Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Pasir Jambak
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Sampah Laut (Marine Debris) di Kawasan Pesisir Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sampah laut (marine debris) adalah sampah yang berasal dari daratan, badan air, dan pesisir yang mengalir ke laut atau sampah yang berasal dari kegiatan di laut. Berbagai masalah yang muncul akibat adanya sampah laut (marine debris) antara lain adalah berkurangnya keindahan wilayah pesisir dan wisata pantai, dari segi estetika dengan adanya timbulan sampah yang bau dan berserakan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, mempengaruhi jaring makanan, berkurangnya produktifitas ikan, serta dapat mempengaruhi metabolisme tanaman laut seperti lamun. Semakin meningkatnya volume sampah yang masuk ke perairan laut tiap tahun maka perlu dilakukan identifikasi sampah laut untuk mengetahui karakteristik sampah, baik sampah yang berukuran (meso debris, 0.5-2.5cm) dan (makro debris,>2.5cm). Penelitian dilakukan di kawasan Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Pantai Pasir Jambak memiliki panjang berkisar 3 kilometer dengan substrat pantainya berpasir. Penelitian ini mengacu pada Surat Edaran Nomor : SE.9/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2020. Sampah laut yang paling banyak ditemukan adalah sampah plastik (451 buah), kayu (129 buah) dan busa plastik (78 buah). Persentase komposisi sampah yang paling banyak adalah sampah kayu sebanyak 55.71% dan plastik 16.61%. Sedangkan kepadatan sampah perjenis per luasan kotak transek yang paling banyak ditemukan adalah sampah plastik 0.451/m2 dan sampah kayu 0.129/m2.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail