Abstrak
CV. Tahiti Coal adalah salah satu perusahaan tambang yang menggunakan metode penambangan bawah tanah. Metode yang digunakan adalah room and pillar. Pada CV. Tahiti Coal tepatnya pada lubang THC-02 dan THC- 03 perlunya dilakukan analisis ventilasi tambang bawah tanah, untuk mengetahui kuantitas dan kualitas udara pada front penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelembapan relatif dan temperatur efektif pada lubang THC-02, menganalisis kelembapan relatif dan temperatur efektif pada lubang THC-03. Data yang dibutuhkan berupa luas terowongan, kecepatan angin, temperatur basah, temperatur kering, dan peta layout. Nilai kelembapan paling tinggi di lubang THC-02 yaitu 87,1% dan di THC-03 yaitu 91,8% yang melewati nilai ambang batas yang telah ditentukan yaitu 85% dan kelembapan paling rendah di THC-02 yaitu 82,6% dan di THC-03 yaitu 75,3%. Untuk nilai temperatur paling tinggi di lubang THC-02 adalah 26,03°C dan di THC-03 adalah 26,73°C, sedangkan temperatur paling rendah di THC-02 adalah 22,60C dan di THC-03 adalah 23,78°C. Dengan kelembapan total rata – rata pada pengukuran saat pagi hari 22 - 25°C dan pada saat siang hari 24 - 26°C, dapat disimpulkan suhu pada siang hari lebih tinggi dari pada pagi hari.