Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Manfaat Eceng Gondok untuk Air Asam Tambang di PT. Statika di Nagari Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Teknik Pertambangan•7 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Air Asam Tambang merupakan air asam yang terbentuk karena adanya mineral sulfida yang terjadi akibatmineral sulfida bereaksi dengan udara khususnya oksigen dengan adanya air maka terjadilah pembentukan Air Asam Tambang. Air Asam Tambang biasanya dijumpai pada hasil penambangan salah satunya yaitu penambangan batu split. Penambangan batu split secara terbuka dapat mencemari lingkungan sekitar, salah satunya aktivitas air sungai. Aktivitas air sungai bisa meningkatkan, nilai pH, temperature, TDS, TSS, dan nilai EC pada sungai. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengurangi pencemaran air sungai dengan memanfaatkan tumbuhan yaitu eceng gondok. Metode yang digunakan untuk mengurangi pencemaran air asam tambang dengan penanaman eceng gondok pada sumber air asam tambang. Hasil yang didapatkan yaitu penurunan nilai pH, dari angka 8,58 ke 8,51, 8,64 ke 8,61, 8,64 ke 8,44 8,62 ke 8,38, untuk nilai temperature dari 38-40°C ke suhu yang sama yaitu 30°C, untuk nilai TDS dari 44 ke 17, 44 ke 14, 40 ke 24, 41 ke 27, untuk nilai EC 94 ke 34, 93 ke 29, 90 ke 52, 92 ke 56, dan untuk nilai TSS yaitu 48 ke 21, 48 ke 18, 44 ke 28, dan 45 ke 31.

Kata kunci

AAT, Eceng Gondok, pH, Temperatur, dan TDS

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Manfaat Eceng Gondok untuk Air Asam Tambang di PT. Statika di Nagari Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat2021 · oai:ais:skripsi:534

Publikasi terkait