Biological Oxygen Demand (BOD). BOD menyatakan jumlah oksigen terlarut yang terdapat pada limbah sehingga dapat menyatakan tingkat pencemaran dari suatu limbah. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan limbah cair industri minyak sawit menggunakan teknologi ramah lingkungan yaitu fitoremediasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas kemampuan tanaman Cyperus Rotundus Linn dalam menurunkan kadar Biological Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair industri minyak sawit. penelitian ini menggunakan sistim batch dan variasi jumlah tanaman yang digunakan ialah 5, 10 dan 15 batang tanaman serta variasi waktu kontak terhadap limbah dengan tanaman 5 hari, 10 hari dan 15 hari. Pengujian awal limbah didapatkan nilai BOD sebesar 4.236 mg/L. setelah dilakukan uji fitoremediasi terjadi penurunan terbaik pada nilai BOD hingga 98 mg/L dan efisiensi terbesar didapat 97,66%. Nilai tersebut memenuhi nilai baku mutu kadar BOD menurut PermenLH no 5 tahun 2014 maksimal 100 mg/L. Penurunan kadar BOD optimum tersebut terdapat pada variasi jumlah tanaman 15 dan pada hari ke 15. Ini membuktikan bahwa tanaman Cyperus Rotundus Linn ini efektif dalam menurunkan kadar limbah cair industri minyak sawit khususnya BOD.