Abstrak
Sungai Batang Palangki merupakan sungai yang terletak di kecamatan IV Nagari di kabupaten Sijunjung, disana terdapat beberapa aktivitas penambangan yang memberikan dampak buruk terhadap sungai itu sendiri. Terdapat kerusakan sungai Batang Palangki yang dapat dilihat secara langsung, salah satunya adalah air sungai menjadi keruh. Masyarakat sekitar masih melakukan aktivitas penambangan yang membuat keadaan sungai Batang Palangki menjadi buruk, baik itu dari bagian hulu sampai ke bagian hilir sungai. Setelah dilakukan dailog dengan warga sekitar, mereka merasa terganggu dengan adanya aktivitas penambangan ini, karena masih banyak warga yang memanfaatkan sungai Batang Palangki untuk kebutuhan sehari-hari. Sumur-sumur warga yang ada disekitar sungai Batang Palangki juga tercemar oleh aktivitas penambangan tersebut. Hal inilah yang di khawatirkan jika berdampak buruk bagi kesehatan warga setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas air sungai akibat penambangan emas menggunakan metode indeks pencemaran dan juga memetakan sebaran kualitas air sungai akibat penambangan emas. Hasil dari status mutu air sungai Batang Palangki ialah, pada bagian hulu sungai tergolong pada tercemar ringan dengan nilai 1,32, selanjutnya pada bagian tengah sungai juga tergolong pada tercemar ringan dengan nilai 1,50, sedangkan pada bagian hilir sungai telah memenuhi baku mutu yaitu dengan nilai 0,36.. Parameter yang digunakan adalah pH, Hg, TDS dan Konduktivitas Listrik, untuk kadar pH berkisar antara 6,4-7,2, kemudian untuk kadar Hg memiliki kadar yang rendah yaitu < 0,001 utuk semua titik sampel, selanjutnya untuk nilai TDS memiliki rentang nilai dari 33-159 mg/l, sedangkan untuk nilai konduktivitas listrik berkisar antara 64-318 µ/cm. semua titik sampel telah memenuhi baku mutu, kecuali pada bagian tengah sungai telah melampaui baku mutu yaitu nilai konduktivitas listrik yang terlalu tinggi dengan nilai 318 µ/cm. sedangkan untuk nilai status mutu air, sungai Batang Palangki tergolong ke tercemar ringan