Abstrak
PENGARUH WAKTU TERHADAP KUALITAS ASAP CAIR DARI LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG MENGGUNAKAN PIROLISIS Nama : Adilla Putri Npm : 2110024428005 Dosem Pembimbing 1 : Hendri Sawir, ST, M.Si Dosem Pembimbing 2 : Vina Lestari Riyandini, MT ABSTRAK Limbah tempurung kelapa dan tongkol jagung merupakan biomassa yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu metode pengolahannya adalah melalui pirolisis untuk menghasilkan asap cair yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengawet alami dan antibakteri. Kualitas asap cair sangat dipengaruhi oleh lama waktu pirolisis, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu pirolisis terhadap kualitas asap cair yang dihasilkan. Proses pirolisis dilakukan pada suhu ±250°C dengan variasi waktu 60, 90, 120, dan 150 menit menggunakan 600 gram tempurung kelapa dan 400 gram tongkol jagung. Parameter mutu yang diuji mengacu pada SNI 8985:2021 meliputi warna, bahan terapung, pH, berat jenis, kadar asam asetat, kadar fenol, dan rendemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lamanya waktu pirolisis memengaruhi seluruh parameter kualitas asap cair. Nilai pH menurun dari 1,58 menjadi 1,20, sedangkan berat jenis, kadar asam asetat, kadar fenol, dan rendemen meningkat hingga waktu optimum 120 menit, kemudian cenderung stabil. Rendemen yang diperoleh berturut-turut sebesar 0,082%, 0,131%, 0,154%, dan 0,156%. Waktu pirolisis terbaik dicapai pada 120 menit dengan pH 1,25, berat jenis 0,488 g/mL, kadar asam asetat 8,65%, dan fenol 4,27%. Seluruh sampel memenuhi standar mutu SNI dengan warna kuning kecoklatan dan tanpa bahan terapung. Dengan demikian, waktu pirolisis berpengaruh nyata terhadap karakteristik kimia dan rendemen asap cair, serta dapat dijadikan acuan dalam pengembangan produksi asap cair dari limbah biomassa secara berkelanjutan.