Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2017Versi 1

Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas (Minyak Jelantah) Menjadi Sabun Cair Cuci Piring

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Teknik Industri•6 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Minyak yang baik adalah minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh yang lebih banyak dibandingkan dengan kandungan asam lemak jenuhnya. Setelah penggorengan berkali-kali, asam lemak yang terkandung dalam minyak akan semakin jenuh. Dengan demikian minyak tersebut dapat dikatakan telah rusak atau dapat disebut minyak jelantah .Survey yang dilakukan kepada penjual gorengan di sekitar Kecamatan Pauh Kota Padang membuktikan bahwa minyak goreng bekas yang digunakan oleh penjual gorengan tidak dibuang, namun dipakai lagi dengan cara dicampur dengan minyak yang bagus secara terus menerus dengan total periode penggorengan sebanyak 4 – 5 kali. Di sisi lain, minyak goreng bekas dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis. Karena itu minyak goreng bekas dapat dimanfaatkan kembali salah satunya menjadi produk berbasis minyak seperti sabun cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk memurnikan minyak jelantah, membuat sabun cair dan analisis hasil sabun berdasarkan empat parameter, yaitu: alkali bebas , lemak tak tersabunkan, jumlah asam lemak dan minyak pelikan. Proses pembuatan sabun cair dilakukan dengan metode hot process soap making (pembuatan sabun dengan metode panas) pada suhu suhu 70oC – 80oC. Alkali yang digunakan adalah KOH (Kalium Hidroksida) . Dari penelitian yang dilakukan, Karakteristik sabun yang dihasilkan yaitu jumlah alkali bebasnya sebesar 0,047 % sedangkan ambang batas sesuai SNI 06-2048-1990 adalah maksimal 0,1 %.Ini berarti bahwa kadar alkali bebas masih dalam batas standar. Jumlah lemak tak bersabun yang diperoleh adalah sebesar 1,50 % dengan ambang batas sesuai SNI 06-2048-1990 adalah sebesar 2,5 %. Jumlah lemak tak bersabun yang dihasilkan tidak lebih dari 2,5 %, yang berarti lemak yang tidak tersabunkan dalam batas standar. Jumlah asam lemak yang diperoleh adalah sebesar 59,99 %. Sabun yang dihasilkan lebih kurang sebanyak 600 mL dan biaya yang dikeluarkan lebih kurang sebanyak Rp. 7.775.

Kata kunci

Minyak Jelantah, Nilai Ekonomis, Sabun Cair

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas (Minyak Jelantah) Menjadi Sabun Cair Cuci Piring2017 · oai:ais:skripsi:130