Analisis Pengendalian Kualitas Proses Pengelasan SMAW dengan Metode SPC (Statistik Proses Control) pada Proyek RDMP Balikpapan
Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Pertamina RU V Balikapapan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan dan kualitas produk dari Euro II menjadi Euro V. Salah satu aspek penting dari proyek ini adalah pembangunan tangki penampung bensin, termasuk proses pengelasannya. Proses pengelasan yang berkualitas sangat penting untuk mencegah kebocoran yang dapat menyebabkan insiden berbahaya. Pengelasan yang tidak memadai dapat menyebabkan cacat, seperti retakan, porositas, dan inklusi terak. Oleh karena itu, pengujian radiografi menjadi pilihan utama untuk mendeteksi cacat tersembunyi. Kesalahan dalam pengelasan dapat bervariasi dan disebabkan oleh faktor seperti kecepatan pengelasan, penggunaan fluks berlebihan, atau arus listrik yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengendalian kualitas proses pengelasan dengan metode Statistical Process Control (SPC) pada proyek RDMP Balikpapan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun cacat pengelasan telah terdeteksi, pengendalian kualitas masih perlu ditingkatkan. Diagram Pareto menyoroti jenis cacat yang paling umum, sementara peta kendali persentase kerusakan memberikan gambaran tentang tingkat penolakan produk. Diagram sebar menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jumlah produksi dan cacat pengelasan. Melalui pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas proses pengelasan, perbaikan yang diperlukan dapat diidentifikasi dan dilakukan. Langkah-langkah pencegahan, seperti manajemen kelelahan operator dan perlindungan cuaca, dapat membantu mengurangi tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk akhir.