Perhitungan Sumberdaya Batu Gamping dengan Menggunakan Metode Garis Kontur Pada IUP Operasi Produksi PT. Yuanda Putra YLM, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat
Batu gamping merupakan salah satu komoditas tambang yang dapat diusahakan dalam kegiatan usaha pertambangan. Dalam kegitaan industri, batu gamping ini dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan semen, pasta gigi, industri pengolahan baja dan lainnya.PT Yuanda putra YLM adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu gamping yang terletak di Jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin,Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Kegiatan eksplorasi harus di perhitungkan secara rinci dan detail, sehingga tidak menyebabkan kerugian pada perusahaan, Sumberdaya yang terdapat di daerah tersebut bernilai ekonomis dengan luas wilayah 10 Ha. Saat ini sumberdaya yang ada pada wilayah IUP PT. Yuanda puta YLM masih dalam kategori tereka, belum diketahuinya voleme pengupasan overburden yang berada di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Dalam penelitian ini penulis menghitung volume overburden dan menganalisa berapa banyak sumberdaya terunjuk batu gamping di Wilayah Izin Usaha Produksi PT. Yuanda Putra YLM. Pada penelitian ini menggunakan metode garis kontur, dan menggunakan perangkat lunak Map Info 10.0. Tujuan penelitian ini menganalisis sumberdaya terunujuk batu gamping yang terdapat di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM dan menghitung volumen overbruden di wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Perhitungan garis kontur dilakukan pada elevasi 1530 mdpl hingga 1425 mdpl dengan interval garis kontur 5 m. Maka, didapatkan jumlah sumberdaya terunjuk batugamping sejumlah 6.332.434,9 ton (ρ = 2,4 ton/ m3) dengan tingkat keyakinan geologi 50%. Dengan volume overburden 37.000m3