Abstrak
PT. Dasrat Sarana Arang Sejati, merupakan salah satu Perusahaan Tambang Batubara bawah Tanah (underground mining) yang berlokasi di Desa Parambahan, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.Pada kegiatan tambang bawah tanah di PT. Dasrat Sarana Arang Sejati khususnya untuk lubang maju terdapatnya ambrukan material dan penyangga yang patah akibat tekanan batuan dari atas, samping, kiri dan kanan. Dalam penelitian ini dilakukan kajian teknis sistim penyanggaan kayu menggunakan rumus protodykanop dengan perbandingan beban maksimum dibagi dengan total beban di atas penyangga. Hasil perhitungan didapatlah beban maksimal sebesar 20,8075 ton, jarak rata-rata 1,6 meter total beban di atas peyangga 1,4 (FK> 1). Berdasar hasil analisis tersebut penyangga dapat dikatakan aman.Jarak antar penyangga di lubang maju sebaiknya disamakan, jalur maju antara 1-2 meter dan mengunakan kelas kayu II. Penyangga yang baik untuk lubang maju sebaiknya menggunakan kayu kelas II dan jarak antar penyangga 1 meter agar penyangga aman, dikarenakan semangkin dekat jarak antar penyangga maka nilai faktor keamanannya semangkin besar. Selanjutnya dilakukan perbaikan pada setiap penyangga untuk meminilisir terjadinya insiden pada lubang maju